Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Nonstop Sebabkan Banjir dan Longsor, Lima Rumah di Sanggulan Amblas

longsor
Bali Tribune / TERSISA - Puing-puing beberapa rumah di lingkungan Perumahan Lembah Sanggulan, Kecamatan Kediri, pinggir aliran Tukad Yeh Dati yang tersisa akibat longsor pada Rabu (10/9)

balitribune.co.id | Tabanan - Hujan nonstop dari Senin (8/9) sampai Rabu (10/9) menyebabkan musibah longsor dan banjir di beberapa titik di Kabupaten Tabanan. Musibah tersebut tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tabanan. Beberapa yang paling mencolok yakni di Perumahan Lembah Sanggulan, Desa Banjaranyar, Kecamatan Kediri.

Di tempat ini, lima unit rumah di lingkungan perumahan tersebut amblas. Kelima rumah itu ada di pinggir sungai atau Tukad Yeh Dati. Amblasnya lima rumah itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 02.30 Wita atau saat hujan deras melanda kawasan tersebut. Lima bangunan itu amblas akibat tanahnya terkikis air sungai yang meluap. Untung saja, tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Seluruh pemilik bangunan itu sudah awas sejak air meluap beberapa jam sebelumnya. Kendati demikian, peristiwa itu menimbulkan kerugian yang mencapai ratusan juta rupiah.

Informasi di lapangan menyebutkan, lima rumah yang amblas itu milik Choirul Anam, Ida, Agus Toni dua rumah dan satu rumah kos-kosan. Dari lima itu, rumah milik Ibu Ida masih berdiri namun sudah miring dan rawan untuk ditempati. Tempat tinggal mereka sudah amblas. Pantauan sekitar pukul 12.00 Wita, beberapa dari mereka terlihat memindahkan beberapa barang yang masih bisa diselamatkan.

Salah satu korban, Choirul Anam, menyebutkan bahwa rumahnya amblas sekitar pukul 03.00 Wita. Ia menyebutkan, sebelum bangunan rumahnya amblas, dirinya bersama warga lainnya sudah bersiap-siap mengungsi ke dapur umum atau ke rumah kerabat mereka masing-masing. "Rumah dalam kondisi kosong. Saya sudah mengungsi ke rumah kerabat di Kampung Jawa (wilayah Pasar Kodok). Karena sejak pukul 24.00 air sudah masuk rumah tingginya sampai sepinggang orang dewasa," ungkap Choirul.

Ia sendiri tidak menyangka, bangunan rumahnya akan amblas. Selama ini, hujan berlarut-larut hanya mengakibatkan rumahnya terendam banjir. “Biasanya kan banjir saja. Makanya saat air naik malam itu hanya angkat barang - barang saja dan saya tinggal mengungsi ke Kampung Jawa," terangnya.

wartawan
JIN
Category

Saldo SDN 5 Pedungan di Bank Sampah Gempita Capai Rp1,5 Juta

balitribune.co.id | Denpasar - Giat Bank Sampah Gempita yang digencarkan pada siswa SD Negeri 5 Pedungan Denpasar, makin keren dan bersemangat. Selain mendorong kepedulian lingkungan dikalangan siswa, program berjalan sejak 2018 ini juga mengajak siswa memilah dan memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dikumpulkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Philips Lighting Store Pertama di Luar Pulau Jawa Hadir di Atika Galeria Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Seiring berkembangnya gaya hidup, pencahayaan kini menjadi bagian penting dalam membentuk kenyamanan, fungsi, dan karakter sebuah ruang. Di Bali, kebutuhan pencahayaan di tiap hunian memiliki karakter tersendiri, tumbuh dari budaya dan tradisi arsitektur yang kuat, dengan rumah, vila, dan properti hospitality yang banyak menggabungkan ruang indoor dan outdoor.

Baca Selengkapnya icon click

Rapat Paripurna, Pemkab Tabanan Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Lima Ranperda

balitribune.co.id | Tabanan – Memasuki tahapan lanjutan pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan tanggapan dan jawaban atas berbagai pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tabanan dalam Rapat Paripurna DPRD.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disperpa Badung Buru Anjing yang Gigit Tujuh Orang di Cemagi

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung masih memburu anjing yang diduga menggigit tujuh orang di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. Dari ketujuh korban tersebut, dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA).

"Setelah menggigit anjing itu sudah tidak ditemukan," ungkap Kepala Disperpa Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kamis (10/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.