Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse Melalui Corporate Dine Out Grab For Business

Transaksi
Bali Tribune/ MEMPERKENALKAN - Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia memperkenalkan Corporate Dine Out dalam Grab Business Forum 2026.

balitribune.co.id | Jakarta - Pertemuan bisnis tatap muka kembali menjadi bagian melekat dari cara kerja modern dan jamuan makan untuk urusan korporasi ikut tumbuh seiring tren tersebut. Namun, aktivitas jamuan makan seringkali menjadi proses administratif yang memakan waktu karena karyawan harus membayar terlebih dahulu dan melakukan reimburse. 

Menjawab hal tersebut, Grab For Business, solusi B2B dari Grab untuk membantu perusahaan dan pelaku bisnis mengelola kebutuhan operasional dengan lebih efisien, resmi meluncurkan Corporate Dine Out dalam gelaran Grab Business Forum 2026. Inovasi terbaru ini hadir sebagai solusi yang membantu perusahaan mengelola pengeluaran jamuan makan kantor, mulai dari lunch meeting dengan klien, makan malam bisnis, hingga sesi team engagement, dengan lebih efisien, transparan, terkontrol, dan bebas reimburse. 

Dalam dunia kerja modern, aktivitas bisnis tidak lagi terbatas di dalam kantor. Pertemuan bisnis tatap muka terbukti efektif memperkuat relasi, mendukung kolaborasi, dan mendorong pengambilan keputusan yang lebih cepat. Namun di sisi lain, tanpa sistem yang tepat, aktivitas yang seharusnya sederhana dan menyenangkan sering kali berubah menjadi proses administratif yang memakan waktu. Karyawan perlu membayar terlebih dahulu menggunakan dana pribadi, menyimpan bukti transaksi, mengajukan reimbursement, lalu menunggu proses persetujuan dan penggantian biaya. 

Di sisi lain, tim keuangan harus melakukan verifikasi dokumen secara manual, memastikan pengeluaran sesuai kebijakan perusahaan, serta melakukan rekonsiliasi transaksi yang tersebar di berbagai sistem. Akibatnya, proses ini tidak hanya berdampak pada beban administrasi, tetapi juga pada efisiensi, kontrol biaya, dan produktivitas kerja.

“Corporate Dine Out membantu perusahaan menyederhanakan proses tersebut dengan mengotomatisasi berbagai proses yang sebelumnya dilakukan secara manual, mulai dari pembayaran, dokumentasi transaksi, kontrol pengeluaran, hingga pencatatan aktivitas secara realtime melalui portal Grab For Business. Karyawan tidak lagi perlu menalangi biaya jamuan bisnis, sementara tim keuangan dapat memantau dan mengontrol pengeluaran dengan lebih mudah. Dengan demikian, karyawan dapat lebih fokus pada aktivitas bisnis yang produktif, sementara tim keuangan memiliki visibilitas yang lebih baik dan beban administrasi manual yang lebih ringan,” ujar Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia dalam ajang Grab Business Forum 2026. 

Peluncuran Corporate Dine Out merupakan kelanjutan dari sambutan positif terhadap Grab Dine Out untuk konsumen, yang mencatat peningkatan transaksi hingga 150% sepanjang tahun lalu dibandingkan tahun sebelumnya. Grab kini memperluas kemudahan tersebut ke segmen korporasi melalui Grab For Business, dengan kapabilitas yang dirancang khusus untuk kebutuhan perusahaan. Corporate Dine Out mengadaptasi kemudahan pengalaman Grab Dine Out yang memungkinkan pengguna menemukan restoran untuk makan di tempat di ribuan restoran dan kafe di seluruh Indonesia, menikmati penawaran spesial, melakukan reservasi, serta melakukan pembayaran melalui platform Grab yang terintegrasi.

Perbedaannya, Corporate Dine Out menghadirkan kapabilitas yang disesuaikan untuk kebutuhan perusahaan. Prosesnya dirancang sangat praktis dan terintegrasi dalam aplikasi Grab. Karyawan hanya perlu memasukkan daftar partisipan yang hadir, mengunggah foto struk sebagai bukti resmi, dan membayar tagihan (pay bill) menggunakan Corporate Billing perusahaan di Work Profile. 

Melalui tiga langkah mudah ini, seluruh transaksi tercatat dan terkonsolidasi di portal Grab For Business dengan limit transaksi yang telah ditentukan perusahaan. Artinya, karyawan tidak perlu lagi menggunakan dana pribadi terlebih dahulu maupun melewati kerumitan proses reimbursement manual. Dari sisi perusahaan, Corporate Dine Out membantu menghadirkan kontrol yang lebih baik terhadap penggunaan anggaran.

Perusahaan dapat mengatur budget dan limit transaksi sesuai kebutuhan, baik berdasarkan karyawan, departemen, maupun kebijakan internal perusahaan. Setiap transaksi juga dapat dipantau melalui portal Grab For Business, sehingga tim keuangan memiliki visibilitas yang lebih jelas terhadap penggunaan anggaran, baik untuk transaksi yang sedang berjalan maupun histori sebelumnya.

wartawan
YUE
Category

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Pemkab Badung Gaungkan Perdamaian dan Toleransi 

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meneguhkan komitmen toleransi global melalui doa bersama lintas agama di Monumen Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi Bom Bali I (2002) sekaligus mengenang peristiwa Bom Bali II (2005).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.