Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kadis Perhubungan Provinsi Bali Berhasil Menamatkan Profesi Insinyur Jalur RPL

Bali Tribune / Ujian akhir Program Profesi Insinyur Pascasarjana Universitas Udayana melalui program RPL secara daring atas nama Dr. Ir. I Gde Wayan Samsi Gunarta, M.Appl.Sc. yang berprofesi sebagai Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Provinsi Bali.


balitribune.co.id | Denpasar - Pada hari Selasa (12/7), telah berlangsung secara daring ujian akhir Program Profesi Insinyur Pascasarjana Universitas Udayana melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) atas nama Dr. Ir. I Gde Wayan Samsi Gunarta, M.Appl.Sc. yang berprofesi sebagai Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Provinsi Bali.

Kadis Perhubungan Provinsi Bali ini tercatat sebagai mahasiswa PPI Pascasarjana Unud pada periode genap 2021/2022, dan berhasil menyusun proposal RPL selama kurang dari satu semester serta memaparkannya dihadapan dewan penguji.

“Rekognisi Pembelajaran Lampau atau yang sering disebut dengan RPL ini merupakan salah satu program pada PPI Pascasarjana Unud, RPL adalah proses pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang dicapai sebelumnya baik melalui pendidikan formal, non-formal, informal atau pelatihan-pelatihan terkait dengan pekerjaannya maupun dilakukan secara otodidak melalui pengalaman hidupnya. Mengingat RPL akan berbeda untuk satu bidang keilmuan dan atau keahlian dengan yang lain, maka RPL bersifat khas. Secara khusus, RPL di sektor pendidikan tinggi merupakan pengakuan atau penyetaraan pengalaman dengan kemampuan dan atau keahlian yang dimiliki mahasiswa pada jenjang pendidikan sebelumnya”, jelas Koordinator PPI Pascasarjana Unud, Dr. Ir. Ida Bagus Putu Adnyana, ST., MT., IPU. ASEAN Eng

Disamping program RPL, PPI Pascasarjana Unud juga telah membuka pendaftaran calon mahasiswa melalui program reguler, sejak PPI Pascasarjana Unud dibuka hingga saat ini tercatat jumlah mahasiswa yang telah diterima pada PPI Pascasarjana Unud sebanyak 484 orang mahasiswa, dan telah dilantik sebagai profesi insinyur sebanyak 368 orang insinyur, sehingga mahasiswa yang masih aktif pada program RPL sebanyak 104 orang, dan pada program reguler sebanyak 12 orang mahasiswa. 

 

Sumber :https://www.unud.ac.id

 

wartawan
ARW
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.