Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Pemerasan Pengusaha di Serangan, Oknum Wartawan Sebut Dua Aparat Diduga Terlibat

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy
Bali Tribune / Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy

balitribune.co.id | Denpasar - Perlahan tapi pasti. Kasus dugaan pemerasan terhadap seorang pengusaha di Pulau Serangan, Denpasar Selatan berinisial I Wayan S alias DD (46) sedikit mulai menemui titik terang. Informasi yang berhasil dihimpun Bali Tribune mengatakan, jika pada saat pelaku mendatangi korban mengaku sebagai anggota Bareskrim Polri, namun hasil penyelidikan polisi kuat dugaan mengarah kepada seorang oknum wartawan berinisial INS alias D (46). Bahkan oknum wartawan itu telah dimintai keterangan oleh penyidik Dit Reskrimum Polda Bali sebanyak tiga kali. Dan menariknya, hasil pemeriksaan itu terungkap bahwa dalam melaksanakan aksinya diduga kuat ia bersama dua oknum anggota aparat dari sebuah satuan yang masih dirahasiakan. 

"Oknum wartawan ini diduga kuat semakin terjepit sehingga menyebut dua oknum anggota aparat ini. Tetapi status oknum wartawan ini masih sebagai saksi dan belum ada tersangka dalam kasus ini. Mungkin sebentar lagi akan dilakukan gelar perkara karena sejumlah saksi - saksi sudah dimintai keterangan," ungkap seorang petugas pada Jumat (11/7).

Penyelidikan perkara ini berdasarkan laporan korban ke Mapolda Bali dengan bukti tanda terima laporan polisi bernomor: STPLP/B/337/V/2025/SPKT/Polda Bali, tanggal 28 Mei 2025 itu bahwa telah terjadi tindak pidana pemerasan dan atau penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 368 KUHP dan Pasal 378 KUHP. Korban I Wayan S yang dihubungi Bali Tribune via telepon genggamnya namun tidak diterima. Melalui pesan singkat juga belum dijawab. Sementara informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian mengatakan, dugaan aksi pemerasan itu dilakukan oleh sekelompok orang yang mengaku dari Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri dan Polda Bali. Sekelompok orang itu meminta uang yang mencapai ratusan juta rupiah. Ada empat pria mendatangi tempat usaha yang dipimpin I Wayan S di Pulau Serangan. Kedatangan mereka diterima oleh security, Wayan Iramuda dan menanyakan katanya tentang bunker minyak yang ada di dalam perusahaan itu. Kemudian mereka minta untuk bertemu dengan manajer perusahaan. “Saya tanya dari mana, mereka menjawab dari Bareskrim dan sambil menunjuk satu orang rekan mereka bahwa dari Polda Bali,” ungkap Iramuda.

Security asal Klungkung itu kemudian menghubungi Wayan S selaku atasannya untuk menyampaikan hal tersebut. Tidak berselang lama, Wayan S yang merupakan warga asli Pulau Serangan itu mendatangi tempat usahanya yang bergerak di bidang pelayaran agen tiket penyeberangan Serangan – Gili Terawangan untuk menemui keempat orang tersebut. Sempat terjadi pertemuan singkat diantara mereka, kemudian bubar. 

"Mereka datang sore hari bertemu dan ngobrol di dalam restoran itu,” tuturnya.

Namun pada malam harinya terjadi penyerahan sejumlah uang yang diisi di sebuah tas belanja warna hijau dari I Wayan S kepada keempat orang itu di sebuah tempat makan cepat saji di seputaran Jalan By Pass Kerta Langu Denpasar Timur. 

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy yang dikonfirmasi Bali Tribune mengatakan, polisi sedang memproses laporan dugaan pemerasaan itu. 

"Masih berproses. Kalau sudah ada perkembangannya nanti diinfokan," jawabnya singkat. 

wartawan
RAY
Category

Terinspirasi Revolusi Digital China, Bank Lestari Perkuat Layanan Digital

balitribune.co.id | Mangupura - Melalui penguatan digitalisasi, Bank Lestari menargetkan layanan BPR semakin mudah diakses, efisien dan aman, sekaligus memperluas fungsi BPR dalam memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat dan pelaku usaha di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.