Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kehadiran Bandara Bali Utara Kehendak Masyarakat

Bali Tribune / PERTEMUAN - Jenderal Pol (Purn) Sutarman bersama tokoh masayarat, adat, akademisi serta Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, Penglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar A.A. Alit Kakarsana saat menggelar pertemuan soal rencana pembangunan bandara Bali utara, Sabtu (28/1).
balitribune.co.id | Singaraja - Kehendak kuat masyarakat agar bandara udara (Bandara) bisa terwujud terekam dalam pertemuan tokoh masyarakat, akademisi, tokoh adat, tokoh penglingsir serta 13 Perbekel/kepala desa se-Kecamatan Kubutambahan bersama Jenderal Pol (purn) Sutarman, Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo, Penglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar A.A Alit Kakarsana, dan Penglingsir Puri Agung Singaraja A.A. Ngurah Ugrasena sekaligus GM BIBU di Balidi Desa/Kecamatan Kubutambahan, Sabtu (28/1).
 
Bendesa Adat Buleleng Nyoman Sutrisna menginginkan agar bandara Bali utara dapat diwujudkan karena akan sangat berpengaruh pada pembangunan ekonomi. Mantan Kepala Dinas Pariwisata Buleleng ini berharap gagasan PT BIBU untuk membangun bandara mengapung dilaut dapat terwujud dengan tetap memperhatikan kondisi biota laut sekelilingnya.
 
“Kami support dan dukung rencana BIBU membangun bandara (dilaut) dengan tetap memberi perhatian dan tidak menggangu keberadaan trumbu karang sekitarnya, serta tetap memelihara aspek budya serta lokal geniusnya, ” kata Sutresna.
 
Begitu juga Kepala Desa/Perbekel Desa Bukti Gede Wardana mengatakan, sejak awal pihaknya bersama kepala desa sekitar telah mendukung rencana BIBU membangun bandara dilaut.
 
”Atas nama perbekel saya mendukung rencana pembangunan bandara yang diajukan oleh BIBU. Sebagai bukti dukungan, maka kami menyiapkan lahan yang dikelola oleh BIBU untuk kepentingan pendukung bandara di laut, bila diperlukan,” tegasnya.
 
Sementara Penglingsir Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar A.A. Alit Kakarsana mengatakan, konsep pembangunan airport kedua di Bali oleh BIBU yang dirancang lebih cantik akan menjadi solusi kedepan untuk Bali bisa lebih maju.
 
”Selain mengurangi susasana krodit bandara yang sudah ada, paling tidak akan menjadi solusi kedepan agar kita bisa lebih maju, lebih sejahtera dan lebih seimbang antara selatan dan utara. Itu antara lain pertimbangan dari dukungan Puri se-Bali agar bandara Bali Utara segera terwujud,” ucapnya.
 
Sedangkan Direktur Utama PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko Hariwibowo selaku pihak yang memprakarsai dan menggarap Bandara Bali Utara di Buleleng mengatakan konsep pembangunan bandara yang digagasnya memperhatikan 3 hal. Pertama tidak menggusur pura atau situs adat, kedua tidak menggusur lahan produktif masyarakat, dan ketiga tidak menggusur lokasi perumahan masyarakat.
 
“Tiga hal tersebut menjadi perhatian kita. Karena lokasi lepas pantai utara Bali di Desa Kubutambahan telah memenuhi aspek itu dan telah dilakukan kajian sangat mendalam,” kata pria yang akrab disapa Iwan ini.
 
Senada dengan Iwan, Komisaris Utama PT BIBU, Sutarman mengatakan, semua yang berkait rencana pembangunan bandara oleh BIBU telah melalui kajian mendalam dengan semua aspeknya. Dan itu, katanya, telah disampaikan kepada pemerintah untuk menjadi pertimbangan sebelum dikeluarkan izin berupa penentuan lokasi (Penlok).
 
“Kalau izin belum keluar kita akan tunggu dengan sabar karena itu kewenangan pemerintah sembari terus memberikan informasi soal teknis dan lingkungan kepada pemerintah,” katanya.
 
Kapolri 2013-2015 ini  mengaku tidak akan patah arang menunggu terbitnya izin Penlok selain disebabkan karena rencana bandara merupakan kehendak masyarakat dukungan penglingsir sebagai representasi masyarakat Bali juga sangat kuat memberikan dukungan.
 
“Sebenarnya kita tinggal action, investor yang mendukung pembagunan (bandara) sudah sangat siap. Jika ada sesuatu dipihak tertentu mari kita diskusikan melalui forum terbuka soal kelayakan, keuntungan dan kerugian maupaun sebaliknya. Agar tidak terhambat dan lebih memilih melihat untuk kepentingan bangsa dan Negara,” imbuhnya.
 
Jenderal Sutarman mengaku, rencana membangun bandara Bali Utara oleh BIBU telah mendapat dukungan penuh masyarakat bahkan dalam rencana pembangunannya tidak akan menggunakan anggaran APBN.
 
”Pembangunan bandara ini tidak akan membebani masyarakat, membebani APBN dan murni dana investor untuk berinvestasi uangnya disini dengan pelibatan aktif masyarakat sekitar yang tentu berdampak positif secara ekenomi,” tandasnya.
wartawan
CHA
Category

Rumah Lansia Ludes Terbakar, Uang Rp50 Juta Ikut Hangus

balitribune.co.id | Negara - Rumah permanen milik pasangan lanjut usia di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berambang, Kecamatan Negara, Jembrana, terbakar pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Dalam musibah tersebut, uang tunai yang diduga senilai Rp50 juta ikut terbakar bersama sejumlah barang berharga lainnya. Total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.