Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KIS Luncurkan Album di Boshe

KIS
KIS – Personel grup band KIS dari kiri ke kanan: Genji, Putu Karna, Tiari Bintang dan Krisna Purpa.

BALI TRIBUNE - Grup music KIS bakal meluncurkan album kelima bertitel Teman Sahabat Hati, Selasa (11/7) malam ini di Boshe VVIP Club Bali, Jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai, Kuta. Dalam album kelimanya ini, menurut vokalis KIS, Krisna Purpa berisikan 12 lagu dengan komposisi lagu berbahasa Indonesia jauh lebih banyak ketimbang lagu berbahasa Bali.

“KIS dibentuk tujuh tahun silam, dan Teman Sahabat Hati adalah album kami yang kelima. Pengerjaan album ini memakan waktu cukup lama, yakni setahun lebih,” ujar Krisna didampingi produser Wayan Agus Setiawan dan dua personel KIS lainnya, Putu Karna dan Genji, Senin (10/7).

Krisna tidak menyebut alasan mengapa album kelimanya itu di-launching di Boshe VVIP Club Bali. Hanya saja, ia berharap dengan dirilisnya album bergenre pop indie ini kian banyak lagi kawula muda Pulau Dewata menyukai album garapannya.

Krisna mengatakan, lahirnya album bertitel Teman Sahabat Hati diilhami oleh lahirnya putra pertamanya, pada tahun 2017 ini. “Saya sudah mengidam-idamkan punya anak sejak delapan tahun lalu, dan baru tahun ini dikaruniai. Karena itu kelahirannya menginspirasi saya mencitapkan album ini, dimana anak saya juga sebagai teman dan sahabat hati,” katanya.

Sementara produser dari Warung Mina Music Production, Wayan Agus Setiawan mengatakan titel album kelima KIS Teman Sahabat Hati, maknanya begitu dalam. Begitu juga lagu lainnya dalam album tersebut, liriknya betul-betul menyentuh hati pendengarnya.

“Karena itu, begitu kami mendapat kesempatan menjadi produser dari album kelima KIS, kami langsung menyetujuinya, dan kami terus mencari masukan agar lagu-lagu KIS benar-benar mendapat tempat di hati kawula muda Bali,” ujar Agus Setiawan.

Banyak dinamika dalam perjalanan KIS berkiprah di blantika musik Bali, dan dari perjalanan selama tujuh tahun tersebut banyak memberikan inspirasi dalam terciptnya materi pada album terbaru KIS itu. Dari empat album sebelumnya, lanjut dia, KIS sudah berhasil menjual sebanyak 70 ribu keping CD.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.