Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi IV Minta SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 Berjalan Adil, Tansparan, dan Akuntabel

Rapat kerja Komisi IV DPRD Tabana
Bali Tribune / Rapat kerja Komisi IV DPRD Tabanan dengan Disdik dan Dewan Pendidikan terkait persiapan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 pada Selasa (20/5).

balitribune.co.id | Tabanan – Komisi IV DPRD Tabanan meminta pelaksanan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel.

Ini menjadi penakanan Komisi IV DPRD Tabanan saat melakukan rapat kerja dengan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Dewan Pendidikan terkait persiapan pelaksanaan SPMB 2025/2026.

Rapat itu berlangsung pada Selasa (20/5) dan pelaksanaannya dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV, I Gusti Komang Wastana. “Tidak ada manipulasi serta monopoli. Harus mampu membangun sarana dan prasarana yang adil dan merata,” tegas Wastana dalam rapat tersebut.

Ia berharap, jalur domisili yang diterapkan dalam SPMB 2025/2026 disosialisasikan ke setiap pihak yang berkepentingan. “Panitia juga harus tegas. Dan, yang kedua, dapodik (daftar pokok pendidikan) juga harus dirancang secara baik,” imbuhnya.

Selain menekankan prinsip-prinsip itu, komisi yang membidangi urusan pendidikan ini juga memberikan beberapa penekanan lainnya. Salah satu penekanan yang disampaikan melalui salah satu anggota Komisi IV adalah adanya layanan informasi dan pengaduan kanal bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Disdik Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Utama, menyebut jajarannya telah melakukan persiapan terkait pelaksanaan SPMB 2025/2026. Adapun persiapan yang telah berjalan di antaranya aturan terkait domisili yang termuat dalam Peraturan Bupati atau Perbup Nomor 280/1/Disdik/2025. “Kami juga sudah melaksanakan kajian terkait potensi di masing-masing desa atau domisili,” sebut Darma Utama.

Dalam hal teknis pelaksanaan, SPMB pada masing-masing jenjang pendidikan mulai TK, SD, hingga SMP terangkum ke dalam Perbup Nomor 180/22/Disdik/2025. “Pemetaan calon murid baru dan domisili serta panitia perangkat daerah terkait dan kami merangkul Disdukcapil untuk jalur domisili), Dinsos untuk jalur afirmasi, dan Inspektorat untuk sisi pengawasannya,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait domisili di masing-masing wilayah yang menjadi ruang penerimaan murid baru. “Untuk TK dan Paud menjadi otoritas lembaga dan desa yang melaksanaan penerimaan murid. Selanjutnya, verifikasi keabsahan piagam (jalur prestasi) berdasarkan Puspresnas (Pusat Prestasi Nasional),” jelasnya.

Tidak hanya itu, di awal persiapan, pihaknya juga sudah melakukan pendataan terkait jumlah lulusan di masing-masing jenjang pendidikan termasuk potensi daya tampung pada jenjang pendidikan berikutnya.

Sebagai gambaran awal, di tahun ajaran 2024/2025 jumlah lulusan TK diperkirakan sebanyak  5.784 siswa. Sementara untuk daya tampung SD sebanyak 9.306 siswa. Total ada 287 SD, baik yang berstatus negeri maupun swasta.

Sementara untuk lulusan SD sebanyak 5.660 dengan ditentifikasi KK (kepala keluarga) di luar Tabanan sebanyak 453 siswa. Sementara daya tampung SMP sesuai rombel (rombongan belajar) sebanyak 6.696.

Dengan potensi seperti itu, Disdik Tabanan memperkirakan akan terjadi penyebaran lulusan SD ke SMP yang tidak merata, khususnya di Kecamatan Tabanan. Dan, ini telah diperhitungkan untuk dicarikan solusinya. 

Sementara untuk jalur pelaksanaan SPMB pada jenjang SD akan terdiri dari 70 persen domisili, 15 persen afirmasi, dan lima persen mutasi. Sementara SPMB pada jenjang SMP terdiri dari 50 persen jalur domisili dari daya tampung atau kuota di masing-masing sekolah, 20 persen jalur afirmasi, lima persen jalur mutasi.

Sisanya jalur prestasi akan terbagi lagi menjadi tujuh persen untuk nilai akademis (rapor), enam persen sains, enam persen olahraga, dan enam persen seni budaya.

wartawan
JIN
Category

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Pemkab Badung Gaungkan Perdamaian dan Toleransi 

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meneguhkan komitmen toleransi global melalui doa bersama lintas agama di Monumen Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi Bom Bali I (2002) sekaligus mengenang peristiwa Bom Bali II (2005).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.