Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KONI Bali Evaluasi Target PON Papua

IGN Oka Darmawan
IGN Oka Darmawan

BALI TRIBUNE - Adanya pembatasan kuota atlet setiap cabang olahraga yang hendak berlaga di PON XX/2020 Papua, mengharuskan KONI Bali melakukan evaluasi terhadap apa yang telah ditargetkan di PON tersebut. Sebelumnya, Bali bertekad menaikkan peringkat dari posisi 6 saat PON Jabar 2016 menjadi 5 besar di PON Papua 2020. "Saat ini kami memang fokus bicara pengembangan olahraga menghadapi PON Papua. Target 6 besar luar biasa, sekarang ingin 5 besar. Dengan kondisi jauh dan dibatasi, itu akan ada evaluasi soal target peringkat maupun jumlah medali," ungkap Sekum KONI Bali, I Gusti Ngurah Oka Darmawan,  Kamis (26/4). Menurutnya, evaluasi itu akan dilakukan bulan Mei nanti, apakah pengprov cabor masih bisa mewujudkan mengenai target tersebut atau tidak. Baik target peringkat maupun jumlah medali. "Kami harus bicara target riil agar jangan sampai muluk-muluk. Dan, ke depan pengelolaan yang lebih riil dalam peningkatan prestasi itu akan dilakukan termasuk sejauhmana kontribusi dalam event porprov,” ujarnya. ditambahkannya, pembahasan bulan Mei itu guna membahas program kerja dari cabor-cabor anggota KONI. Dalam hal mendata kembali potensi yang dimiliki cabor. "PON Papua kan sangat terbatas kuotanya," tegasnya. Dia mencontohkan satu cabor gateball hanya diberikan kuota 50 atlet seluruh peserta dari 34 provinsi. Dengan jumlah seperti itu, Bali harus selektif mengirim atlet dan yang dikirim hanya atlet berpotensi meraih medali emas atau atlet yang berperingkat 1 sampai 3.  "Lolos Pra-PON tetap kami seleksi lagi, itu untuk melihat ketersedian anggaran dan kuota," tuturnya. Dengan kondisi seperti itu, dia mengajak semua pengurus dan pengprov cabor untuk mengirim kekuatan penuh di PON 2020. Misalnya, jika menargetkan 30 emas, apa yang bisa dilakukan cabor. Apakah bisa mewujudkan hal itu atau tidak. “Makanya, evaluasi tetap dilakukan termasuk menyaring atlet kembali yang sudah lolos Pra-PON. Harapan kami agar target benar-benar terealisasi," imbuhnya. Ditambahkannya, karena pembatasan kuota, kondisi paling parah nanti di cabor cricket. Padahal cabor ini dapat medali emas. Namun total keseluruhan cricket hanya diberikan kuota 30 atlet. "Jujur, kami pusing mengaturnya. Belum lagi cabor renang berkembang pesat, dan ada atlet muncul di Buleleng. Masak kami tidak kirim. Makanya perlu dihitung dengan matang nantinya. Belum lagi permasalahan klasik, di PON Papua nanti akan membutuhkan anggaran cukup banyak dengan lokasi yang jauh,” pungkasnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Dukung Vokasi, Astra Motor Bali Resmikan TEFA Pos AHASS di SMK PGRI 2 Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Sebagai bentuk komitmen nyata dan dukungan penuh (full support) terhadap penguatan pendidikan vokasi, Astra Motor Bali hadir langsung dalam Peresmian Teaching Factory (TEFA) Otomotif SMK PGRI 2 Badung yang berlokasi di Banjar Dukuh Moncos, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Uji Ketangguhan Mitsubishi XForce HEV, BRA Imam Bonjol Gelar Customer Gathering di Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - PT Bumen Redja Abadi (BRA) Mitsubishi Cabang Imam Bonjol, Denpasar, memberikan kesempatan kepada pelanggan setianya untuk menjajal langsung keunggulan Mitsubishi XForce HEV (Hybrid). Kegiatan test drive ini dikemas dalam acara customer gathering yang berlangsung di Temu Kamu Cafe, Jalan Setia Budi, Kuta, Badung, Sabtu (26/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bangli Terima RAPBD 2027 Senilai Rp1,32 Triliun, Fraksi-Fraksi Tekankan Keadilan dan Efektivitas Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Bangli, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.