balitribune.co.id I Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, memaparkan inovasi "Sembagi Arutala" atau Gerakan Korpri Peduli Pekerja Rentan dalam Rapat Koordinasi Daerah BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Papua (Banuspa) di Sanur, Kamis (20/8/2026). Inovasi berbasis modal sosial ini dirancang untuk memberikan rasa aman dan jaminan perlindungan sosial bagi pekerja rentan.
Eddy Mulya menjelaskan, gerakan ini lahir dari kepedulian ASN Denpasar terhadap tingginya risiko kerja yang dihadapi pekerja rentan yang belum memiliki jaminan memadai. Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mereka mendapatkan perlindungan berupa santunan kecelakaan kerja, santunan kematian, hingga beasiswa anak.
"Prinsipnya adalah partisipasi sukarela. Pegawai yang bersedia dapat menjadi orang tua asuh atau pendamping bagi pekerja rentan. Gerakan ini memiliki prinsip 'kecil angkanya, tinggi manfaatnya'," ujar Eddy Mulya.
Untuk menjaga akuntabilitas, Eddy menegaskan bahwa seluruh mekanisme dana publik ini dikelola secara khusus, transparan, tepat sasaran, dan memiliki SOP yang ketat. Inovasi ini bahkan telah mendapat apresiasi dari Kepala BKN RI untuk direplikasi oleh Korpri di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banuspa, I Nyoman Suarjaya, memberikan apresiasi tinggi terhadap program Sembagi Arutala. Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan bahwa perlindungan pekerja rentan dapat diwujudkan secara terukur melalui gotong royong berkelanjutan.
"Inovasi ini memiliki nilai yang sangat baik. Tidak hanya memberikan perlindungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa pekerja rentan adalah bagian penting yang harus kita lindungi bersama," kata Suarjaya.