Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KPAI Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Karya dan Interaksi

Bali Tribune / Aris Adi Leksono (kiri), I Gusti Nyoman Agung Wikrama (di tengah) dan Ketua Forward Bali, I Made Arnyana (kanan)
balitribune.co.id | Jakarta - Pemenuhan hak pendidikan anak, pola asuh dan kultur orangtua menjadi kunci mengentaskan anak dari hal-hal yang rawan berperilaku menyakiti orang lain. Tiga dosa pendidikan saat ini menjadi fokus pengawasan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Salah satu rekomendasi yang diberikan adalah bagaimana menerapkan satuan pendidikan ramah anak atau sekolah ramah anak. Demikian disampaikan Komisioner KPAI, Aris Adi Leksono kepada rombongan Forum Wartawan DPRD (Forward) Provinsi Bali bersama pimpinan rombongan yang selaku Kabag Persidangan Setwan DPRD Bali, I Gusti Nyoman Agung Wikrama didampingi Kasubag Tata Usaha, Kepegawaian, Humas dan Protokol, Kadek Putra Suantara di Jakarta, Kamis (13/4).
 
Kata dia, hal tersebut menjadi salah satu indikator Kota Layak Anak (KLA) yang bersinergi dengan kalangan pendidikan. KPAI terus mendorong kementerian terkait untuk melakukan inovasi kurikulum guna membangun kesadaran anak untuk tidak menyakiti teman-temannya. Kesadaran tersebut agar dapat tumbuh dari pembelajaran, misalnya penguatan pendidikan karakter berbasis karya dan interaksi secara langsung. 
 
"Bisa dilakukan dengan seni pagelaran, drama yang temanya anti bully atau perundungan, anti kekerasan yang diperagakan sesama temannya. Sehingga akan lebih meresap begitu yang menjadi kesadaran bersama-sama, yaitu dibangun melalui partisipasi anak karena dilibatkan dalam bermain drama, bukan sekadar diperintah," katanya.
 
Ia menuturkan, berdasarkan pengawasan di lapangan, kasus-kasus perundungan di sekolah terjadi saat istirahat. KPAI mendorong di setiap satuan pendidikan untuk melakukan parenting kepada para orangtua atau keluarga. "Parenting ini dalam rangka apa?, orangtua juga penting diberikan edukasi-edukasi bagaimana cara menumbuhkan pola asuh yang baik, ada sinergi antara satuan pendidikan dengan orangtua. Hasil pengawasan kami, pelaku bully ini berawal dari kurang perhatian ketika di rumahnya, sehingga pelampiasannya kepada temannya sendiri," bebernya.
 
Kabag Persidangan Setwan DPRD Bali, I Gusti Nyoman Agung Wikrama beharap, perilaku-perilaku atau pemahaman tentang perlindungan anak itu sangat penting untuk dilaksanakan.
wartawan
YUE
Category

Bupati Apresiasi Semangat Krama Desa Adat Kuta Gelar Atma Wedana

balitribune.co.id | Mangupura - Krama Desa Adat Kuta menggelar rangkaian Upacara Atma Wedana, Nyekah Kurung Nyatur Rebah, dan Upacara Manusa Yadnya (Mepandes/Metatah), Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Bale Peyadnyan, Pura Segara, Kelurahan Kuta, dengan menghadirkan Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Wijaya Nanda dari Griya Kutuh sebagai Yajamana Karya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Pelecehan Anak di Bawah Umur Dilimpahkan ke Kejaksaan Klungkung, Tersangka ACW Langsung Ditahan

balitribune.co.id | Semarapura - Setelah Jaksa Peneliti melaksanakan penelitian terhadap hasil penyidikan perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak atas nama tersangka ACW (39 th), asal Probolinggo, Jawa Timur, terhadap korban NKPD (11 tahun), melanggar pasal 473 ayat (2) huruf b Juncto Pasal 126 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana Jo Undang-undang Republik Indonesia Nomo

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Saldo SDN 5 Pedungan di Bank Sampah Gempita Capai Rp1,5 Juta

balitribune.co.id | Denpasar - Giat Bank Sampah Gempita yang digencarkan pada siswa SD Negeri 5 Pedungan Denpasar, makin keren dan bersemangat. Selain mendorong kepedulian lingkungan dikalangan siswa, program berjalan sejak 2018 ini juga mengajak siswa memilah dan memberikan nilai ekonomi dari sampah yang dikumpulkan.

Baca Selengkapnya icon click

Philips Lighting Store Pertama di Luar Pulau Jawa Hadir di Atika Galeria Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Seiring berkembangnya gaya hidup, pencahayaan kini menjadi bagian penting dalam membentuk kenyamanan, fungsi, dan karakter sebuah ruang. Di Bali, kebutuhan pencahayaan di tiap hunian memiliki karakter tersendiri, tumbuh dari budaya dan tradisi arsitektur yang kuat, dengan rumah, vila, dan properti hospitality yang banyak menggabungkan ruang indoor dan outdoor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.