Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lebaran Sudah Lewat, THR PNS/ASN Masih Tanda Tanya

Bali Tribune/ Sekda Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya


balitribune.co.id | Gianyar  - Di tengah Pandemi Covid-19, bagi kalangan PNS/ASN, tunjangan hari raya (THR) sangat ditunggu-tunggu. Meski di Pemerintahan daerah lainnya sucah cair, namun PNS/ASN di Pemkab Gianyar hingga kini belum kebagian. Namun tunjangan kejahteraan sudah cair, hanya saja belum merata cair di seluruh instansi. Kondisi ini membuat sejumlah pegawai mulai pakrimik.
 
Salah seorang pegawai golongan rendah yang namanya enggan disebutkan, mengaku jika dirinya sangat iri dengan adiknya yang juga seorang PNS di Pemkab Badung. Meski di Badung disebutkan ada pemangkasan penghasilan tambahan, namun THR sudah cair sebelum lebaran. Sementara dirinya di Gianyar, jangankan THR, tukes saja disebutkan belum menerima. “Dari informasi yang saya terima, beberapa instansi sudah menerima tukes. Ini sedikit melegakan, karena di instansi yang lain pasti akan segera cair juga,” ungkapnya.
 
Disebutkan pula jika THR yang diterima biasanya satu kali gaji. Namun dari sejumlah sumber ASN di Pemkab Gianyar, rupanya tidak semua mengeluhkan keterlambatan pencairan THR itu. Dimana ASN yang yang memiliki Jabatan menilai jika pimpinan di Pemkab Gianyar sudah sangat memperhatikan pegawainya. Dimana selain gaji, ASN di Pemkab Gianyar masih tetap menerima tunjangan kesejahteraan yang bersumber dari APBD di tengah krisis ekonomi.  
 
Perbedaan persepsi ini cukup beralasan, Sebab nilai tukes yang diterima per golongan berbeda jauh. Dimana untuk pegawai golongan satu dan dua nilainya di bawah Rp 2 juta. Sementara untuk golongan di atasnya, seperti golongan 4a sekitar Rp 4 juta lebih. Apalagi ASN yang menjabat kepala bagian, tukes yang diterimanya mencapai belasan juta dan untuk sekelas kepala dinas mencapai puluhan juta. Karena hal tersebut, pegawai-pegawai golongan rendah lebih mengharapkan THR diprioritaskan.
 
Secara terpisah, Sekda Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya meminta semua ASN bersabar. Terkait pencairan THR, saat ini pihaknya masih melengkapi administrasi. Ditegaskan jika, kelengkapan administrasinya sedang  diproses. “Anggaran yang turun dari pusat ini, tidak serta meta bias dicairkan. Namun ada proses admistrasinya. Yang Jelas, kami sedang berusaha agar THR bias cair hari ini," jelasnya singkat. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.