Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Legislator Tuding Ada Praktik Perbudakan di Bali

Nyoman Tirtawan
Nyoman Tirtawan

BALI TRIBUNE - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Bali, menyoroti adanya praktik pengangkatan tenaga kontrak di Bali yang justru tidak sesuai kebutuhan. Selain itu, para wakil rakyat di Renon juga melontarkan kritik keras, lantaran pengangkatan tenaga kontrak tersebut tidak diimbangi dengan pemberian honor yang layak. 

Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali Nyoman Tirtawan misalnya, membeberkan fakta terkait jumlah tenaga honor di Kabupaten Buleleng yang konon mencapai 6.000 orang. Politikus asal Buleleng itu berpandangan, jumlah ini sangat tidak rasional, mengingat jumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di daerah itu maksimal 30 OPD. 

"Jumlah ini sudah tidak wajar. Kalau misalnya di Buleleng ada 30 OPD, maka di tiap OPD ada masing-masing 200 tenaga kontrak. Apa ini wajar? Lalu benarkah mereka ada? Jangan-jangan ini jumlahnya fiktif," ujar Tirtawan di Gedung DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Senin (4/9).

Ia pun menyontohkan, RSUD Buleleng yang memiliki 340 tempat tidur, idealnya memiliki 748 pegawai. Namun menurut informasi, pegawai di rumah sakit plat merah itu mencapai 1.200 orang atau kelebihan sekitar 450 orang. "Ini sudah tidak efektif. Hanya habiskan anggaran. Bayangkan kalau semua digaji sesuai UMK Rp1,9 juta, maka Rp850 juta tiap bulan uang yang boros. Ini baru di satu OPD. Bagaimana kalau 30 OPD, maka bisa dihitung pemborosan keuangan tiap bulannya," kata Tirtawan. 

Hanya saja, ia juga menerima laporan jika ada tenaga kontrak di Buleleng yang justru digaji tidak layak alias jauh di bawah UMK. Ia menduga, gaji tidak layak ini terjadi, karena rasio jumlah tenaga kontrak yang sudah tidak wajar. 

Tirtawan bahkan menyebut adanya pengupahan tenaga kontrak yang tidak layak ini sebagai bentuk perbudakan di Bali. "Menggaji tenaga kontrak di bawah UMK itu sama dengan perbudakan," jelas Tirtawan. 

Ia pun menyesalkan peran Inspektorat Daerah Kabupaten Buleleng, yang turut membiarkan kondisi ini terjadi. "Inspektorat ke mana saja? Hal seperti ini harusnya diawasi, dievaluasi. Jangan malah dibiarkan," tegasnya.

wartawan
San Edison
Category

Diskominfo Tabanan Terima Visitasi Monev KIP Provinsi Bali, Bersiap Menuju Tahap Uji Publik

balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tabanan menerima kunjungan tim visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dari Komisi Informasi (KI) Provinsi Bali pada Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

114 Penduduk Pendatang Disasar Sidak Temesi Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Satpol PP Kabupaten Gianyar bersama Tiga Pilar Desa Temesi bersama melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penduduk pendatang di Banjar Temesi, Desa Temesi, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Minggu (27/9/2026) malam. Seratus lebih penduduk pendatang diperiksa dan masih ada yang belum laporan.

Baca Selengkapnya icon click

Propam Polres Gianyar Selidiki Anggota Jual Senpi Ilegal 

balitribune.co.id | Gianyar - Usut asal-usul kepemilikan senjata yang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar dari seorang pria berinisial Ade Ready MP alias ARM yang ditangkap dalam kasus narkoba, menjadi perhatian serius Kapolres Gianyar. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Gianyar pun langsung mengamankan personilnya dna kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemotor Oleng Tabrak Truk Angkut Baja Ringan Hingga Tewas

balitribune.co.id | Tabanan – Seorang pengendara sepeda motor, Saiful Anwar (24), tewas di Jalur Denpasar-Gilimanuk usai menabrak truk pengangkut baja ringan di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Kecelakaan maut yang melibatkan motor Honda Beat DK 3576 UR dan truk AG 8147 Y tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 19.40 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Jembatan Yeh Ngigih Mulai Dibeton, Jalur Gadung Sari-Pesagi Ditutup

balitribune.co.id | Tabanan – Akses jalan penghubung Desa Gadung Sari di Kecamatan Selemadeg Timur dan Desa Pesagi di Kecamatan Penebel melalui Jembatan Yeh Ngigih akan ditutup total mulai Selasa (29/9/2026).

Penutupan rute antarkecamatan tersebut dilakukan seiring perbaikan jembatan yang sudah masuk tahap pembetonan. Penutupan jalur ini diterapkan lantaran material pembetonan akan segera tiba di lokasi proyek.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.