Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Leher Bocah SD Tertembus Peluru Senapan Angin

Bali Tribune/ Illustrasi
balitribune.co.id | Bangli - Nasib apes dialami  Ni Kadek Ari Artini (8). Pasalnya siswa kelas 1 SD 5 Jehem ini harus dilarikan ke RSUD Bangli setelah bagian lehernya tertembus peluru senapan angin milik I Wayan Sukima (51) asal Banjar Tingkad Batu, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Rabu (29/5). 
 
Korban sempat  mendapat perawatan medis di RSUD  Bangli namun kemudian harus dirujuk ke RSUP Sanglah.
 
Dari informasi yang berhasil dihimpun kejadian berawal korban pada Rabu petang sekitar pukul 18.00 Wita. 
 
Yang mana Kadek Ari bersama sepupunya I Ketut Agus Naryo, (13), mengangkat jemuran yang lokasi tidak jauh dari rumah mereka. Setelah mengangkat jemuran, kedua menuju ke kamar untuk merapikan pakain yang notabene baru diangkat tersebut. Tidak berselang lama, tiba-tiba terdengar suara tembakan dari kamar tempat Kadek Ari dan Ketut Agus.
 
Ketut Agus yang masih duduk di bangku SMP yang berada dalam kamar dikagetkan dengan suara tembakan tersebut. Saat dirinya menoleh kearah Kadek Ari, Ia melihat leher Kadek Ari mengeluarkan darah. Mendapati hal tersebut, sontak Ketut Agus kaget. Ketut Agus lantas bergegas memberitahukan orang tua Kadek Ari yakni I Nengah Arbawan dan keluarga lainya.  
 
Kemudian orang tua yang mendengar kejadian tersebut langsung menghampiri Kadek Ari. Pihak keluarga pun langsung melarikan Kadek Ari siswi SDN 5 Jehem ini ke RSUD Bangli. Namun akhirnya Kadek Ari dirujuk ke RSU Sanglah.
 
Sementara itu, tembakan berasal dari senapan angin yang ditaruh diatas lemari. Diketahui jika senapan tersebut milik paman korban I Wayan Sukima. Dikonfirmasi, Kepala Dusun Tingkad Batu, I Ketut Budarta membenarkan jika salah satu warganya mengalami insiden tertembak senapan angin. 
 
"Saya kurang tahu persis kronologisnya. Kemungkinan dari pihak keluarga juga tidak ada yang melihat langsung kejadian tersebut. Karena didapati sudah mengalami luka pada leher. Pihak keluarga cepat melarikan ke rumah sakit,” jelasnya.
 
Hingga saat ini Kadek Ari masih menjalani perawatan di RSUP Sanglah, dan rencana akan diambil tindakan operasi pada Jumat (31/5). "Kondisinya baik, tadi sempat dihubungi oleh sepupunya. Informasi yang saya terima besok (hari ini) akan diambil tindakan. Terkait peristiwa ini beberapa anggota kepolisian sudah ke lokasi kejadian," imbuhnya. uni
wartawan
Agung Samudra
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.