Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Mahasiswa Universitas Warmadewa Laksanakan KKN-PMM: Sinergi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Kerambitan"

cyberbullying
Bali Tribune/ CYBERBULLYING-Mahasiswa KKN-PPM Universitas Warmadesa melaksanakan program kerja berupa penyuluhan mengenai "Stop Cyberbullying, Start Respecting".

balitribune.co.id | Tabanan - Universitas Warmadewa menetapkan Kuliah Kerja Nyata-Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN-PMM) sebagai salah satu mata kuliah wajib. Program ini bertujuan memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan menyelesaikan masalah masyarakat dengan penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks). Kegiatan KKN-PMM diharapkan dapat memperkuat kontribusi Universitas Warmadewa terhadap pembangunan masyarakat dan negara, sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan, seperti pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, dan pembangunan komunitas yang berkelanjutan.

Kegiatan KKN-PMM Periode 2 Tahun 2025 ini mengusung tema: "Sinergi Kesehatan Fisik, Mental, Finansial, dan Lingkungan dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)." Dengan pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif, mahasiswa diharapkan dapat merancang program-program yang berfokus pada pengembangan ekowisata, yang tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui integrasi berbagai aspek kesehatan fisik, mental, finansial, dan lingkungan.

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem desa yang berdaya saing, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian SDGs di tingkat lokal. Desa Kerambitan merupakan salah satu desa yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan KKN-PMM periode ini. Sebanyak 26 mahasiswa Universitas Warmadewa diterjunkan di desa Kerambitan untuk melakukan KKN selama 5 minggu.

Salah satu program kerja yang dilakukan adalah penyuluhan mengenai "Stop Cyberbullying, Start Respecting." Kegiatan ini relevan dengan SDGs, bertujuan memberikan edukasi kepada remaja dan masyarakat tentang bahaya cyberbullying, cara mencegahnya, serta membangun budaya komunikasi yang positif di dunia digital. Program ini juga berfokus pada pengurangan kekerasan berbasis gender di dunia maya dengan mendorong kesetaraan, penghormatan, dan perlindungan terhadap semua individu tanpa diskriminasi.

Materi yang disampaikan mencakup edukasi tentang aturan dan sanksi hukum terkait cyberbullying sesuai peraturan perundang-undangan di Indonesia, seperti Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran hukum pada peserta agar memahami konsekuensi perundungan daring, menghargai hak privasi orang lain, serta membentuk perilaku bermedia digital yang bertanggung jawab dan sesuai etika.

Dari segi kesehatan, program ini juga memaparkan dampak cyberbullying terhadap kesehatan mental dan fisik, termasuk gejala stres, kecemasan, depresi, penurunan kepercayaan diri, hingga risiko perilaku menyakiti diri sendiri. Edukasi tentang pencegahan, deteksi dini, dan penanganan awal masalah psikologis akibat perundungan daring juga disampaikan. Mahasiswa dengan latar belakang kesehatan memberikan panduan untuk menjaga kesehatan mental, strategi koping positif, dan akses layanan konseling yang tersedia.

Kegiatan ini diikuti oleh 62 siswa kelas 8A SMP. Penyuluhan "Stop Cyberbullying, Start Respecting" menghasilkan peningkatan pemahaman siswa mengenai definisi, bentuk, dan dampak cyberbullying, baik dari sisi hukum maupun kesehatan mental. Peserta menunjukkan sikap lebih kritis dalam menggunakan media sosial, mampu mengidentifikasi perilaku yang termasuk perundungan daring, serta memahami langkah pencegahan dan penanganannya. Selain itu, program ini menumbuhkan budaya saling menghargai di lingkungan sekolah, baik dalam interaksi langsung maupun komunikasi daring.

 

kkn ppm warmadewa

 

wartawan
Redaksi
Category

Gubernur Koster Tegaskan Transformasi Digital Harus Perkuat Budaya Lokal

balitribune.co.id I Bandung - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan transformasi digital harus menjadi instrumen untuk memperkuat identitas budaya dan menjaga kelestarian lingkungan, bukan justru mengikis nilai-nilai lokal yang menjadi jati diri masyarakat. Penegasan itu disampaikan saat menjadi keynote speaker pada 5th International Conference on Digital Humanities 2026 yang diselenggarakan Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Badung Pastikan Warga 'Bedridden' Dapat Bantuan Rp1 Juta Per Bulan

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memastikan warga dengan kondisi bedridden atau tidak mampu beraktivitas secara mandiri mendapat bantuan tunai sebesar Rp1 juta per bulan. Program tersebut kembali ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat mengunjungi warga penyandang disabilitas dan bedridden di Banjar Pasekan, Desa Abianbase, Kecamatan Mengwi, Minggu (19/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Solusi Kemacetan Badung Selatan, Proyek Jalan Lingkar Barat Digenjot

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap pelaksanaan program atau kegiatan strategis APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026, pada Sabtu (18/7/2026). Peninjauan ini untuk monitoring dan evaluasi pengendalian pembangunan untuk memastikan realisasi administrasi dan fisik sesuai target yang ditetapkan.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Proyek Strategis Pengendali Banjir di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Dalam rangka mengatasi banjir di Wilayah Badung Tengah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, melaksanakan peninjauan terhadap proyek strategis di wilayah Kecamatan Kuta, pada Sabtu, (18/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Optimalkan Teba Modern, Pengelola Pasar Desa Adat Lelateng Ubah Sampah Jadi Kompos

balitribune.co.id I Negara - Pascapembatasan pembuangan sampah organik ke TPA Peh, penanganan sampah kini tidak hanya menjadi perhatian serius pemerintah. Komitmen mengelola sampah juga dibuktikan oleh pihak desa adat, seperti yang dlakukan pengelola Pasar Desa Adat Lelateng, Kecamatan Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.