Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Manajemen Tanah Lot Dorong Musyawarah Soal PKS

Tanah Lot
Bali Tribune / TANAH LOT - Suasana kunjungan wisata di Tanah Lot.

balitribune.co.id | Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mendorong seluruh pihak mengedepankan komunikasi dan musyawarah terkait perjanjian kerja sama (PKS) dengan pemerintah daerah soal tata kelola objek wisata pada 17 November 2026. 

Upaya dialog terbuka tersebut dinilai sangat penting untuk menjamin keberlanjutan pengelolaan destinasi ikonik di Tabanan tersebut serta menjaga kondusifitas. 

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengimbau Pemerintah Kabupaten Tabanan, Desa Adat Beraban, Pengempon Pura Luhur Tanah Lot, serta masyarakat luas agar mengutamakan penyamaan persepsi. Pembahasan mendalam diperlukan agar skema kemitraan mendatang memiliki landasan hukum, struktur kelembagaan, serta mekanisme kerja yang transparan.

Sudiana menilai munculnya ragam pandangan terkait tawaran kerja sama melalui Perumda Sanjayaning Singasana merupakan bagian wajar dari proses dinamika berdemokrasi. Pihaknya berharap silang pendapat mengenai formulasi kelola kawasan tidak digiring menjadi bentuk perselisihan antara warga lokal dan pemerintah daerah. “Tentu masih diperlukan komunikasi dan pembahasan lebih lanjut untuk merumuskan bentuk kerja sama serta tata kelola yang paling tepat,” ujan Sudiana.

Ia menambahkan, adanya pandangan atau usulan yang berbeda dalam proses pembahasan menurutnya adalah hal yang wajar. “Jangan sampai perbedaan pemikiran mengenai bentuk tata kelola kemudian dimaknai sebagai konflik antara masyarakat Beraban dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan atau dengan Bapak Bupati,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sudiana menegaskan bahwa keberadaan destinasi Tanah Lot merupakan aset bersama yang menuntut tanggung jawab seluruh elemen untuk memelihara reputasi daerah.

Iklim kondusif perlu dirawat bersama sembari memberikan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk menuntaskan negosiasi. “Tanah Lot adalah milik kita bersama dalam pengertian tanggung jawab untuk menjaga nama baik destinasi ini,” imbuhnya.

Karena itu, sambungnya, ia berharap semua pihak ikut menjaga suasana tetap sejuk dan kondusif sambil memberikan ruang kepada para pihak untuk menyelesaikan pembahasan tata kelola melalui komunikasi dan musyawarah.

Di tengah proses pembahasan regulasi tersebut, pengelola memastikan aktivitas penerimaan wisatawan, sistem pengamanan, serta kebersihan lingkungan di area objek wisata tetap berjalan prima tanpa hambatan.

Pihak manajemen berkomitmen untuk bersikap netral dan siap mengawal seluruh tahapan transisi kebijakan. “Saya berada pada posisi menjalankan amanah operasional. Apa pun keputusan para pihak nantinya, sepanjang ditetapkan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, tugas saya adalah memastikan Tanah Lot tetap aman, pelayanan wisatawan tetap baik, dan transisi pengelolaan tidak mengganggu destinasi,” pungkas Sudiana. 

wartawan
JIN
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng PT KAI, Pemkab Badung Siapkan Moda Trem Penghubung Kuta hingga Canggu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menandatangani Naskah Kesepakatan Bersama rencana pengembangan perkeretaapian di Kabupaten Badung, Selasa (1/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.