Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masalah Aplikasi, Gaji ASN di Gianyar Tersendat

Bali Tribune / ASN Pemkab Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Harapan tahun baru 2021 lebih cerah, namun Aparatur Negeri Sipil (ASN) di lingkungan Pemkab Gianyar malah  gigit jari. Karena hingga kini belum juga menerima transferan gaji. Kondisi inipun memebuat ASN mulai pakrimik lantaran tidak sedikit dari mereka yang sangat tergantung dari gaji, dan tidak bisa lagi mengandalkan usaha sampingan akibat Pandemi covid-19. Belum lagi potongan uang kesejahteraaan yang harus mereka relakan.

Dari keterangan yang diterima, Selasa (5/1), keterlambatan gaji ini tidak hanya dialami pegawai setingkat staf, tetapi hampir setiap golongan, tak terkecuali para pejabat. Tak sedikit dari mereka yang dibuat pusing oleh kondisi ini. Padahal awal tahun ini, selain Pandemi berlalu, pemotongan tunjangan juga tidak ada lagi. Justru sebaliknya, malah gaji tak kunjung turun. “Kalau tidak pandemi, mungkin kami ada jalan lain, tapi sakarang ini kami benar-benar  mengandalkan gaji bulanan," keluh seorang ASN

Secara terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Gianyar, Ngakan Ketut Jati Ambarsika saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih menggelar sub meeting dengan Kementerian Dalam Negeri terkait masalah ini. "Kita masih krodit. Kita masih sub meeting dengan Kemendagri terkait pembayaran gajinya. Sebab aplikasinya (aplikasi SIPD atau Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) belum jalan. Sebab itu kan dana dari pusat. Saat ini sedang diupayakan maping (pemetaan) gaji, biar tidak salah nanti penyalurannya," ujarnya.

Ngakan Jati mengatakan, keterlambatan gajian selama empat hari ini, kata dia, bukan dikarenakan defisit anggaran. Bahkan, kata dia, gaji sebesar Rp 54 miliar telah dikirimkan Pemerintah Pusat ke kas daerah. Dia menegaskan, keterlambatan ini hanya dikarenakan sistem aplikasi SIPD. "Saat ini kita masih mencari solusi bagaimana cara membayarnya. Permasalahannya terletak pada aplikasi, karena kita sekarang beralih ke SIPD," pungkasnya.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra juga mengatakan hal yang sama. Disebutkan, hampir seluruh Bali sampai di provinsi mengalami hal yang sama karena APBD sekarang berbasis SIPD, aplikasi yang baru. Saat ini sudah dikerjakan (untuk pencairan gaji). Terkait pegawai yang memiliki utang dengan sistem pembayaran potong gaji diharapkan agar dibayar tunai dulu. 

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Memasuki Masa Tenang, Baliho Calon Perbekel di Kemenuh Ditertibkan

balitribune.co.id | Gianyar - Sejumlah baliho calon perbekel masih ditemukan terpasang meski sudah memasuki masa tenang Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026. Menanggapi hal tersebut, Panitia Pilkel Desa Kemenuh bersama kepolisian menertibkan atribut kampanye tersebut di wilayah Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kera Resahkan Warga Nyalian, Rusak Lahan Pertanian hingga Masuk Pemukiman

balitribune.co.id | Semarapura - Perbekel Desa Nyalian, Cok Gede Agung Putra, mengeluhkan keberadaan kera ganas yang merusak tanaman pertanian warga. Ia menyampaikan kondisi tersebut kepada Kepala BPBD Klungkung, Putu Widiada, S.Sos., melalui grup penanggulangan bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Tegaskan Rp32,45 Miliar untuk Revitalisasi 94 Sekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 32,45 miliar untuk merevitalisasi 94 satuan pendidikan pada Tahun Anggaran 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dibuka langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, di Aula Mall Pelayanan Publik (MPP) Karangasem pada Kamis (10/9/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bos PMA Asal India Kabur Bawa Ratusan Miliar, Komisaris Serahkan Mobil Mewah ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi investasi bodong berkedok jual beli emas kembali menelan ratusan korban di Indonesia. Direktur Utama PT Nellafa Refinery and Bullion sekaligus PT Nellafa Fine Jewellery, Jaya Krishna Reddy, warga negara asing (WNA) asal India, dilaporkan kabur ke luar negeri setelah melarikan dana dan emas nasabah yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerebek Bandar Sabu Polisi Temukan Senpi

balitribune.co.id | Singaraja - Satresnarkoba Polres Buleleng menangkap seorang petani berinisial MN (50) di rumahnya, Banjar Dinas Tamblingan, Desa Munduk, Banjar, Buleleng (3/9/2026). Penangkapan tersangka pengedar sabu ini justru membuka kasus pidana lain setelah polisi menemukan senjata api (senpi) rakitan beserta delapan butir amunisi ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.