Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Melihat Peluang Kandidat PDIP Bali Dalam Pilkada 2024

Bali Tribune / Umar Ibnu Alkhatab - Analis Kebijakan Publik

balitribune.co.id | Saat ini semua kandidat kepala daerah di Bali telah diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum di masing-masing wilayah, provinsi maupun kabupaten/kota. Dari semua kandidat itu, kandidat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi sorotan tersendiri pasca pecah kongsi antara PDIP dengan Presiden Jokowi yang sebelumnya adalah  kader PDIP. Pecah kongsi akibat perbedaan pilihan politik di Pilpres 2024. Putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, menjadi cawapres Prabowo Subianto. Sementara PDIP mengusung mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden. Pecah kongsi ini ditengarai akan berimbas pada pemilihan kepala daerah yang akan dihelat pada bulan November 2024 mendatang.

Banyak kalangan menyebutkan bahwa dukungan politik kepada para kandidat di daerah akan mengikuti kekuatan politik yang ada di Jakarta, dan dengan tidak ada lagi dukungan politik dari Presiden Jokowi, bisa dipastikan bahwa PDIP Bali akan bekerja lebih keras lagi untuk mengambil kemenangan dalam pemilihan kepala daerah pada bulan November nanti. Pertanyaan kita, bagaimana peluang para kandidat yang diusung oleh PDIP Bali?

Secara historis, PDIP memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Bali. Tidak saja karena Bung Karno sebagai anak kandung Bali, tetapi juga karena Bali telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari karir politik Megawati Soekarnoputri. Pascakongres Medan yang menahbiskan Megawati sebagai Ketua Umum DPP PDIP untuk pertama kalinya pada era reformasi, Kongres PDIP di Bali tahun 2005 kembali memperkuat posisi Megawati itu, dan bahkan pada kongres-kongres berikutnya, dan terakhir di Bali tahun 2019, posisi ikon perlawanan PDIP terhadap kesewenangan Orde Baru itu belum tergantikan. Hubungan emosional PDIP dan Bali kemudian diperkuat dengan kemenangan PDIP dalam pemilihan legislatif pusat maupun daerah sejak pemilu pertama era reformasi tahun 1999 hingga tahun 2024.

Kekuatan sejarah ini tentu akan menjadi basis utama PDIP untuk mempertahankan pengaruhnya di Bali sekaligus sebagai benteng yang kuat guna menghadapi upaya dari pihak manapun untuk menghapus seluruh pengaruh PDIP di Bali.

Dan pilkada 2024 adalah batu ujian yang sesungguhnya karena pendulum politik nasional sedang tidak berpihak kepada PDIP, dan jika tidak dihadapi dengan serius dan kerja keras, pengaruh PDIP di Bali akan berkembang menjadi partai yang lemah secara politik, dan secara alamiah akan tergantikan dengan kekuatan politik lain, dan dengan demikian hubungan emosional PDIP dan Bali akan menjadi kenangan sejarah yang pahit.

Tentu saja, pilkada 2024 di Bali akan menjadi sangat menarik untuk dicermati karena, sebagaimana yang telah penulis sampaikan di atas, bahwa ia akan menjadi batu ujian yang sesungguhnya bagi PDIP pasca berubahnya pendulum politik nasional. Jika dalam sepuluh tahun terakhir PDIP Bali memenangkan hampir seluruh kepala daerah di bali, maka pilkada 2024 ini akan menjadi arena pertempuran yang sangat menentukan bagi masa depan PDIP di Bali. Jika PDIP berhasil meraup semua kemenangan dalam pilkada, baik provinsi maupun kabupaten/kota, maka kemenangan ini adalah revans atas kekalahan dalam pilpres 2024 yang digelar Pebruari lalu, juga sekaligus mempermanenkan pengaruh PDIP di Bali pada tahun-tahun mendatang.

Hemat penulis, pilkada 2024 adalah pertempuran yang harus dimenangkan jika ingin memenangi peperangan yakni peperangan melawan upaya penghilangan pengaruh dan pelemahan PDIP sebagai entitas politik di Bali. Itulah peperangan yang sesungguhnya, dan itu sebabnya mengapa Megawati, saat berpidato dalam acara penyerahan rekomendasi bagi calon kepala daerah dari PDIP di Jakarta tanggal 24 Agustus 2024, mengingatkan bahwa Bali menjadi salah satu daerah yang menjadi basis suara PDIP yang akan dihabisi lawan-lawan politiknya saat Pilkada Serentak 2024.

Megawati tampaknya sudah mencium gelagat itu sehingga ia meminta kadernya untuk tidak takut saat lawan politik berusaha melemahkan semangat menjelang Pemilu 2024. Hal itu dikatakan Megawati saat hadir langsung dalam konsolidasi pemenangan pemilu DPD PDIP Bali pada bulan November 2023.

Di samping itu, pilkada 2024 ini menjadi tantangan tersendiri bagi PDIP Bali setelah beberapa kadernya menyatakan diri keluar dari PDIP Bali dan kemudian maju menjadi kandidat dari partai lain. Tetapi hal itu bukanlah tantangan yang besar karena seusai putusan Mahkamah Konstitusi terkait ambang batas pencalonan kepala daerah, beberapa partai yang tidak berkoalisi dengan PDIP pada pilpres yang lalu menyatakan dukungan kepada kandidat dari PDIP Bali. Mengalirnya dukungan dari partai lain itu menandakan adanya daya tarik tersendiri di dalam diri kandidat yang diusung PDIP.

Daya tarik itu di antaranya adalah konsepsi 100 tahun Bali ke depan yang memuat gambaran tentang peradaban masa lalu Bali, tentang apa yang telah dicapai saat ini, dan tentang apa yang akan dihadapi di masa depan. Kompleksitas persoalan Bali telah digambarkan secara detail hingga 100 tahun ke depan, dan hal itu mencerminkan sisi kandidat PDIP yang visioner. Salah satu ketua partai pengusung kandidat PDIP mengaku bahwa konsep yang visioner itu mendorong partainya mendukung kandidat PDIP meskipun secara nasional berseberangan dalam pilpres 2024.

Akhirnya, kekuatan sejarah, keinginan untuk revans, dan dukungan partai-partai di luar PDIP akan memberikan suntikan yang memungkinkan kandidat PDIP memenangi pertempuran dan peperangan sekaligus. Peluang itu bisa dicapai jika semua kader PDIP memaksimalkan semua potensi yang ada, bahu membahu menyingkirkan hambatan yang potensial menggerogoti kekuatan, wallahu a'lamu bish-shawab.

wartawan
Umar Ibnu Alkhatab
Category

Rokok Ilegal Marak di Badung, Tim Gabungan Sita 23 Slop dan 15 Bungkus dari Warung

balitribune.co.id | Mangupura - Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Badung mulai mendapat perhatian serius. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung bersama Kantor Bea Cukai Denpasar menggelar inspeksi mendadak (sidak) dengan menyasar sejumlah warung dan tempat usaha yang diduga menjual rokok tanpa cukai.

Baca Selengkapnya icon click

Komisi I DPRD Badung Tinjau Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Hibah Aset Rp 6,15 Miliar Masuk Tahap Pembahasan

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi I DPRD Kabupaten Badung bersama Ketua DPRD Badung melakukan peninjauan lapangan ke Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi terhadap permohonan hibah sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Badung kepada Desa Adat Kedonganan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Capaian Pendataan Perlinsos Digital di Badung Masih Rendah, 79 Ribu KK Belum Terdata

balitribune.co.id | Mangupura - Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital di Kabupaten Badung masih menghadapi tantangan, khususnya di kawasan Kuta. Kecamatan Kuta bersama Kuta Utara dan Kuta Selatan tercatat sebagai wilayah dengan capaian pendataan terendah hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Peringatan Dini dan Respons Bencana, BPBD Bali Eksplorasi AI

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika cuaca ekstrem melanda beberapa wilayah sekaligus, informasi kebencanaan dapat mengalir dari berbagai sumber dalam waktu yang bersamaan. Laporan masyarakat, pemerintah daerah, media sosial, hingga petugas lapangan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, bagaimana memastikan informasi yang berlimpah tersebut dapat diolah menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perumda Pasar Rencanakan Revitalisasi Total Pasar Kreneng Senilai Rp140 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar menyiapkan rencana revitalisasi total Pasar Kreneng yang telah beroperasi sejak 1983. Memasuki usia lebih dari empat dekade, kondisi pasar dinilai membutuhkan pembaruan menyeluruh untuk mengoptimalkan sirkulasi dan ruang perdagangan.

Baca Selengkapnya icon click

Bertepatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Klungkung Serahkan Bantuan Rp3,8 Miliar untuk Nelayan dan Petani

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Kamis (1/10/2026). Mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", peringatan tahun ini dirangkaikan dengan aksi nyata penguatan ekonomi warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.