Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

"Mendulang Cinta" dari Pohon Tua Creatorium

Bali Tribune/ Dadang Pranoto.
balitribune.co.id | Denpasar  - Dadang Pranoto, penyanyi gimbal yang menulis lirik bagaikan puisi dalam kitab-kitab sucinya kembali menelurkan karyanya. Bisa dikatakan lagu yang digelindingkan di tahun 2019 kali ini, sangat sarat dengan mistis.
 
Proyek barunya yang digawangi Palel Atmoko (Navicula/Soulfood) pada drum dan Kevin Suwandhi pada kibor/bas itu menyuguhkan warna musik yang sebelumnya tidak pernah dia mainkan ke publik. Bukan grunge, bukan blues, bukan pula folk.
 
Tema yang diusung dalam lagunya kali bertajuk "Pohon Tua Creatorium". Sekilas, memang terbaca crematorium sehingga terkesan bagaikan tempat kremasi jenazah. Ternyata, dimaksudkan Dadang adalah yang mati itu batasan-batasan kreasi. Seakan terkesan bahwa pemahaman musik yang kaku.
 
"Mendulang Cinta" Itulah judul singel perdana Pohon Tua Creatorium. Usut punya usut, ternyata lagu ini ditulis khusus untuk sebuah buku berjudul I’m All Ears. Buku kecil karya Eko Wustuk bersama tim Edraflo yang berkisah tentang sepak terjang pasangan musisi yang juga suami istri: Endah N Rhesa (EAR).
 
“Kadang orang hanya bisa melihat burung itu terbang, tapi tak cari tahu bagaimana bisa terbang. Aku nulisnya berdasarkan draft buku yang akan dirilis. Tapi mungkin sisi gelapnya enak dinyanyikan dan dibagi ke publik: perjalanan musik EAR yang berjuang dari bawah hingga hari ini,” lanjutnya menuntaskan.
 
Lagu ini dirilis tanggal 22 Februari 2019 secara digital di sejumlah kanal musik seperti iTunes, Apple Music, Spotify, Youtube dan sejumlah tempat lainnya. Sekedar diketahui, baik Endah maupun Rhesa sama sekali tidak tahu bahwa Pohon Tua menulis sebuah lagu khusus berpijak pada naskah buku mereka.
wartawan
release
Category

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Balap Sepeda Bocah Berujung Kasus Hukum, Dua Joki Diamankan Polres Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Aksi balap sepeda liar yang disertai perjudian di Jalan Kartini, Kelurahan Kaliuntu, Buleleng, dibongkar Polres Buleleng. Sebanyak 32 orang diamankan, 30 di antaranya masih di bawah umur. Polisi menyita uang taruhan Rp3,06 juta, dua sepeda yang telah dimodifikasi, serta tiga ponsel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.