Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menembak Denpasar Terus Berburu Medali Emas

Bali Tribune / Petembak Denpasar Helga Riftiana yang meraih medali emas nomor 10 meter rifle beregu putri

balitribune.co.id | Denpasar - Tim menembak Denpasar terus menambah pundi-pundi medali emas pada ajang Porprov Bali XV/2022, yang dilangsungkan di Lapangan Tembak Tohpati Denpasar.

Kamis (24/11), menembak Denpasar berhasil menambah 2 medali emas, dan secara kumulatif telah mengumpulkan 10 emas, 5 perak, dan 6 perunggu. Jumlah emas Denpasar terpaut cukup jauh dari daerah lain seperti Buleleng yang hanya kebagian 2 emas, 1 perak dan 3 perunggu. 

Sementara itu posisi ketiga ditempati Badung yang hanya kebagian 1 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Kemudian Klungkung berhasil mencuri 1 emas, dan 2 perak. Jembrana kebagian 2 perunggu, dan Gianyar 1 perak dan 1 perunggu. Sedangkan 3 daerah masih nihil medali yakni Bangli, Tabanan, dan Karangasem, belum mampu memecahkan medali di ajang pesta olahraga multi event dua tahunan hingga kemarin. 

Pelatih Perbakin Denpasar Made Sugiantara mengatakan prestasi gemilang yang ditorehkan atletnya karena konsisten menjalani proses latihan secara berkelanjutan, hingga tidak ada istilah libur dan selalu latihan jelang Porprov.

Pria yang biasa disapa Pak Rino ini mengatakan, bahkan latihan timnya sangat lama, dan tidak pernah mengenal lelah untuk terus meningkatkan skor menembak. Alhasil, kerja keras itu terbayar lunas hingga beberapa hari jelang pertandingan berakhir status juara umum sudah mampu diraih. 

Sementara itu hasil pertandingan kemarin, nomor 10 meter rifle perorangan putri medali emas diraih Ida Ayu Risma Anjeli Putri (Klungkung) dengan skor 584, perak diraih Savitri Mirzaela (Buleleng) skor 576, perunggu diraih Aura Fatikha Firdaus (Badung) skor 576. Kemudian nomor 10 meter rifle beregu putri medali emas diraih  Denpasar (I Gusti Ayu Mas Bintang s, I Gusti Ayu Bintang, dan Helga Riftiana). 

Kemudian medali perak diraih Klungkung lewat Ida Ayu Risma Anjeli, Luh Veny Ratih Krisnadewi, dan Ida Ayu Agung Cintya. Medali perunggu Buleleng (Ni Ketut Eni Meinawati, Savitri Mirzaela, dan Putu Mia Loviani). Selanjutnya nomor 25 meter pistol perorangan putri emas Lily Sulistyadewi Tirtajaya ( Denpasar) skor 274, perak Dwi Chrisnawati (Badung) skor 273, dan perunggu Tjokorda Istri Amrita skor 259.

Untuk nomor 25 meter pistol beregu putri emas diraih Badung, perak Denpasar, dan perunggu disabet Jembrana.

wartawan
NOM
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.