Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Merajan dan Atap Rumah Tertimpa Pohon Kelapa

Bali Tribune / TUMBANG - Pohon kelapa tumbang menimpa merajan dan atap rumah warga di Dawan Kaler.

balitribune.co.id | Semarapura - Hujan disertai angin kencang yang datang seharian di beberapa tempat di Kabupaten Klungkung kembali menyebabkan bencana. Kali ini sebuah pohon kelapa yang lumayan tinggi dan cukup besar menimpa atap rumah  dan merajan rumah warga di Banjar Mekulis Desa Dawan Kaler, Kecamatan Dawan, Klungkung rusak, Rabu (8/12/21).

Kejadian ini tidak menyebabkan korban jiwa atau luka-luka, namun pemilik rumah Komang Sriutami mengaku  mengalami kerugian puluhan juta akibat peristiwa tersebut.

Ditemui Pemilik rumah Komang Sriutami menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 Wita. Saat kejadian ia dan 5 orang anggota keluarganya sedang berada di dalam rumah. "Kejadiannya jam 5 pagi, saya dengar suara gemuruh. Saya kira itu gempa," ungkap Komang Sriutami.

Saat itu menurut pengakuan Sriutami ,dirinya terbangun dan langsung memanggil mertuanya,karena ada suara menggelegar menimpa rumahnya. Setelah dicek, ternyata pohon kelapa berukuran besar  yang berada di pekarangan rumahnya tumbang menimpa bangunan merajan dan atap rumahnya. "Beruntung batang pohon itu sempat terhalang tembok, sehingga tidak langsung menghantam rumah dan orang di dalam rumah selamat. Tapi bangunan merajan mengalami kerusakan cukup parah," ujarnya.

Proses evakuasi pohon tumbang itu dilaksanakan BPBD Klungkung. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian akibat musibah itu diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan, pohon kelapa yang menimpa rumah di Desa Dawan Kaler tumbang karena tanah yang sudah labil. Dengan musibah itu, sejak hujan deras Minggu (5/12/21) dirinya sudah menangani 15 kejadian pohon tumbang. Termasuk 2 tembok warga ambrol, dan 4 peristiwa tanah longsor.

"Saat ini badai La Nina masih terjadi,dimana hujan bisa datang tiba-tiba disertai angin kencang. Potensi gelombang tinggi yang datang tiba-tiba juga masih terjadi, sehingga warga diharapkan untuk tetap waspada, utamanya yang berada tinggal didaerah dekat tebing atau pohon tinggi dan aktivitas nelayan dan penyebrangan laut," jelas Putu Widiada mengingatkan warga agar siiaga bencana.

wartawan
SUG
Category

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.