Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Metamorfosa Bulan Puasa

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Besok malam umat Islam Indonesia bahkan di seluruh dunia membuka gerbang emas bulan mulia dengan Sholat Taraweh berjamaah. Berselang 5-6 jam kemudian, kita pecahkan keheningan di ujung malam dengan Sya'um Ramadhan. Banyak predikat yang melekat di bulan ini; sahrul mubarakh, sahrul qur'an, sahrul tarbiyah dan predikat mulia lainnya. Singkatnya; bulan ramadhan adalah bulan dimana umat Islam menempah diri untuk meraih banyak keutamaan. Guna menyingkap hikmah dan keagungan bulan ini; selain mentadabbur Al-Qur'an terutama Surat Al-Baqarah 183 yang paling sering dikutip oleh para Ustadz ketika berbicara tentang puasa ramadhan, Saya mencoba menjelajah 5 diantara ribuan kitab yang mengulas rinci tentang puasa dan puasa ramadhan. Syekh Salim bin Abdullah, ahli fiqih dan tasawwuf bermadzhab Syafi'i menuntun umat Islam yang berpuasa ramadhan dengan mutiara kebajikan. Inti pesan Sang Guru yang paling fundamental adalah bahwa puasa ramadhan adalah benteng peneguh iman dan pemusnah dosa. Fatwa Arkam al-Islam (kumpulan fatwa) Syaikh Muhammad bin Shalih al-Sulaiman yang disusun Fahd bin Nashir al-Utsaimi hal. 451-496 telah mengupas hikmah dan hukum puasa yang memberi guidens bagi umat untuk mendalami samudera sa'um yang menyimpan kilau berlian. Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dalam kitab Mudzakkurah fi Ahkam ash-Shiyam telah memberi tasiah secara amat detil tentang hukum puasa yang patut dipatuhi agar ibadah wajib ini membawa hasil maksimal bagi diri dan masyarakat. Imam Ibnu Rajab al-Hambali dgn kitabnya Bughyatul Insan fi Wazha'if Ramadhan menyodorkan kepada pembaca tentang hikmah puasa ramadhan sebagai pembentuk kepribadian dan pengempang erosi iman. AM Johnstone, seorang peneliti dari Riwett Research Institute, Inggris dibawah judul Fasting the Ultimate Diet telah memberikan rekomendasi ilmiah tentang puasa bagi kesehatan jiwa raga manusia. Simpul dari semua analisis para ahli itu bermuara kepada pemurnian rohani dan penguatan ragawi menuju apa yang oleh Allah dlm Al-Qur'an surat Al-Baqara 183 sebagai jalan mencapai derajat Muttaqin. Selain membaca dan mentadabbur al-Quran, kita seyogyanya menyelami kitab-kitab di atas sebagai makanan rohani di bulan tarbiyah. Agar segala penyakit hati menjadi remuk tak lagi bertahta. Ibarat pohon, esok hari, kita mulai meranggas daun-daun kering dan dahan-dahan lapuk yang saat ini melekat di jiwa raga. Daun kering dan dahan lapuk yang berserakan di tanah, kembali menjadi makanan rohani bagi proses suksesi dan regenerasi. Untuk secara bertahap memunculkan pucuk baru sebagai pengganti. Pucuk-pucuk ini kemudian merekah menjadi daun dan bunga untuk turut menunjang tumbuh kembangnya batang dan memperkokoh sang induk. Sampai akhirnya di pengujung puasa nanti, kita menjelma menjadi manusia baru yang insha Allah bersih dari noda; seperti Kepompong yang bermetamorfosa menjadi kupu-kupu. Dengan kondisi yang baru itu, kita pun bergegas menjemput hari kemenangan Idul Fitri.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.