Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Minim Pemanfaatan Limbah Kotoran Babi sebagai Bio Gas

BIOGAS - Pemanfaatan biogas di Gianyar masih minim.


BALI TRIBUNE - Kabupaten Gianyar merupakan salah satu kabupaten yang memiliki sentra ternak babi terbesar di Bali. Terdapat 87 usaha ternak babi, dengan jumlah peternak sekitar 1.582 orang. Dari jumlah peternak ini ada yang beternak babi secara mandiri atau usaha rumah tangga. Walau jumlah usaha ternak terbilang cukup banyak, namun warga yang memanfaatkan limbah kotoran babi menjadi bio gas bisa dihitung dengan jari. Hal ini diakui Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Gianyar, Ngakan Putu Readi. “Ya, memang pemanfaatan limbah kotoran babi belum dimanfaatkan maksimal, baru sebatas kotorannya dijual untuk pupuk,” terang Ngakan Putu Readi, Rabu (16/1). Diakuinya juga, sebelumnya ada sosialisasi pemanfaatan limbah kotoran babi untuk dimanfaatkan sebagai bio gas yang selanjutnya bisa untuk kompor rumah tangga. “Belum banyak yang tertarik memanfaatkan bio gas ini. Padahal potensinya sangat besar dan peternak sendiri bisa memanfaatkan limbah tersebut untuk dapurnya sendiri,” terangnya.  Sedangkan bila dikalkulasi dari jumlah peternak dan jumlah ternak, sedikitnya bisa terdapat seratusan warga yang memanfaatkan limbah kotoran babinya untuk bio gas. Dengan potensi satu peternak, satu kandang mencapai 100 ekor atau lebih, maka setidaknya lima rumah tangga bisa bebas dari kebutuhan tabung gas. “Persoalan yang ada, jarak kandang dengan rumah warga agak berjauhan, sehingga bio gas itu enggan dimanfaatkan. Padahal bisa,” tambahnya. Dari data yang dimilikinya, di Gianyar terdapat rata-rata babi sebanyak 138.000 ekor lebih. Jumlah ini relative stagnan, adanya kelahiran dan babi pedaging siap potong. Jumlah babi pedaging sekitar 34.000 yang terpotong dalam kurun waktu sebulan. Pemasaran daging babi ini sampai ke luar kabupaten Gianyar, khususnya Denpasar, Badung dan Klungkung.  Salah seorang warga asal Desa Buahan yang memanfaatkan ternak babinya sebagai bio gas adalah Dana Wirawan. Dirinya mengakui sejak delapan tahu lalu sudah memanfaatkan bio gas. “Semenjak itu, saya tidak pernah membeli tabung gas,” jelas Dana Wirawan.  Sedangkan untuk bisa mendapatkan bio gas, dirinya hanya memelihara paling sedikit lima ekor babi. Dimana dengan lima ekor babi, sudah bisa menghasilkan bio gas untuk kebutuhan rumah tangga. Hanya yang menjadi persoalan menurutnya, biaya awal yang dikeluarkan cukup tinggi. “Pada tahap awal membutuhkan dana sekitar Rp 12 juta dan sekitar 6 m3 kotoran babi, selanjutnya seumur hidup tidak membeli tabung gas. Dengan catatan minimal babi yang terpelihara lima ekor,” jelasnya.  Dana Wirawan juga bersedia membagikan ilmunya terkait penggunaan limbah babi menjadi bio gas kepada warga lainnya. “Potensinya untuk bio gas luar biasa, kasihan potensi itu terbuang percuma,” tandasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Rokok Ilegal Marak di Badung, Tim Gabungan Sita 23 Slop dan 15 Bungkus dari Warung

balitribune.co.id | Mangupura - Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Badung mulai mendapat perhatian serius. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung bersama Kantor Bea Cukai Denpasar menggelar inspeksi mendadak (sidak) dengan menyasar sejumlah warung dan tempat usaha yang diduga menjual rokok tanpa cukai.

Baca Selengkapnya icon click

Komisi I DPRD Badung Tinjau Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Hibah Aset Rp 6,15 Miliar Masuk Tahap Pembahasan

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi I DPRD Kabupaten Badung bersama Ketua DPRD Badung melakukan peninjauan lapangan ke Pasar Ikan Higienis Kedonganan, Kamis (1/10/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari proses verifikasi terhadap permohonan hibah sejumlah aset milik Pemerintah Kabupaten Badung kepada Desa Adat Kedonganan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Capaian Pendataan Perlinsos Digital di Badung Masih Rendah, 79 Ribu KK Belum Terdata

balitribune.co.id | Mangupura - Pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) digital di Kabupaten Badung masih menghadapi tantangan, khususnya di kawasan Kuta. Kecamatan Kuta bersama Kuta Utara dan Kuta Selatan tercatat sebagai wilayah dengan capaian pendataan terendah hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Peringatan Dini dan Respons Bencana, BPBD Bali Eksplorasi AI

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika cuaca ekstrem melanda beberapa wilayah sekaligus, informasi kebencanaan dapat mengalir dari berbagai sumber dalam waktu yang bersamaan. Laporan masyarakat, pemerintah daerah, media sosial, hingga petugas lapangan menghadirkan peluang sekaligus tantangan, bagaimana memastikan informasi yang berlimpah tersebut dapat diolah menjadi dasar pengambilan keputusan yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Revitalisasi Pasar Kreneng Telan Dana Rp140 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah lebih dari empat dekade beroperasi sejak 1983, Pasar Kreneng akan direvitalisasi total oleh Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar. Meski struktur bangunan ikonik ini dinilai masih kokoh, pembaruan menyeluruh tetap mendesak dilakukan demi meremajakan fasilitas dan meningkatkan kenyamanan pedagang serta pengunjung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.