Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

MotoGP Mandalika Pecahkan Rekor 157 Ribu Penonton

Rekor baru mandalika
Bali Tribune / REKOR BARU - Ajang balap kelas dunia MotoGP Mandalika 2026 Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatatkan rekor baru dengan total 157.875 penonton pada 9-11 Oktober 2026.

balitribune.co.id I Lombok Tengah - Ajang balap MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatatkan rekor baru dengan total 157.875 penonton sepanjang rangkaian penyelenggaraan 9-11 Oktober. 

Angka tersebut meningkat 12,5% dibandingkan penyelenggaraan 2025 yang mencatat 140.324 penonton, sekaligus menegaskan semakin kuatnya antusiasme masyarakat terhadap ajang balap dunia tersebut.

Pada balapan utama MotoGP, Marco Bezzecchi keluar sebagai juara. Sementara itu, Izan Guevara memenangi kelas Moto2 dan Maximo Quiles menjadi pemenang Moto3 sekaligus mengunci gelar Juara Dunia Moto3 2026 di Mandalika. Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan pencapaian tersebut tidak hanya menunjukkan semakin kuatnya daya tarik Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga kelas dunia, tetapi juga menjadi bukti kemampuan Indonesia menyelenggarakan mega event atau kegiatan internasional dengan standar global.

“Rekor jumlah penonton ini bukan sekadar tentang angka. Ini adalah kebanggaan Indonesia. Kita membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah ajang olahraga kelas dunia sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. MotoGP Mandalika harus terus menjadi momentum untuk menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan membawa nama Indonesia semakin dikenal dunia,” ujar Maya dalam siaran persnya, Senin (12/10/2026).

Kebanggaan Indonesia semakin lengkap dengan penampilan dua pembalap nasional di hadapan publik sendiri. Veda Ega Pratama berhasil finish di posisi keenam pada kelas Moto3, sementara Mario Suryo Aji menuntaskan balapan Moto2 di posisi ke-20. Kehadiran keduanya menjadi bagian penting dari legacy MotoGP Mandalika dalam membangun ekosistem motorsport nasional sekaligus menginspirasi generasi baru pembalap Indonesia untuk berkompetisi di panggung dunia.

Pengelola kawasan Mandalika terus memperkuat ekosistem Mandalika melalui pengembangan destinasi, peningkatan konektivitas, serta pelibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal. Pada penyelenggaraan 2025, MotoGP Mandalika melibatkan lebih dari 3.000 tenaga kerja lokal dan lebih dari 600 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), dengan estimasi dampak ekonomi nasional mencapai Rp4,96 triliun. Capaian tersebut menjadi benchmark penting bagi penyelenggaraan 2026, seiring meningkatnya jumlah penonton dan aktivitas ekonomi selama rangkaian balap tersebut.

“Bagi kami, keberhasilan MotoGP tidak berhenti ketika bendera finish dikibarkan. Legacy yang ingin dibangun adalah ketika semakin banyak wisatawan datang ke Mandalika, semakin banyak UMKM tumbuh, semakin banyak lapangan kerja tercipta, dan semakin kuat posisi Indonesia di peta pariwisata dunia. Inilah bagaimana MotoGP menjadi bagian dari perjalanan Indonesia mendunia,” ujar Maya.

Pihak penyelenggara ajang balap dunia tersebut mengakui kolaborasi menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event internasional di Mandalika. Selain memastikan kelancaran pelaksanaan balapan, penyelenggaraan MotoGP juga menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan kawasan, mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal, serta memperluas peluang ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat sekitar.

Pengalaman dari penyelenggaraan tahun ini menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan event berikutnya, baik dari sisi koordinasi antarpihak, kesiapan operasional, maupun keterlibatan masyarakat. Penyelenggara berharap, MotoGP di Mandalika memberikan nilai tambah yang semakin besar, tidak hanya bagi kawasan dan industri pariwisata, tetapi juga bagi masyarakat NTB. Sehingga sinergi yang telah terbangun perlu terus dijaga agar manfaat penyelenggaraan event internasional dapat dirasakan secara berkelanjutan. 

wartawan
YUE
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bansos Salah Sasaran, Kepala Wilayah Jadi Sasaran

balitribune.co.id | Gianyar - Sejumlah kepala kewilayahan di Kabupaten Gianyar menjadi sasaran kekesalan warga menyusul turunnya daftar Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial periode Juli–September 2026. Protes mencuat lantaran data penerima dinilai tidak tepat sasaran dan salah pilih.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.