Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Ngaben, Kebakaran juga Marak

Bali Tribune / Kebakaran Pura akibat percikan api kremasi saat musim ngaben

balitribune.co.id | GianyarSaat musim ngaben massal, kewaspadaan semua pihak harus ditinggkatkan. Tahun ini tidak hanya merenggut korban nyawa akibat ledakan kompor mayat, sejumlah bangunan suci hingga pohon pun dilaporkan kebakaran akibat percikan api.

Dari data yang dihimpun hingga Minggu (21/8), selama pelaksanaan proses ngaben juga terjadi  kebakaran pada Pura Prajepati Desa Adat Sayan, Ubud,  Jumat (19/8). Percikan api pengabenan juga mengakibatkan  bangunan pura keluarga milik I Putu Eka S, asal Ubud Kaja, Kelurahan Ubud juga terbakar, Sabtu (20/8). Diduga percikan api dari pembakaran terbawa angin hingga ke atap pura yang berbahan ijuk.

Ditengah berlangsung upacara pengabenan warga sempat melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Sebelum akhirnya api dijinakan petugas pemadam kebakaran. "Mungkin saat membakar petulangan, piyasan pura juga ikut terkena percikan api," ujar Ade salah satu warga yang sedang berada dilokasi TKP.

Kapolsek Ubud, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira mengatakan terjadinya peristiwa  kebakaran murni diakibatkan oleh adanya percikan api dari prosesi ngaben di Kuburan Desa Adat Ubud yang tidak jauh dari TKP. Kerugian materil diperkirakan kurang lebih sebesar Rp 75 juta. "Namun pihak korban tidak akan melaporkan peristiwa kebakaran tersebut secara hukum ke Polsek Ubud, diterima murni sebagai musibah," tandasnya.

Sementara, Kasatpol PP dan Damkar Gianyar, I Made Watha mengatakan, warga desa adat yang sedang dan akan melaksanakan pengabenan bisa memohon meminjamkan mobil damkar untuk menjaga kewaspadaan saat puncak upacara berlangsung. Mengingat cuaca mulai terik dan angin bertiup cukup kencang. Hanya saja damkar keterbatasan armada serta post damkar tidak boleh kosong.

"Bisa dimohonkan untuk pencegahan kebakaran, hanya saja kita keterbatasan armada punya 14 buah tapi siap pakai 10 buah, yang lainnya dalam keadaan rusak. Selama ini  beberapa desa adat atau masyarakat menyelenggarakan upacara ngaben sudah biasa memohonkan. Dalam SOP kebakaran di setiap pos kebakaran tidak boleh ada armada kosong tujuannya untuk antisipasi," imbuhnya.

wartawan
ATA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.