Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nelayan Cupel Ditemukan Tewas di Perairan Alas Purwo

Evakuasi
Bali Tribune / EVAKUASI - Petugas saat mengevakuasi jenazah nelayan korban, I Gusti Putu Sugiarta (38).

balitribune.co.id | Negara - Setelah empat hari dinyatakan hilang akibat kecelakaan laut di perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, I Gusti Putu Sugiarta (38), nelayan asal Desa Cupel, Kecamatan Negara, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan mengapung di kawasan perairan Hutan Alas Purwo, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).

Sebelum diidentifikasi oleh pihak keluarga, jenazah korban yang awalnya tanpa identitas tersebut sempat dikuburkan oleh warga di pesisir pantai Senggrong, Jawa Timur. Setelah berkoordinasi dengan petugas, keluarga bersama nelayan setempat membongkar makam dan mengevakuasi korban menggunakan dua jukung tradisional menuju Jembrana.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan, membenarkan penemuan dan evakuasi tersebut. "Korban ditemukan dan dievakuasi oleh nelayan ke Pantai Pengambengan," ungkap Dewa Hendri, Minggu sore.

Kasat Polairud Polres Jembrana, AKP I Putu Suparta, menjelaskan bahwa setibanya di darat melalui breakwater batuan timur Pengambengan, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans Klinik Pratama Polres Jembrana ke RSUD Negara.

"Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Negara guna dilakukan visum et repertum. Saat ini jenazah masih dititipkan di ruang jenazah karena pihak keluarga masih berembuk apakah akan dilakukan otopsi atau tidak," kata AKP I Putu Suparta, Minggu malam.

Sugiarta sebelumnya dilaporkan hilang setelah sampan fiber "Rahayu" yang ditumpanginya bersama dua rekannya mengalami kecelakaan di perairan Pulukan pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Sampan tersebut diduga menabrak kayu gelondongan yang mengapung di tengah laut hingga pecah dan tenggelam saat perjalanan pulang melaut.

Dua rekan korban, Neri Muhtakim (32) dan Samsul Hadi (36), berhasil diselamatkan 30 menit pascakejadian oleh nelayan Pengambengan yang melintas. Namun, Sugiarta yang saat itu berpegangan pada pecahan katir terpisah dan terseret arus laut yang kencang hingga menjauh.

Tim SAR Gabungan dibantu nelayan tradisional sempat melakukan pencarian intensif selama empat hari dengan memperluas area penyisiran di pesisir selatan Jembrana sebelum akhirnya mendapat informasi penemuan jenazah di wilayah Banyuwangi.

wartawan
PAM
Category

Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Dibantu Melalui Transfer Antar Daerah

balitribune.co.id | Negara - Ditengah keterbatasan anggaran yang kini tengah dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan untuk menjadi prioritas. Berbagai pola pembiayaan dilakukan untuk pembangunan infrastruktur publik di Jembrana. Salah satunya dengan bantuan melalui transfer antar daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Putra Bali Hadirkan Inovasi Mesin Pengolah Sampah Organik Tanpa Emisi

balitribune.co.id I Mangupura - Anak Agung Ngurah Panji Astika membuat gebrakan cara mengolah sampah sisa makanan dengan menghadirkan mesin somya untuk solusi sampah organik. Mesin somya dikenalkan ditengah darurat penanganan sampah di Bali, alat ini bekerja dengan kemudahan penanganan sampah tanpa emisi. 

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Momentum Idul Adha, Gairah Pasar Sapi Bali Terganjal Kuota

balitribune.co.id I Singaraja - Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi Bali di Kabupaten Buleleng, mengalami lonjakan signifikan. Kondisi ini membuat para pedagang dan peternak mulai kewalahan menghadapi tingginya minat pasar yang belum sebanding dengan kuota pengiriman ke luar daerah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Alat Berat Beroperasi Lagi, TPA Mandung Prioritaskan Sampah Perkotaan

balitribune.co.id I Tabanan - Aktivitas di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, kembali normal pada Kamis (23/4/2026) pagi setelah pasokan bahan bakar jenis Pertadex tiba.

Pihak pengelola saat ini sedang memprioritaskan sampah yang diangkut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan. Keputusan itu dilakukan untuk mengurai penumpukan sampah di wilayah perkotaan yang telah terjadi selama tiga hari.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.