Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Oknum Pol Air Diduga Curi Motor

Kapolresta Denpasar, AKBP Ruddi Setiawan memperlihatkan tersangka pecatan polisi, Gusti Nyoman Darma, kemarin.

BALI TRIBUNE - Citra polisi sedikit tercoreng oleh ulah seorang oknum berinisial RD. Anggota Direktorat Pol Air (Dit Pol Air) Polda Bali berpangkat Aipda ini, diduga melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor. Ulahnya ini tidak hanya mencoreng korps baju cekelat, tetapi juga menjadi kado buruk Hari Ulang Tahun (HUT) Pol Air ke 68, Sabtu (1/12) besok. Informasi yang berhasil dihimpun BALI TRIBUNE -  di lingkungan Mapolresta Denpasar siang kemarin, penangkapan oknum anggota Pol Air oleh tim gabungan Polsek Denpasar Selatan dan Dit Reskrimum Polda Bali di Jalan Ngayasan Sanur, Denpasar Selatan, Rabu (28/11) pukul 16.00 Wita ini berawal dari tertangkapnya rekannya bernama Gusti Nyoman Darma (52), yang merupakan pecatan polisi karena kasus percobaan pembunuhan selingkuhannya di sebuah perumahan di Tabanan pada Desember 2011 silam. "Saat ditangkap temannya (Gusti Nyoman Darma - red), anggota melihat dia (RD) ini lari. Sehingga dikejar sejauh 700 meter berhasil ditangkap di Jalan Danau Tempe. Saat itulah baru ketahuan kalau dia ini adalah anggota Pol Air," ungkap sumber terpercaya di Mapolresta Denpasar, Kamis (29/11). Selanjutnya kedua orang tersebut diamankan ke Mapolsek Denpasar Selatan beserta barang bukti satu unit sepeda motor. Dari hasil interogasi terhadap tersangka Gusti Nyoman  Darma, sepeda motor DK 5986 IE itu adalah hasil curian pesanan oknum anggota Pol Air RD yang menginginkan sepeda motor dengan harga murah darinya. Sepeda motor tersebut dicuri lalu diganti plat nomor palsu di depan Indonesia Power. "Plat nomor yang asli, menurut keterangan pelaku dibuang di got depan Indonesia Power," tuturnya. Terungkapnya pencurian sepeda motor ini berkat laporan korban Putu Sarjana (36) dengan nomor laporan polisi LP-B/112/XI/2018/Polsek Densel. Dalam laporannya, korban mengaku memarkir sepeda motornya DK 2635 KW itu di Jalan Ngayasan Sanur. Saat korban hendak mengambil sepeda motornya, sudah tidak ada di tempatnya. Sehingga warga Gianyar itu langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Denpasar Selatan. Setelah menerima laporan dari korban, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memeriksa saksi-saksi dan mengecek CCTV yang ada di seputaran lokasi kejadian. Salah seorang rekan korban ada yang ada di TKP mengaku melihat pelaku saat mengambil sepeda tersebut. Dan pelaku meninggalkan sepeda motornya dengan plat nomor palsu DK 3715 EV di lokasi kejadian. Ironisnya, sepeda motor tersebut dicuri ya pada tahun 2016 lalu. Berbekal informasi tersebut sehingga polisi melakukan penyanggongan di lokasi kejadian. "Jadi, pelaku pecatan polisi ini mencuri sepeda motor lalu dibawa pulang ke rumahnya di Jalan Karanganyar Gang II Denpasar Timur. Kemudian dia menghubungi temannya anggota Pol Air ini untuk mengantar dia ke lokasi kejadian untuk mengambil sepeda motornya. Sehingga pada saat itulah dilakukan penangkapan terhadap keduanya. Tapi tidak tahu, oknum Polisi Air ini masih ditangani Reskrim atau sudah diserahkan ke Propam. Yang jelas, masih didalami keterlibatan oknum Pol Air ini dalam pencurian sepeda motor," terangnya. Dalam jumpa wartawan di Mapolresta Denpasar siang kemarin, hanya tersangka pecatan polisi ini yang dihadirkan bersama tersangka kasus lainnya. Oknum anggota Pol Air itu tidak diketahui keberadaannya. Kapolresta Denpasar, AKBP Ruddi Setiawan, SIk mengatakan, hasil pemeriksaan sementara pelaku pecatan polisi ini telah mencuri tiga unit sepeda motor di lokasi berbeda. Namun pihaknya masih melakukan pendalaman dan pengembangan lebih lanjut. "Masih dilakukan pengembangan. Motifnya karena faktor ekonomi untuk kebutuhan hidupnya sehari-hari. Karena sejak dipecat dari polisi dan bebas dari penjara tahun 2014 lalu dia tidak punya pekerjaan," ungkapnya. Sementara tersangka yang ditemui BALI TRIBUNE -  mengatakan, awalnya ia hendak bermain tajen di lokasi kejadian. Namun ia melihat ada sepeda motor yang tidak terkunci sempurna sehingga ia mengambilnya dan membawa pulang ke rumah. Terkait rekannya RD, oknum anggota Pol Air, mantan anggota Buser Polsek Denpasar Selatan ini mengaku tidak mengajak dia untuk mencuri atau memberi tahu dia bahwa sepeda motor tersebut adalah hasil curian. "Saya belum beritahu dia (RD -red) kalau sepeda motor itu curian. Saya bawa pulang sepeda motor yang saya curi itu ke rumah, kemudian saya minta dia untuk antar saya ke tempat tajen itu untuk ambil sepeda motor saya. Jadi, dia belum tahu kalau sepeda motor itu curian," kata pria asal Gianyar ini. Sekedar info, tersangka Gusti Nyoman Darma sebelumnya adalah anggota Polri dengan pangkat terakhir Aiptu berdinas di Polsek Petang, Polres Badung. Pada awal Desember 2011 kasusnya menggemparkan seluruh Bali karena melakukan percobaan pembunuhan terhadap selingkuhannya di sebuah perumahan di wilayah Tabanan. Saat itu, wanita yang diselingkuhi itu sudah disekap, dan lubang kuburan juga telah disiapkan di belakang rumah. Namun para tetangga berhasil menggagalkan aksinya itu lantaran mendengar teriakan minta tolong dari korban. Oleh majelis hakim PN Tabanan, ia divonis empat tahun penjara. "Kejadian Desember 2011. Saya divonis empat tahun, tapi karena dapat remisi sehingga bebas tahun 2014," tuturnya santai.

wartawan
Redaksi
Category

Tunggakan Iuran BPJS Disorot, Kejari Buleleng Siap Dampingi Penagihan Peserta Mandiri

balitribune.co.id | Singaraja - Peserta BPJS Kesehatan kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri yang masih menunggak iuran kini menghadapi proses penagihan yang lebih serius. BPJS Kesehatan menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng untuk memberikan pendampingan hukum dalam upaya menagih tunggakan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Sasana Budaya Akhirnya Dilanjutkan, Sedot Anggaran Rp15 Miliar

balitribune.co.id | Bangli - Sempat menjadi pertanyaan masyarakat luas terkait kelanjutan penataan Sasana Budaya Giri Kusuma yang beralamat di Banjar Pekuwon, Kelurahan Cempaga Bangli akhirnya terjawab. Pemerintah Kabupaten Bangli  pada tahun 2026 kembali  mengalokasikan anggran senilai Rp15 Miliar untuk kelanjutan pembangunan tempat pementasan seni  budaya tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dorong Efisiensi Anggaran, Desa di Klungkung Diminta Gali Potensi Lokal

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung melanjutkan jalannya kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan, Desa, dan Kelurahan. Setelah menyasar Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan, kini giliran Kecamatan Banjarangkan yang dikunjungi, Selasa (15/9/2026).

Dua desa dipilih menjadi sampel monev di Kecamatan Banjarangkan, yakni Desa Tusan dan Desa Nyanglan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bayang-Bayang Kepunahan, Disbudpar Buleleng Gaet Anak Muda Lestarikan Wayang dan Prasi

balitribune.co.id | Singaraja – Upaya menjaga keberlanjutan kesenian tradisional Bali di tengah minimnya minat generasi muda terus dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Buleleng. Salah satunya melalui pergelaran Lomba Berbasis Tradisi dan Budaya Masyarakat Bali yang melibatkan pemuda dari sembilan kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus Kencang di Nusa Penida, Wisatawan Asal Malaysia Tewas saat Diving

balitribune.co.id | Semarapura – Musibah terseret arus saat beraktivitas diving kembali menelan korban jiwa di perairan Nusa Penida, Klungkung. Seorang wisatawan mancanegara (WNA) asal Malaysia, Siti Nuraini Binti Rusidi (40), meninggal dunia usai menyelam di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Rabu (16/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.