Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Oknum Wartawan Bobol Kartu Kredit

BOBOL - AKBP Nyoman Artana didampingi Kompol Wayan Artha memperlihatkan barang bukti dan kedua tersangka.

 BALI TRIBUNE - Seorang oknum wartawan televisi nasional bernama Adi Gunawan Saputra (29) dibekuk anggota Satuan Reskrim Polresta Denpasar di tempat kosnya Jalan Pulau Adi Nomor 5, Banjar Pedungan, Denpasar Selatan (Densel), Sabtu (8/12) pukul 03.00 Wita. Pria asal Palembang ini diduga melakukan tindak pidana pencurian dan pembobolan kartu kredit BCA milik korban Sunjoto Widjaja (52). Dalam aksinya, Adi bersama dua orang saudara sepupunya Darmawan dan Muzzaki Sadema (24). Namun Darmawan masih dalam pengejaran polisi lantaran sudah pulang ke Palembang. Sedangkan Muzzaki berhasil ditangkap polisi. Wakapolresta Denpasar, AKBP Nyoman Artana didampingi Kasat Reskrimnya Kompol Wayan Artha, SIk kepada wartawan di Mapolresta Denpasar, siang kemarin menjelaskan, berawal pada hari Kamis (15/11) pukul 20.30 Wita, Adi Gunawan bersama Darmawan pulang belanja oleh-oleh dengan mengendarai sepeda motor DK 4901 EP melintas di Jalan Merdeka Renon, Denpasar.  Sesampai di Rumah Makan Sederhana, mereka melihat tas pinggang milik korban terletak di tanah berada di belakang mobilnya. Melihat hal tersebut, Darmawan yang dibonceng meminta Adi Gunawan menghentikan kendaraannya lalu Darmawan turun mengambil tas itu dan dibawa pulang ke kosnya Adi. "Saat itu korban sedang ngobrol dengan temannya bernama Kristianto Prayogo (54), warga Jalan Teuku Umar Denpasar sehingga tasnya lupa. Saat masuk ke mobil dan mau berangkat, baru korban sadar tasnya tidak ada. Korban kemudian turun mengecek tasnya itu tetapi sudah tidak ada," ungkapnya. Sementara Adi dan Darmawan sesampai di kos membuka tas korban dan mengambil barang-barang korban, yaitu handphone, dua buah cincin, sejumlah kartu kredit dan ATM, SIM A dan C, STNK dan uang tunai sebesar Rp5 juta. Selanjutnya Darmawan menghubungi Muzzaki untuk melakukan pembobolan kartu kredit BCA milik korban. Bahkan malam itu juga mereka bertiga mendatangi Toko I - Box di Jalan Teuku Umar Denpasar dan Muzzaki melakukan transaksi namun gagal. Keesokan harinya pukul 08.00 Wita, Adi dan Darmawan makan di McDonal di Jalan Teuku Umar Barat seharga Rp85 ribu yang pembayarannya menggunakan kartu kredit korban. Selanjutnya pukul 11.11 Wita, mereka bertiga menggunakan mobil milik Adi bernomor polisi B 189 ADY ke Cellular World di Jalan Gatot Subroto melakukan transaksi pembelian handphone jenis Samsung Note 9 seharga Rp16,5 juta. Mereka juga membeli satu unit PS-3 serta dua buah stick di Kuta Game Square seharga Rp2,5 juta. "Setelah itu, Adi dan Muzzaki mengantar Darmawan ke bandara untuk pulang ke Palembang. Sampai di bandara, Darmawan menyerahkan handphone Samsung Note 9 yang baru dibeli itu kepada Adi. Sedangkan handphone dan dompet korban dibawa Darmawan ke Palembang. Sedangkan, tas korban dibuang," terangnya. Selanjutnya hari Sabtu (17/11) korban mendapat SMS bahwa kartu kreditnya BCA telah dilakukan transaksi di sejumlah tempat. Merasa tidak melakukan transaksi, keesokan harinya korban asal Jalan Bronggolan II Nomor 1 Surabaya, Jawa Timur ini melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Dentim dengan nomor laporan polisi; LP/338/XI/RES.1.8/2018/Bali/Resta Dps/Polsek Dentim, tanggal 18 November 2018. Setelah menerima laporan korban, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian memeriksa CCTV di TKP dan keterangan saksi-saksi. Dari CCTV terekam jelas saat Adi mengendarai sepeda motor dan sesampai di TKP Darmawan turun mengambil tas korban lalu kabur ke arah Jalan Mohamad Yamin Renon. Berbekal rekaman CCTV, polisi melakukan penyelidikan lebih mendalam dan berhasil menciduk Muzzaki di tempat kosnya di Jalan Kubu Anyar Kuta. Dari hasil pengembangan kemudian polisi meringkus Adi di tempat kosnya di Jalan Pulau Adi Denpasar. "Semua barang belanjaan menggunakan kartu kredit korban itu ada di tempatnya Adi. Yang melakukan transaksi adalah Muzzaki, tetapi mereka bertiga bersama-sama," urai perwira dengan pangkat dua melati di pundaknya ini. Sementara Adi Gunawan sendiri membantah bahwa dirinya melakukan aksi tersebut. Menurutnya, bukan dirinya yang mengambil melainkan rekannya Darmawan. "Sebelumnya saya tidak ikut-ikut dalam masalah ini karena yang mengambil barang adalah rekan saya," ujarnya. Mengenai handphone yang dibeli menggunakan kartu kredit korban ada di tangannya, ia juga membantab bahwa yang punya ide adalah rekannya bernama Darmawan. "Saya hanya menemani, dan D memberikan handphone karena dia tidak bisa membawa handphone itu. Saya minta maaf kepada keluarga serta teman-teman atas perbuatan saya ini," pungkasnya dengan nada sedih. Akibat perbuatannya itu, ia terancam 7 tahun penjara karena dijerat dengan Pasal 363 KUHP.

wartawan
redaksi
Category

Meski Pertamax Naik, Harga Pertalite dan Biosolar Tetap Aman di Rp10.000

balitribune.co.id | Jakarta - Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM non subsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green. Penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasi Antik Agung 2026: 138 Tersangka Ditangkap, 40.846 Jiwa Terselamatkan

balitribune.co.id | Denpasar - Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnakoba) Polda Bali bersama jajarannya berhasil menyelamatkan 40.846 jiwa dari bahaya narkotika. Itu setelah Polda Bali menggelar Operasi Antik Agung 2026 selama 16 hari, dari 13 - 28 Mei 2026 berhasil mengamankan 138 tersangka dari 111 kasus yang diungkap.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Bali Gelar Rapat Paripurna ke-39 Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-39 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangun Ekosistem Kreatif, Tabanan Tantang Pelajar hingga ASN Beradu Inovasi di Jayaning Singasana 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) resmi menggelar Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2026 sebagai upaya mendorong lahirnya berbagai terobosan kreatif yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing Kabupaten Tabanan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.