balitribune.co.id | Tabanan - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi Program Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Tahun Anggaran 2026 yang bertempat di UPTD BLK Tabanan pada Rabu, (26/8/2026). Pada angkatan ini, pelatihan difokuskan pada keahlian pembuatan roti dan kue.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabanan I Gede Nengah Sugiarta menyampaikan program ini dibiayai penuh oleh dana APBN melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2026. Pelatihan ini akan berlangsung selama 14 hari kerja, terhitung mulai tanggal 27 Agustus hingga 15 September 2026, dan diikuti oleh 16 orang peserta yang telah terseleksi.
I Gede Nengah Sugiarta menekankan pentingnya kesungguhan para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di BLK Tabanan. Pihaknya berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dengan maksimal hingga dinyatakan lulus dan berpredikat kompeten di bidangnya.
"Besar harapan kami agar semua peserta berlatih dengan semangat dan bersungguh-sungguh sampai dinyatakan lulus dan kompeten," ujar I Gede Nengah Sugiarta.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa output utama dari program vokasi ini adalah untuk menekan angka pengangguran serta memicu pertumbuhan wirausaha baru di Kabupaten Tabanan.
"Kami mengharapkan agar ke depannya setelah lulus, para peserta bisa memanfaatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang diperoleh selama pelatihan ini, baik untuk mendapat pekerjaan maupun membuka usaha secara mandiri," tambahnya.
Acara pembukaan tersebut juga dihadiri oleh Plt. Kepala UPTD BLK Tabanan, unsur Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Meliling, serta jajaran instruktur dan staf teknis pelaksana pelatihan.