balitribune.co.id | Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana memfasilitasi pemulangan jenazah dua Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jembrana yang meninggal dunia di luar negeri. Kedua almarhum, yakni I Komang Tedy Arsa Biantara Putra dan Putu Darmayasa (52), dipulangkan melalui jalur internasional dan jadwal yang berbeda.
Almarhum Komang Tedy, warga Desa Perancak, Jembrana, meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Guyana, Amerika Selatan (15/9/2026). Korban yang baru tiba untuk bekerja di kapal offshore tersebut mengalami kecelakaan saat dijemput mobil travel perusahaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, menjelaskan bahwa jenazah Komang Tedy dijadwalkan terbang dari Guyana pada Rabu (16/9/2026) dan transit di beberapa negara seperti Miami dan Istanbul. Jenazah diperkirakan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta pada Minggu (20/9/2026) pukul 17.35 WIB, sementara penerbangan lanjutan ke Bali masih menunggu kepastian.
Sementara itu, almarhum Putu Darmayasa (52), warga Kelurahan Pendem, Jembrana, dilaporkan meninggal dunia akibat stroke di Seychelles, Afrika Timur, pada Sabtu (12/9/2026). Pria yang bekerja di negara kepulauan tersebut sejak 2019 dijadwalkan tiba lebih awal di Bali pada Selasa (15/9/2026) malam.
"Untuk memperlancar proses kepulangan, Pemkab Jembrana memfasilitasi masing-masing satu ambulans dan satu unit kendaraan operasional bagi keluarga korban," ujar Mirah Ananta, Selasa (15/9/2026) malam.
Proses penjemputan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai hingga ke rumah duka akan dikawal langsung oleh Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali beserta instansi terkait.