Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Outdoor Classroom Day Disambut Antusias

Kegiatan Outdoor Classroom Day (OCD) atau belajar di luar kelas yang berlangsung selama sehari, Kamis (1/11).

       BALI TRIBUNE - Kegiatan Outdoor Classroom Day (OCD) atau belajar di luar kelas yang berlangsung selama sehari, Kamis (1/11) disambut antusias oleh para siswa. Seperti yang dilaksanakan di Sekolah Harapan Denpasar dimana anak-anak  mengikuti keigatan OCD dengan penuh antusias. Kepala Dinas Pendidikan Kota Denpasar I Wayan Gunawan menyampaikan kegiatan OCD untuk mengajarkan anak untuk lebih bertanggung jawab serta dilatih untuk mandiri. Hal ini untuk mendukung Sekolah Ramah Anak yang pada akhirnya mewujudkan Denpasar sebagai Kota Layak Anak. Untuk kegiatan OCD ini menyasar 18 sekolah di Denpasar mulai dari satuan pendidikan TK hingga SMP. Kegiatan OCD dirangkaikan dengan peringatan hari Anak Internasional yang diperingati setiap bulan November. Menurut  Gunawan, program OCD ini merupakan program Pemerintah Pusat yang dilaksanakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Program tersebut terdiri dari tiga jam pembelajaran di luar kelas untuk membuat anak tidak jenuh, menumbuhkan kreativitas, menggalakkan olahraga tradisional dan permainan tradisional. “Sekitar tiga jam pembelajaran di luar kelas membuat anak tidak jenuh dan menumbuhkan kreativitas. Menggalakkan kembali olahraga tradisional dan permainan tradisional yang dulu pernah kita mainkan,” jelasnya. Kabid Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, Tresna Yasa menyampaikan kegiata OCD merupakan kegiatan inovasi sehingga anak-anak tidak jenuh dalam belajar di kelas. Karena dalam pelaksanaan program OCD anak-anak dididik melaksanakan pergaulan yang sehat sempai mengisi kegiatan dengan berbagai permainan. Seperti yang dilaksanakan dilaksanakan di TK Harapan dan SMK 1 Harapan para siswa tampak antusiase mengikuti segala kegiatannya. Kepala Sekolah SMK 1 Harapan Nyoman Serayawati menyampaikan kegiatan OCD sangat bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian anak. Mengingat melalui kegiatan ini anak-anak dilatih berbagai kegiatan seperti kerjasama, diskusi sampai penanaman pola hidup bersih dan sehat. “Program OCD saya kira sangat tepat dilaksanakan diera sekaran ini,” ujarnya. Mengingat sekarang ini anak-anak milenial menghadapi tantangan yang sangat luar biasa terutama masalah karakter. Salah seorang siswa kelas IX SMPK 1 Harapan Gayatri Ratna Dewi mengaku sangat senang mengikuti program OCD. Program yang baru ini menurut Gayatri benar-benar dilatih bagaimana untuk hidup mandiri. Disamping juga untuk mempersiapkan masa depan yang lebih cerah kedepannya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ASDP Urai Kepadatan Lintasan Ketapang–Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Pekerjaan peningkatan kapasitas dermaga mengakibatkan kepadatan antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk. Kondisi tersebut pun akhir-akhir ini menjadi sorotan. Untuk mempercepat pergerakan kendaraan dan menjaga kelancaran layanan penyeberangan, operasional kapal berkapasitas besar pada lintasan Ketapang–Gilimanuk kini dimaksimalkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Perlinsos Tabanan Tembus 60 Ribu KK

balitribune.co.id I Tabanan – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tabanan terus memperbarui data jaminan Perlindungan Sosial atau Perlinsos.

Prosesnya pemutakhiran data ini bahkan menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hingga saat ini, pengkinian data Perlinsos di Tabanan dilaporkan telah berhasil menembus angka 60.000 kepala keluarga (KK).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.