Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam dan Sejumlah Pejabat Negara Bahas Covid-19 Jelang Lebaran

Bali Tribune/ Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, membahas upaya penanggulangan Covid-19 jelang lebaran melalui video conference di Ruang Puskodal Kodam IX/Udayana, Senin (18/5) malam.
Balitribune.co.id | Denpasar - Bersama sejumlah pejabat negara, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, membahas upaya penanggulangan Covid-19 jelang lebaran melalui video conference (vidcon) di Ruang Puskodal Kodam IX/Udayana, Senin (18/5) malam.
 
Tampak hadir dalan vidcon tersebut Kepala Pusat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo, Menkopolhukam RI Mahfud MD, dan Menko Bidang Maritim dan Investasi RI Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan serta unsur terkait lainnya.
 
Sementara Pangdam didampingi Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Chandra Wijaya, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Husein Sagaf, SH, para Asisten Kasdam IX/Udayana, beberapa Komandan/Kabalakdam IX/Udayana, serta seluruh Dandim jajaran Kodam IX/Udayana.
 
Dalam vidcon tersebut, Kepala Gugus Tugas Pusat Covid-19 menyampaikan bahwa guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terkait adanya mudik lebaran, digelar apel koordinasi dengan seluruh jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di wilayah, agar menyikapi perkembangan situasi tersebut. "Kita saksikan sesuai fakta, bahwa banyak warga yang melakukan berbagai macam cara untuk bisa mudik dan terpantau hingga sekitar 42.000 kendaraan harus diputar balik arah," tegas Letjen Doni Monardo.
 
Menko Bidang Maritim dan Investasi RI menyebutkan bahwa menurut data untuk arus mudik terbesar memang berada di kota-kota besar. Hal itu yang perlu disikapi bersama untuk mendukung instruksi dari Pemerintah agar tidak melaksanakan mudik.
 
"Saya berharap untuk semua elemen, baik TNI-Polri maupun Pemerintah Daerah agar lebih ditekankan kepada masyarakat untuk tidak mudik, sehingga dapat mencegah berkembangnya Covid-19, serta mengantisipasi peningkatan jumlah kematian akibat kecelakaan lalu lintas," kata Luhut Binsar Pandjaitan.
 
Sedangkan, Menkopolhukam RI menekankan agar mengantisipasi adanya kelompok masyarakat yang melaksanakan mudik secara curi-curi atau melewati jalan tikus. Ia berharap agar petugas di lapangan lebih bekerja keras demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19. "Tugas dalam pencegahan Covid-19 ini adalah bersifat ibadah dan pastinya akan mendapat pahala yang setimpal dari Tuhan Yang Maha Esa," ujar Mahfud MD.
 
Kepada seluruh satuan jajaran Kodam IX/Udayana, Pangdam menekankan agar berpegang teguh pada protokol kesehatan dari Pemerintah Pusat, meskipun terdapat ketidaksinkronan antara instruksi Pemerintah Pusat dengan kebijakan daerah, terutama dalam menyikapi mudik menjelang lebaran ditengah pandemi Covid-19.
 
"Agar jajaran menyikapi adanya kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi dengan mengangkat isu permasalahan terkait agama, sehingga menjadikan situasi tidak kondusif ditengah pandemi Covid-19 ini," tegas Pangdam. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.