Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pangdam: Maknai Konsensus Kehidupan Berbangsa!

Mayjen TNI Komarruddin Simanjuntak, SIP., MSc.
Mayjen TNI Komarruddin Simanjuntak, SIP., MSc.

BALI TRIBUNE - Negara Republik Indonesia adalah negara kesatuan yang didirikan oleh para pendiri bangsa (founding fathers), yaitu sebuah negara yang berideologikan Pancasila.

“Bukan negara komunis dan bukan pula sebuah negara agama, tetapi negara yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, yakni negara yang menghormati dan menghargai semua agama yang diakui oleh Pemerintah Indonesia, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, dimana satu sama lainnya sangat toleran. Kita semua saudara dalam kemanusiaan,” ujar Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komarruddin Simanjuntak, SIP., MSc., di Makodam IX/Udayana, Denpasar, Kamis (8/6).

Demikian pula bangsa Indonesia, kata Pangdam, adalah bangsa yang sangat beragam, baik dari segi agama, suku, budaya, adat istiadat serta berbagai keberagaman dalam kebhinnekaan sekaligus sebagai kekuatan dan keindahan. “Keberagaman tersebut merupakan kekayaan yang mencerminkan nilai positif dan memberikan khasanah keindahan bagi bangsa yang berbhinneka, sebagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda yang merefleksikan semangat pluralisme bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan yang sama,” jelas Jenderal TNI bintang dua berkumis tebal itu.

Melihat fenomena yang berkembang, seperti isu sukuisme, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dengan berbagai dinamikanya yang terjadi belakangan ini, menurut Pangdam, hal itu mencerminkan mulai memudarnya semangat dan nilai-nilai kebhinnekaan. Termasuk politik identitas juga mulai muncul dengan mengedepankan identitas kelompok dan menjadi negasi atau ingkaran -- suatu pernyataan, baik tunggal maupun majemuk yang membalikkan nilai kebenaran -- atas kelompok lainnya.

“Fenomena ini menunjukkan terjadinya degradasi dan terkikisnya semangat kebersamaan dalam kebhinnekaan serta persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa. Sehingga perlu segera disegarkan kembali tentang pemaknaan filosofi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas lulusan Akmil 1985 yang pernah menjabat Dandim 1611/Badung dan Kasrem 163/Wira Satya itu.

Nilai-nilai Sumpah Pemuda, pelajaran wawasan kebangsaan hingga etika dalam kehidupan bermasyarakat hendaknya perlu ditanamkan kembali. Termasuk, pemahaman terhadap kerukunan hidup beragama yang merupakan kebutuhan bersama yang tidak dapat dihindarkan di tengah perbedaan, karena harus disadari bersama bahwa perbedaan yang ada bukan merupakan penghalang untuk hidup rukun dan berdampingan dalam bingkai persaudaraan dan persatuan.

“Kesadaran akan kerukunan hidup beragama yang bersifat dinamis, humanis, dan demokratis perlu diingatkan kembali kepada semua lapisan masyarakat, agar mereka memahami bahwa mereka yang berbeda dalam iman adalah saudara dalam kemanusiaan dan saudara dalam kehidupan berbangsa. Jadi, jangan karena perbedaan keimanan, lantas nilai-nilai kemanusiaan ini menjadi terinjak-injak,” tutur mantan Aster Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), seraya mengingatkan agar jangan karena berbeda keimanan, bangsa ini menjadi terpecah belah serta mengabaikan semangat persatuan dan kesatuan.

Mengingat, dalam faktanya NKRI ini didirikan oleh para pendiri bangsa dengan berasaskan Pancasila atas dasar kesepakatan bersama di dalam kebhinnekaan. “Sehingga tidak perlu lagi ditawar-tawar, karena sudah merupakan kesepakatan final. Jadi, ya harus ditaati dan dilaksanakan dengan konsekuen oleh seluruh bangsa Indonesia,” tegas Jenderal Kommaruddin.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan, PMI Bangli Jalani Evaluasi Organisasi

balitribune.co.id | Bangli - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli terus memperkuat tata kelola organisasi dan kualitas pelayanan kemanusiaan. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Kunjungan Pembinaan dan Evaluasi Organisasi oleh Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) PMI Provinsi Bali di Markas PMI Bangli, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Perang, Tradisi Siat Tipat Desa Kapal Simbol Kehidupan dan Kesejahteraan

balitribune.co.id I Mangupura - Ribuan tipat dan bantal kembali “berterbangan” dalam tradisi Siat Tipat Bantal di Desa Adat Kapal, Mengwi, Badung, Sabtu (26/9/2026). Sekilas terlihat seperti aksi saling lempar, namun di balik kemeriahannya tersimpan filosofi kehidupan yang diwariskan leluhur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengelola Tanah Lot Berbenah Sambut Libur Akhir Tahun

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot mulai melakukan persiapan untuk menyambut libur panjang akhir tahun 2026 yang tinggal hitungan tiga bulan lagi.

Sejumlah persiapan secara umum sudah mulai dilakukan seperti peningkatan kebersihan, kenyamanan, hingga sistem keamanan untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan saat berkunjung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Urai Macet Gilimanuk, Berbagai Skenario Diterapkan

balitribune.co.id I Negara - Arus lalu lintas menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Jembrana, mengalami kemacetan parah hingga mengular sejauh 3,5 kilometer. Kondisi ini merupakan dampak domino dari aksi mogok massal dan blokade pintu keluar yang digelar puluhan sopir truk logistik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (26/9/2026) sore. 

Baca Selengkapnya icon click

BNNK Gianyar Obok-Obok Kafe Remang-Remang, 111 Orang Jalani Tes Urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tempat hiburan malam yang sering disebuat Kafe Remang-remang kembali diobok-obok. Kali ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gianyar gandeng aparat gabungan. Seratus lebih pengunjung, pelayan hingga pengelola tempat tersebut diwajibkan jalani test urine. Hasilnya, seorang diyatakan positif mengandung metamfetamin.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.