Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pascagempa NTT, Wisman Alihkan Liburan ke Bali

Kunjungan wisatawan
Bali Tribune / WISATAWAN - Kunjungan wisatawan mancanegara di salah satu objek wisata di Bali.

balitribune.co.id I Denpasar - Pengelola hotel di Nusa Tenggara Timur (NTT) akui adanya pembatalan wisatawan asing yang berlibur ke destinasi wisata di NTT pascagempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 7,7 di wilayah NTT pada 15 Agustus 2026 lalu. 

Pihak hotel pun menyarankan calon wisatawan mancanegara (wisman) tersebut untuk mengalihkan destinasi liburan dari yang awalnya akan ke NTT dialihkan ke Bali. 

Commercial Director Sudamala Resorts, Wayan Suwastana mengatakan, akomodasi wisata berupa resor di wilayah NTT yang dikelolanya tersebut tidak terdampak gempa karena kondisi bangunan yang kokoh.

Masyarakat di sekitar resor kata dia terkena dampak dari gempa bumi tersebut yang membuat para wisatawan saat itu masih menginap memutuskan untuk tetap berada di dalam resor. 

Ia menuturkan, saat gempa, okupansi atau tingkat hunian kamar di resor tersebut dalam keadaan penuh atau 100 persen. Mengingat bertepatan dengan libur musim panas bagi warga negara dari Eropa. 

"Kita punya standar operasional untuk keadaan emergency. Jadi tim kita sudah dilatih kalau ada kondisi darurat seperti gempa bumi. Kita sudah siap siaga untuk itu," katanya di Sanur, Denpasar, Sabtu (22/8/2026).

Wayan Suwastana menuturkan, prosedur yang dilakukan saat terjadi gempa yakni memastikan keamanan tamu/wisatawan dan karyawan. Selain itu memberikan informasi yang akurat kepada wisatawan yang menginap.

"Berikutnya adalah memang di hotel tidak terdampak namun masyarakat di sekitar hotel yang terdampak. Tentunya tamu kita tenangkan. Kami sampaikan prioritas dari hotel adalah keamanan tamu dan karyawan. Itu membuat tamu tenang karena lagi berlibur jadi ingin kepastian (informasi yang akurat) mengenai kondisi ini. Karena hotel tidak terdampak jadi tamu tenang dan berhasil melanjutkan menginap. Namun ada beberapa tamu yang belum sampai di sana (NTT) tapi sudah menyampaikan takut. Tidak sampai 5 persen yang membatalkan tapi kami tawarkan hotel kami di tempat lain seperti di Bali," bebernya. 

Kata dia, prosedur penanganan dalam kondisi darurat itu diterapkan di resor atau hotel. "Kita punya tim untuk menangani situasi emergency. Apalagi saat gempa itu momen musim panas hotel penuh okupansi 100 persen. Saat kejadian gempa, tamu yang menginap dari Eropa lebih banyak dan Australia karena Agustus adalah season holiday hampir dari seluruh dunia liburan," katanya. 

Ia menambahkan, lama tinggal wisatawan di NTT khususnya di Labuan Bajo rata-rata 3 sampai 4 malam. Saat gempa, wisatawan yang menginap tidak memperpendek lama tinggalnya karena percaya pada penanganan emergency tim di resor tersebut.

wartawan
YUE
Category

Pemkot Denpasar Alokasikan Rp32 Miliar Atasi Banjir 

balitribune.co.id | Denpasar -  Pemerintah Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp32 miliar pada 2026 untuk memperkuat upaya pengendalian banjir melalui normalisasi sungai, pembangunan drainase baru, serta penataan saluran irigasi di sejumlah titik rawan genangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Panjang, PDAM Denpasar Perluas Daya Tampung

balitribune.co.id | Denpasar - Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma Kota Denpasar mulai melakukan langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air akibat kemarau panjang. Meski produksi air bersih saat ini masih berjalan normal, penurunan debit sungai di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Cari Titik Temu Tarif SJUT

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar bersama Perumda Bhukti Praja Sewakadarma membuka ruang pembahasan ulang terkait tarif Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di kawasan Sanur. Langkah ini diambil setelah para operator provider keberatan dan menilai tarif yang ditetapkan dalam regulasi terlalu tinggi.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Nusa Penida Keluhkan Pemadaman Listrik Massal

balitribune.co.id | Semarapura - Menindaklanjuti adanya keluhan masyarakat terkait pemadaman listrik yang terjadi secara massal di wilayah Kecamatan Nusa Penida, Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Kesuma Jaya, S.H., M.H., bersama anggota melaksanakan sambang dan koordinasi ke PLTD Nusa Penida, Selasa (6/10/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.