balitribune.co.id | Tabanan – Antrean pengendara yang hendak membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite maupun Pertamax di sejumlah SPBU seputaran Kecamatan Tabanan dan Kediri kembali normal.
Berdasarkan pantauan lapangan pada Minggu (18/10/2026) siang, tidak terlihat kepadatan kendaraan yang sempat mengular dan meluber ke jalan sebagaimana yang terjadi selama sepekan sejak Senin (12/10/2026).
Aktivitas pengisian bahan bakar oleh masyarakat lokal maupun pengendara yang melintas kembali berjalan lancar. Seperti yang terpantau di SPBU Pesiapan, SPBU Simpang Gerokgak di Bypass Ir Soekarno, SPBU 24 Jam di Bypass Ir Soekarno, maupun di SPBU Jalan Gatot Subroto dekat Kantor DPRD Tabanan.
Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengonfirmasi bahwa kondisi kelancaran dan keteruraian antrean tersebut berlangsung merata di seluruh wilayah hukum Polres Tabanan hingga ke tingkat polsek. “Di wilayah hukum Polres Tabanan sudah kembali normal,” kata AKBP I Putu Bayu Pati saat dikonfirmasi.
Meski kondisi pengisian bensin di lapangan telah membaik, jajaran kepolisian tetap membangun komunikasi intensif dengan masing-masing pengelola SPBU untuk memantau ketersediaan pasokan mereka. Upaya jemput bola ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kekosongan stok di tangki penyimpanan. “Kalau misalnya kosong atau mau akan kosong, kami bantu mengomunikasikannya ke depo. Baik yang di Pesanggaran atau Manggis,” imbuhnya.
Ia menambahkan, apabila pasokan BBM dari Depo Pesanggaran maupun Manggis siap dikirimkan, personel kepolisian disiagakan untuk memberikan pengawalan langsung hingga ke tangki SPBU agar proses pembongkaran dan pengisian berlangsung lebih cepat.
Stabilnya ketersediaan bahan bakar dan terurainya antrean di SPBU tersebut juga ditunjang oleh skema pengaturan lalu lintas melalui penerapan sistem nomor pelat ganjil dan genap. Aturan ini diberlakukan sejak Sabtu (17/10/2026) sampai Senin (19/10/2026), atau hingga hasil evaluasi penataan distribusi BBM ke seluruh SPBU dipastikan stabil sepenuhnya.