Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pastikan Keluarga Terencana, Wamen BKKBN Kunjungi Tempat Praktek Mandiri Bidan Ratna Dewi

BKKBN
Bali Tribune / KUNKER - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka kunjungan kerja ke TPMB Ni Putu Ratna Dewi Ningsih di Jalan Jaya Giri XXII Denpasar, Minggu (14/6/2026)

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, melakukan kunjungan kerja ke Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB) Ni Putu Ratna Dewi Ningsih di Jalan Jaya Giri XXII Denpasar pada Minggu (14/6/2026). Kunjungan ini guna memastikan akses layanan KB yang aman, nyaman, dan dilayani tenaga profesional berjalan optimal untuk mendukung keluarga Indonesia yang sehat dan terencana. Selain itu, kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau langsung optimalisasi pelayanan Keluarga Berencana (KB) pascapersalinan jelang peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 33 pada 29 Juni nanti.

"Sekarang kan sudah tanggal 14, dalam rangkaian memperingati Harganas tanggal 29 Juni nanti ada pelayanan KB di seluruh Indonesia. Kebetulan saya di Bali, jadi saya ingin melihat langsung pelayanan KB di Bali yaitu di Kota Denpasar," ungkapnya. 

Selama kunjungan, Ratu Ayu juga berdialog langsung dengan para ibu yang membawa balita, serta memberikan motivasi dan edukasi mengenai pentingnya kesehatan keluarga. Seorang ibu mengaku cukup mempunyai tiga orang anak saja. "Ini anak saya yang ke tiga. Cukup, saya tidak mau lagi," ujar perempuan berusia 26 tahun ini.

Ratu Ayu menyampaikan hal ini sekaligus untuk mendorong optimalisasi penggunaan kontrasepsi pascapersalinan sebagai upaya mewujudkan keluarga berkualitas. Sehingga pemerintah akan terus mendorong pemanfaatan metode kontrasepsi pascapersalinan, khususnya metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) yang dinilai aman dan efektif bagi para ibu.

"Masyarakat ingin dapat mengatur jarak kelahiran. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap keluarga itu terencana. Melalui pengaturan jarak kehamilan, seorang ibu bisa lebih fokus memberikan ASI eksklusif selama enam bulan kepada bayinya dan dilanjutkan hingga usia dua tahun," katanya.

Isyana juga mengapresiasi tingginya kesadaran masyarakat Kota Denpasar dalam memanfaatkan layanan KB, khususnya pelayanan kontrasepsi pascapersalinan. Hal ini terlihat dari antusiasme para akseptor yang datang secara sukarela untuk memperoleh layanan kontrasepsi, termasuk ibu yang baru melahirkan dan langsung memilih menggunakan alat kontrasepsi guna merencanakan kehamilan berikutnya. Melalui penguatan pelayanan KB pascapersalinan yang didukung sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan praktik bidan mandiri, Kemendukbangga berharap akses masyarakat terhadap layanan KB semakin meningkat. 

"Diharapkan mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, terencana, dan berkualitas sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, DR dr Ni Luh Gede Sukardiasih mengatakan, berdasarkan Pendataan Keluarga Tahun 2025 (PK 25), Angka Kelahiran Total (TFR) Kota Denpasar tercatat sebesar 1,79 dengan capaian Modern Contraceptive Prevalence Rate sebesar 49,7 persen. Menurutnya, penguatan pelayanan KB pascapersalinan merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pembangunan kependudukan di Kota Denpasar. 

"Optimalisasi peran fasilitas kesehatan dan praktik bidan mandiri perlu terus diperkuat untuk meningkatkan kepesertaan KB di Bali," ujarnya. 

wartawan
RAY
Category

Starlight Bar Bresela Diobok-obok Polres Gianyar, 28 Orang Jalani Tes urine

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya di perkotaan dan pesisir, tempat hiburan malam di pelosok pun tak luput dari razia. Rabu (21/10/2026) dinihari, Polres Gianyar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) sasar  tempat hiburan malam Starlight Bar dan Karaoke di Jalan Raya Banjar Bresela, Desa Bresela, Payangan. Sebanyak 28 orang menjalani tes urine.

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Penerapan Sanksi bagi ASN Bermasalah, Dewan Minta Jangan Ada Tebang Pilih

balitribune.co.id | Bangli - Kasus seorang PNS di  Pemkab Bangli yang tercatat tidak masuk kerja selama 72 hari  terancam dikenakan sanksi  turun jabatan. Realita  ini mendapat tanggapan dari kalangan DPRD Bangli. Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika mengapresiasi apa yang telah dilakukan tim penegak disiplin dengan memberikan sanksi  tegas terhadap PNS tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Buleleng Desak Pemutakhiran Data Desil, Cegah Bansos Salah Sasaran

balitribune.co.id | Singaraja - Ketepatan penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Buleleng bergantung pada validitas data kesejahteraan masyarakat. DPRD Buleleng pun mendorong pemutakhiran data desil secara berkala agar penetapan penerima bantuan sesuai dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan warga yang sebenarnya.

Baca Selengkapnya icon click

Sertijab Kapolsek Ubud dan Tegallalang, Kapolres Gianyar Tekankan Profesionalisme

balitribune.co.id | Gianyar - Polres Gianyar menggelar serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Ubud dan Kapolsek Tegallalang di Lapangan Apel Tri Brata Polres Gianyar, Rabu (21/10/2026) pukul 08.00 Wita. Kapolres Gianyar AKBP James I. S. Rajagukguk memimpin langsung upacara tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Tak Setuju PDAM Bangli Layangkan Somasi

balitribune.co.id | Bangli - Adanya rencana Direktur Perumda Air Minum Tirta Danu Arta (PDAM) Bangli melayangkan somasi kepada seorang pelanggan yang menyampaikan keluhan melalui media sosial mendapat tanggapan kalangan DPRD Bangli. Anggota DPRD Kabupaten Bangli I Made Sudiasa dengan terang-terangan menyatakan tidak setuju apabila somasi menjadi langkah utama dalam menyikapi kritik masyarakat terhadap pelayanan PDAM Bangli.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.