Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pawai HUT 252 Kota Gianyar, Blahbatuh Suguhkan Kisah Kebo Iwa

Bali Tribune/LATIHAN – Kegiatan latihan pawai duta Kecamatan Blahbatuh bertema Kebo Iwa Maputgala Hamangkubumi.



balitribune.co.id | Gianyar - Kisah zaman kerajaa  yang menjadi maskot di setiap kecamatan masih menjadi tema yang dibawakan dalam Pawai Budaya serangkaian  HUT 252 Kota Gianyar. Demikian halnya Blahbatuh  mengangkat mengangkat kisah kerajaan Bali (Bedahaulu)  yang dipimpin Sri Asta Sura Ratna Bumi Banten kala itu sangat disegani.
 
Dalam kisah ini, ditonolkan kisah Patih Kebok Iwa yang pengangkatannya diusulkan oleh Panglima Perang Ki Pasang Grigis yang ahli strategi dan taktik. Raja pun mengeluarkan titah, dan mengangkatI Kebo Iwa akan sebagai Maha Patih di kerjaan Bedahulu. Untuk menguji kesaktian dan keteguhan Maha Patih I Kebo Iwa. Bala Butha mulai menganggunya dan perang tending pun  terjadi antara pasukan Baris Bala Batu dan pasukan Butha Kala, yang akhirnya di menangi Maha Patih I Kebo Iwa.
 
Camat Blahbatuh, I Wayan Gde Eka Putra, Minggu (9/4) mengatakan pawai ini merupakan garapan dari seniman Blahbatuh bersama listibya kecamatan. Peserta pawai pun diambil tidak hanya dari satu desa tapi dari seluruh desa. "Jadi kami di Blahbatuh sepakat semua desa terlibat," ujarnya.
 
Terkait tema yang diambil, Kata Eka, mengenai keunikan yang ada disetiap kecamatan. "Kalau di Blahabtuh indentik dengan kerjaan Bedahulu dan Maha Patih Kebo Iwa, serta adanya baris Bala Batu yang merupakan tarian sakral yang di pentaskan setiap upacara di Pura Dalem Maya, Blahbatuh," jelasnya.
 
Bedanya dari pawai yang sudah ada, terletak pada iring-iringan gebogan, lelontakan serta materi lainnya menjadi satu kesatuan dalam pementasan. "Lelontekan, gebongan, penari, ogoh-ogoh dan yang lainnya itu tidak terpisah, menjadi satu kesatuan dalam garapan Kebo Iwa Maputgala Hamangkubumi," terangnya.
 
Sementara terkait pendanaan pawai ini, sudah disapakati dari APBDes masing-masing desa. "Setiap Desa menganggarkan pengiriman duta kesenian. Yang nilainya disesuaikan dengan bagiaj yang didapat oleh desa tersebut. Jadinya ini sistemnya patungan," tambahnya.
 
Duta pawai Blahbatuh ini pun sudah mendapatkan pembinaan dari tim listbya kabupaten. Dimana dari sekian kecamatan yang telah dibina, duta Blahbatuh malah paling siap. "Kita baru latihan dua kali, namun memang seniman yang terlibat sangat memumpuni dibidangnya," pungkasya. 
wartawan
ATA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.