Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PDI Perjuangan Borong Kursi DPRD Badung

Bali Tribune/grafis/zar

balitribune.co.id | Mangupura - Pemilu 2019, tanggal 17 April lalu mengubah peta politik di parlemen Badung. Pasalnya, kursi legislatif sudah dipastikan mayoritas dikuasai oleh PDI Perjuangan. Wakil dari partai lain seperti Golkar, Demokrat dan Gerinda menciut, bahkan Hanura terancam terdepak.

Berdasarkan perhitungan perolehan suara sementara kader banteng "moncong putih" bahkan diprediksi berhasil merebut 27 kursi dari total 40 kursi di DPRD Badung. Partai sekelas Golkar dan Demokrat yang selama ini mengimbangi kekuatan PDI Perjuangan di parlemen bahkan dibuat takluk oleh raihan kursi PDI Perjungan. Tak hanya itu, sejumlah partai lain yang menjadi batu sandungan PDI Perjuangan juga harus rela anjlok dalam perebutan kursi.  Satu partai yakni Hanura bahkan harus legowo didepak dari parlemen Sempidi karena tak satu pun kadernya diprediksi lolos Pileg 2019.

Informasi di lapangan, Partai Demokrat hanya memperoleh 3 kursi dari sebelumnya 7 kursi. Begitu juga partai Golkar memperoleh 7 kursi dari sebelumnya 10 kursi, Partai Gerindra memperoleh 2 kursi dari sebelumnya empat kursi. Sementara, Partai Hanura yang sebelumnya memperoleh 2 kursi kini justru terancam terpental. Untuk kursi NasDem tetap, yakni hanya 1 kursi.

Ketua DPD II Partai Golkar Badung I Wayan Muntra yang dikonfirmasi, Minggu (21/4) enggan berkomentar soal jumlah kursi yang diraih partianya. Politisi asal Nusa Dua ini mengaku proses rekapitulasi suara oleh KPU masih berlangsung.

 “Nanti kan KPU Badung yang memutuskan. Jadi sementara ini tyang tidak bisa berkomentar,” ujarnya.

Pun demikian, Muntra memastikan partainya dalam posisi aman. Tiap Dapil kata dia ada perwakilan. “Yang jelas, Golkar pada posisi aman. Setiap Dapil ada, hanya jumlahnya kita belum tahu, karena saat ini sedang proses rekap tingkat kecamatan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat Badung I Made Sunarta. Ia mengaku tak mau buru buru mempublis jumlah raihan kursi partainya. Namun, dia mengakui dari hitungan-hitungan kasar jumlah kursi di parlemen berkurang. “Tapi kami tentu akan menunggu hasil resmi dari KPU Badung, terlebih saat ini masih dalam tahap perekapan di tingkat kecamatan,” katanya.

Sementara, Ketua DPC Partai Hanura Badung I Made Subawa yang partainya terancam angkat kaki dari DPRD Badung belum bisa dihubungi. Begitu juga Ketua DPC Partai Gerindra Badung I Gusti Ketut Puriartha. Politisi asal Kerobokan ini belum bisa memberikan penjelasan perihal kursi Gerindra di parlemen Badung. Pasalnya, kedua politisi ini saat dihubungi tidak mengangkat teleponnya. 

Namun untuk diketahui PDI Perjuangan sudah mengklaim "panen kursi" pada Pileg kali ini. Moncong putih bahkan sudah diprediksi menguasai setengah lebih jumlah parlemen Badung.

Putu Parwata selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung bahkan menyebut PDI Perjuangan unggul dari partai-partai lain di Badung.

“Dari 40 kursi, estimasi kami memperoleh 27 kursi. Ini estimasi ya,” katanya, Rabu (7/4). 

Sesuai hitungan sementara internal DPC PDIP Badung, Dapil Mengwi diprediksi memperoleh 8 kursi, Abiansemal 6 kursi, Kuta Selatan 4 kursi, Kuta Utara 4 Kursi, Kuta 3 kursi, dan Petang 2 Kursi.

"Estimasi perolehan kursi di DPRD Badung ini berasal dari input data yang dilakukan secara internal. Data yang masuk 90 persen," katanya.

Dengan prediksi tersebut, praktis PDIP memperoleh tambahan kursi sebanyak 11 kursi. Sebab, pada periode saat ini PDIP memiliki 16 kursi di DPRD Badung. Disusul Partai Golkar 10 kursi, Partai Demokrat 7 kursi, Gerindra 4 Kursi, Hanura 2 kursi, dan NasDem 1 kursi. 

wartawan
Made Darna
Category

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Persembahyangan Tumpek Uye di Pura Jagatnatha

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya menghadiri persembahyangan bersama Rahina Tumpek Uye atau Tumpek Kandang di Pura Agung Jagatnatha, Denpasar. Perayaan yang jatuh pada Saniscara Kliwon Wuku Uye ini dimanfaatkan umat Hindu untuk memuliakan hewan sebagai ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sekaligus menjaga keharmonisan alam dan makhluk hidup.

Baca Selengkapnya icon click

Izin dan Legalitas Belum Jelas, Pansus TRAP Tutup Sementara Tambang Kampial

balitribune.co.id I Badung - Aktivitas pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung, dihentikan sementara setelah Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali menemukan sejumlah kejanggalan terkait perizinan dan legalitas kegiatan di lokasi tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Sidak Tambang di Kampial

balitribune.co.id I Badung - Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali bersama jajaran pemerintah daerah melakukan sidak pertambangan di kawasan Kampial, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Jumat (4/9/2026). Aktivitas pertambangan sementara ditutup setelah sidak karena sejumlah dokumen perizinan dan dasar hukum pengelolaan lokasi masih perlu dipastikan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Pendatang Korban Kebakaran di Jalan Nakula Segera Dipulangkan

balitribune.co.id I Denpasar - Pasca kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod Denpasar, selain menyisakan puing abu juga banyak warga korban yang masih memilih bertahan tinggal di penampungan. Akibatnya, mereka yang merupakan warga pendatang luar Bali ini justru menimbulkan adanya penumpukan sampah liar, selain pihak tak tak bertanggung jawab yang membuang sampah ke lokasi kebakaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Peringati Tumpek Kandang, Distan Denpasar Gelar Pelayanan Kesehatan Hewan

balitribune.co.id I Denpasar - Dalam rangka memperingati Tumpek Uye atau Tumpek Kandang, Dinas Pertanian (Distan) Kota Denpasar menggelar pelayanan kesehatan hewan terpadu di kawasan Lapangan Puputan, depan Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

KPA Bali Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

balitribune.co.id I Singaraja - Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Wilayah Bali mendesak pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI untuk segera mempercepat pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Reforma Agraria. Kehadiran payung hukum ini dinilai sangat mendesak sebagai terobosan untuk menyelesaikan berbagai konflik agrarian struktural yang telah berlarut-larut selama puluhan tahun, khususnya di wilayah Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.