Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pedagang Pasar Lokitasari Keluhkan Pemasangan Rolling Door, Pengelola Tegaskan Sudah Berizin

rolling door
Bali Tribune / Pemasangan rolling door di area lantai dua Pertokoan Lokitasari, Jalan Thamrin, Denpasar, yang dikeluhkan pedagang karena dinilai memanfaatkan fasilitas umum, Senin (26/10/2026). Pihak penyewa telah menandatangani surat pernyataan untuk mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah pedagang di Pertokoan Lokitasari, Jalan Thamrin, Denpasar, menyampaikan keberatan atas pemasangan rolling door di lantai dua yang berlokasi persis di depan tangga naik. Pihak pengelola pasar menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan fasilitas umum (fasum) dan telah mengantongi izin resmi.

Salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya menilai lokasi tersebut tidak semestinya dipasangi rolling door. Selain berada tepat di depan tangga, ia menganggap area itu merupakan fasilitas umum.

"Tempat itu izinnya untuk jualan kopi dan jajan, bukan dibuat kios yang dipasangi rolling door. Apalagi posisinya di depan tangga dan merupakan fasum," ujarnya, Senin (26/10/2026).

Ia menambahkan, pada November 2020 lalu area tersebut sempat hendak dibangun toko pakaian untuk disewakan. Namun, sejumlah pedagang mengajukan protes karena dinilai menghalangi pandangan toko-toko di sekitarnya serta mengurangi ruang terbuka di lantai dua.

"Kami keberatan jika tempat itu disewakan dan dipasangi rolling door. Dalam perjanjian sewa awal, area tersebut merupakan halaman umum dan tidak masuk dalam denah stan atau toko," jelasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Satuan Pengawas Intern (SPI) Pasar, Ketut Adi Hadihasa, memberikan klarifikasi. Pihaknya membantah tuduhan bahwa area yang dimaksud merupakan fasilitas umum. Menurutnya, penggunaan tempat tersebut telah mengantongi izin sejak tahun 2018.

"Perlu kami klarifikasikan bahwa area itu bukan fasilitas umum. Lokasi tersebut sudah memiliki izin resmi dan pihak penyewa telah menandatangani surat pernyataan serta menyetujui seluruh ketentuan yang berlaku," terang Hadihasa saat dikonfirmasi Bali Tribune.

Hadihasa juga meluruskan status bangunan tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa area yang dipasangi rolling door bukan berupa kios, melainkan tempat los.

"Dulu memang berstatus kios. Namun, memperhitungkan kondisi lokasi, statusnya kami turunkan dari kios menjadi los. Jika ada potensi area yang dapat dimanfaatkan secara legal, tentu kami fasilitasi. Jadi kami tegaskan kembali, itu bukan fasum, bukan kios, dan perizinannya lengkap," tegasnya.

wartawan
RAY
Category

Sidak Rumah Kos, Polres Klungkung Amankan Dua Orang Positif Sabu

balitribune.co.id | Semarapura - Polres Klungkung terus mengintensifkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mencegah dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Klungkung. Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan sidak di sebuah rumah kos di Jalan Ida Bagus Mantra, Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Stunting di Buleleng Tercatat 3,47 Persen, Dinkes Perkuat Pemantauan Balita

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting melalui pemenuhan gizi, pelayanan kesehatan, serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala. Berdasarkan data Sigizikesga (Sistem Informasi Gizi dan Kesehatan Keluarga) per Oktober 2026, prevalensi stunting di Buleleng tercatat sebesar 3,47 persen atau 1.014 balita dari total 29.183 balita.

Baca Selengkapnya icon click

Lansia Hilang 2 Hari di Selbar Ditemukan Lemas di Saluran Irigasi

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang lansia berusia 70 tahun bernama Ni Wayan Natri alias Mbah Mardi yang sempat dilaporkan hilang selama dua hari akhirnya ditemukan selamat di saluran irigasi Tukad Balian, Banjar Dinas Tegal Kontang, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat (Selbar), pada Senin (26/10/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Operasi Patuh Agung 2026 Dimulai, Polres Buleleng Sasar Pelanggar Lalu Lintas

balitribune.co.id | Singaraja - Polres Buleleng mulai mengintensifkan pengawasan lalu lintas melalui Operasi Patuh Agung 2026. Selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, polisi akan menyasar pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.