Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelayanan Publik Kabupaten Tabanan Masuk Tiga Besar di Provinsi Bali

Bali Tribune / PELAYANAN - penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2022 yang diselenggarakan di Batukaru Inna Sindhu Beach Hotel, Jl. Pantai Sindhu No. 14. Sanur Denpasar, Kamis, (4/8) pagi.

balitribune.co.id | Tabanan - Kerja keras jajaran Pemkab Tabanan dalam mewujudkan penyelengaraan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat dalam beberapa tahun terakhir, akhirnya membuahkan hasil yang positif. Pasalnya, penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Tabanan menduduki peringkat III terbaik dari sembilan Kabupaten/Kota di Bali.

Tidak main-main, hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh pusat, melalui Ombudsman RI Perwakilan Bali dalam kegiatan Pendampingan penilaian Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2022 yang diselenggarakan di Batukaru Inna Sindhu Beach Hotel, Jl. Pantai Sindhu No. 14. Sanur Denpasar, Kamis, (4/8) pagi.

Dimana dalam kegiatan tersebut juga diungkapkan oleh pihak Ombudsman, bahwa Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali dalam penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2022 mendapatkan hasil yang baik atau zona hijau. Pemkab yang menduduki tiga besar memiliki nilai tertinggi adalah Kabupaten Klungkung, kemudian Kabupaten Badung dan Tabanan.

Atas raihan tersebut, Bupati Tabanan yang dalam kegiatan itu diwakili Sekda I Gede Susila, mengatakan hal ini sangat patut disyukuri. Dimana, hal ini harus menjadi pelecut semangat bagi seluruh jajaran Pemkab Tabanan untuk menjadikan pelayanan publik menjadi lebih baik lagi. Sehingga visi Tabanan Era Baru yang Aman Unggul dan Madani dapat diwujudkan.

"Atas hasil penilaian tersebut, tentu kita harus pelihara kondisi ini dan nilai yang didapatkan ini harus kita tingkatkan. Sehingga, kita menjadikan pelayanan publik di Tabanan ini sesuai arahan Bupati sesuai dengan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, cepat terwujud," ujar Susila usai acara.

Meskipun masuk tiga besar, namun nilai Pemkab Tabanan masih dibawah Kabupaten Klungkung dan Badung. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada seluruh jajaran OPD di lingkungan Pemkab Tabanan agar bergerak cepat meningkatkan kerja keras dan menyatukan komitmen lebih kuat lagi dalam mewujudkan pelayanan berkualitas untuk masyarakat di Kabupaten Tabanan.

wartawan
RED
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.