Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemangku Pura Majapahit Numpang di Kos-kosan

Bali Tribune/ RUMAH KOS - Jro Mangku Istri Ni Komang Subakti kini tinggal di rumah kos bersama suaminya Jro Mangku I Made Suartika.
balitribune.co.id | Negara - Kisah miris dialami keluarga salah satu Pemangku Pura Dang Khayangan Majapahit, Desa Baluk, Negara. Lantaran tidak punya tempat tinggal lagi, kini pasangan Jro Mangku I Made Suartika (73) dan Jro Mangku Istri Ni Komang Subakti (55) hidup nomaden. 
 
Saat ini warga Lingkungan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara ini menghuni salah satu rumah kos. Suami istri yang juga menjadi Pemangku di Merajan Gede Arya Kutawaringin ini belum tahu bagaimana nasibnya ke depan. 
 
Ditemui Rabu (26/6) siang, Jro Mangku Istri Ni Komang Subakti sedang berjualan lontong lawar dan jajanan tradisional menggunakan rombong di pinggir Jalan Wijaya Kusuma, selatan RSU Negara. Sedangkan suaminya, Jro Mangku I Made Suartika sedang piket di Pura Dang Khayangan Majapahit. 
 
Sambil melayani pembeli, Ni Komang Subakti menuturkan hidupnya berpindah-pindah lantaran ada persoalan keluarga. Sejak tiga bulan terakhir ia ditampung oleh kerabatnya di rumah kos. Sebelumnya juga ia sempat menumpang di rumah kerabatnya di Lingkungan Kebon, Kelurahan Baler Bale Agung.
 
“Ada persoalan keluarga sejak bertahun-tahun yang membuat kami pindah-pindah. Sebelumnya kami menumpang di rumah kerabat di Kebon, setelah sempat kembali lagi, sekarang pindah dan diajak di rumah kos kerabat suami saya,” tuturnya. 
 
Kendati ia mengaku saat ini diberikan menghuni rumah kos tersebut secara cuma-cuma, namun ia tidak tahu bagaimana nasibnya nanti. “Sekarang diberikan gratis karena memang tempat itu kosong, belum ada yang menempati. Tapi saya belum tahu ke depannya bagaimana, mau tinggal dimana lagi. Ini bersyukur ada yang mau ngajak,” ungkapnya.
 
Ia pun mengatakan suaminya sudah sering mengadukan dan meminta solusi atas persoalan keluarga yang dihadapinya ke Perangkat Kelurahan Baler Bale Agung, namun hingga kini tidak ada solusi yang diberikan. Bahkan lahan keluarga dan rumah yang ditempatinya sebelumnya kini sudah dibongkar untuk dijadikan ruko dan kos-kosan. 
 
“Kami dari dulu sudah melaporkan ke Kantor Lurah, tapi tidak pernah ada solusi. Usia kami sekarang sudah semakin tua. Semoga ke depannya ada solusi biar kami tidak terus seperti ini. Tapi kami akan tetap ngayah baik di dadia maupun di pura,” tandasnya.
 
Sementara Kepala Lingkungan Beler Bale Angung, Putu Gede Narmada dikonfirmasi membenarkan pasangan pemangku ini merupakan warga di wilayah Lingkungan Baler Bale Agung dan belum masuk sebagai KK Miskin. “Mereka memang warga kami tapi belum masuk KK miskin. Mereka sekarang memang menempati kos milik kerabatnya. Sebelumnya juga sempat tinggal menumpang di Lingkungan Kebon,” ujarnya. 
 
Sedangkan Lurah Beler Bale Agung, IB Gede Ananda Kusuma mengatakan pihaknya kini masih menunggu laporan dari Kaling Baler Bale Agung untuk pengusulan keluarga ini masuk KK Miskin. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

HUT ke-56: Astra Motor Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan Pemasangan Solar PV di Semarang

balitribune.co.id | Semarang – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor resmi mengoperasikan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, Kamis (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.