Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pembangunan Bandara di Bali Utara Dimulai Agustus

bandara
Wagub Ketut Sudikerta (tengah) dan Made Mangku (kanan) siap mewujudkan bandara di atas air di Buleleng dibangun Agustus nanti.

BALI TRIBUNE - Rencana pembangunan bandara di atas laut yang telah ditetapkan di wilayah Bali utara, akan dilakukan peletakan batu pertama pada 28 Agustus nanti.

“Sudah final dan tidak bisa diganggu gugat, Agustus ini sudah mulai pembangunan dan itu harga mati,” tegas Presiden PT BIBU Made Mangku, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Bandara Internasional Bali Utara (BIBU) Panji Sakti Buleleng akan diground breaking secara adat Hindu Bali atau yang dalam bahasa setempat disebut dengan upacara nuasen.

Upacara Nuasen ini akan digelar pada 28 Agustus 2017 di Banjar Yeh Buah, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Made Mangku menjelaskan, Nuasen adalah hari baik untuk menentukan pekerjaan atau pembangunan berskala besar.

“Dilihat dari tanggalan Bali, hari baik telah ditetapkan tanggal 28 Agustus 2017. Jadi itu merupakan hari baik untuk memulai pembangunan besar di Bali,” Ungkapnya.

Saat upacara berlangsung nantinya, beberapa alat berat yang akan beroperasi di laut juga akan langsung dikerahkan menuju lokasi pembangunan yang ada di lautnya. Beberapa alat berat yang dimaksudnya antara lain kapal tongkang, tiang pancang dan sebagainya.

Selain itu, lanjutnya upacara Nuasen tersebut akan dihadiri oleh sekitar 500 peserta dari dari 30 company dan investor dari berbagai negara di dunia.

Katanya bila tidak dilakukan secepatnya, maka banyak investor yang tergabung dalam konsorsium BIBU akan mengundurkan diri. Dan ini membawa citra buruk bagi Bali dan ini akan kesulitan untuk kembali mengumpulkan investor nanti.

Dipastikannya pada tanggal 29 akan bertemu dengan investor, perwakilan company sebanyak 500 orang di Westin Nusa Dua. 500 orang itu terdiri dari perewakilan negara yang sedang membangun bandara oleh Airport Kinesis Canada (AKC).

“Kendala utama yang dihadapi sekarang adalah adalah Penlok. Izin Penlok hingga saat ini belum turun. Kemenhub beranggapan bahwa Penlok belum bisa turun karena diminta untuk menyelesaikan hubungan yang tidak harmonis selama ini, terutama antara pemerintah daerah dengan beberapa investor lokal yang ada,” Resahnya.

Ditegaskannya bahwa PT BIBU mengandeng investor Airport Kinesis Canada (AKC) untuk berinvestasi dalam pembangunan Bandara Internasional Bali Utara di Buleleng. AKC Group diperkirakan akan menginvestasikan tiga miliar dolar Amerika Serikat untuk proyek ini.

Perencanaan pembangunan bandara tersebut konsepnya tidak ada perubahan yang signifikan. Bandara dibangun di atas lahan seluas 2.150 hektar. Setengah dari lahan tersebut dibangun di atas laut dengan cara memperpanjang daratan dan sisanya di daratan. Kompleks bandara ini mengintegrasikan sebuah aerotropolis seluas 750 hektar.

Bandara ini rencananya akan dibangun dengan dua runway. Panjang runway masing-masing tujuh kilometer lebih, sehingga pesawat komersial besar bisa mendarat. AKC Group mengusulkan untuk membangun seluruh bandara dengan teknologi berstandar ZEA.

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.