Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemecutan Festival 2026 Digelar di Atas Aliran Tukad Badung, Simbol Kebangkitan Pascabanjir

panggung pemecutan festival
Bali Tribune / PANGGUNG - Panggung Pemecutan Festival di atas Tukad Badung Denpasar.

balitribune.co.id I Denpasar - Kelurahan Pemecutan, Kota Denpasar, akan kembali menggelar Pemecutan Festival pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini, festival menghadirkan konsep yang berbeda dengan membangun panggung utama tepat di atas aliran Tukad Badung, sebagai simbol kebangkitan kawasan setelah diterjang banjir bandang pada 2025.

Lurah Pemecutan, Agus Yudi Kusumajaya, mengatakan Pemecutan Festival 2026 mengusung tema Jaladi Jagrati, yang bermakna menormalisasi air sebagai visualisasi kesejahteraan masyarakat. Pemilihan bantaran Tukad Badung sebagai lokasi utama sekaligus menjadi bentuk optimisme bahwa kawasan tersebut telah bangkit setelah dilakukan penataan.

"Temanya menormalisasi air. Artinya kami buat di bantaran sungai untuk menampilkan bahwa kita bangkit dari bencana banjir yang pernah terjadi," ujar Yudi, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, panggung utama sengaja dibangun di atas aliran sungai karena kawasan Tukad Badung kini telah tertata dengan baik. Sementara itu, penampilan musik pada malam hari akan dikemas dalam format akustik agar menghadirkan suasana yang lebih santai dan nyaman bagi pengunjung.

Selain memanfaatkan bantaran Tukad Badung, festival juga akan menggunakan Jalan Bukit Barisan sebagai pusat aktivitas UMKM. Puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal akan mengisi stan di sepanjang jalan tersebut, sedangkan panggung utama menjadi pusat berbagai pertunjukan seni dan hiburan.

Menurut Yudi, Pemecutan Festival merupakan agenda tahunan yang bertujuan mewadahi kreativitas masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian melalui pemberdayaan UMKM.

"Festival ini merupakan rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan RI yang tahun ini menjadi tahun kedua pelaksanaannya. Kami sengaja memilih jadwal lebih awal karena mendekati 17 Agustus biasanya banyak kegiatan serupa diselenggarakan," katanya.

Selama dua hari pelaksanaan, berbagai kegiatan telah disiapkan. Pada hari pertama akan digelar lomba memancing, pertunjukan seni dari siswa SD se-Kelurahan Pemecutan, hiburan bondres, serta pertunjukan musik pada malam hari.

Sementara itu, hari kedua akan diawali dengan kegiatan jalan santai, dilanjutkan berbagai lomba khas peringatan kemerdekaan, pertunjukan seni siswa SD, kuis Teman Kawan antar-sekaa teruna, hingga hiburan musik pada malam hari.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia telah menyiapkan sejumlah kantong parkir, di antaranya di area parkir Bank di Hasanuddin, depan Dharma, serta kawasan Jalan Gunung Kerinci.

Yudi menegaskan, pelaksanaan festival tidak akan mengganggu arus lalu lintas di jalan utama. Penutupan hanya dilakukan pada Jalan Bukit Barisan yang berada di kawasan bantaran Tukad Badung. "Untuk penutupan jalan tidak ada di jalan utama, melainkan hanya jalan alternatif, yakni Jalan Bukit Barisan di bantaran Tukad Badung," pungkasnya. 
 

wartawan
JRO
Category

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click

Pengurus Pura Kawitan Tangkas Koriagung Somasi Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.id | Semarapura - Konflik kewenangan antara lembaga adat desa dan pengurus soroh / kawitan mencuat di Kabupaten Klungkung.

Pengurus (Prajuru) Pura Kawitan Pusat Pangeran Tangkas Kori Agung secara resmi melayangkan Surat Somasi kepada Bendesa Desa Adat Tangkas, I Nyoman Sudarma.  

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.