Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemeriksaan dan Pengamanan Padang Bai Diperketat

ARUS BALIK
ARUS BALIK - Suasana di Pelabuhan Padang Bai memasuki arus balik lebaran.

BALI TRIBUNE - H+2 lebaran, Selasa (27/6), arus balik pemudik yang tiba di Pelabuhan Padang Bai mulai mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi arus balik lebaran ini aparat kepolisian gabungan dari Polsek Kawasan Laut Padang Bai dan BKO Polres Karangasem semakin memperketat pengamanan dan penjagaan di pintu masuk ujung timur Bali tersebut.

Begitu ada kapal sandar, belasan anggota polisi langsung melakukan razia di pintu keluar pelabuhan. Seluruh kendaraan dihentikan petugas untuk selanjutnya diperiksa surai-surat serta kelengkapannya. Sedangkan seluruh penumpang baik di bus, truk maupun dalam kendaraan probadi diminta turun guna diperiksa kelengkapan identitasnya, sementara anggota polisi lainnya melakukan penggeledahan barang bawaan penumpan dan barang dalam bagasi kendaraan dengan menggunakan metal detektor serta dibantu oleh satu ekor anjing pelacak dari K-9.

Saking ketatnya penjagaan, tak satupun kendaraan orang dan barang yang lolos masuk ke Bali begitu saja tanpa pemeriksaa petugas. Periwira Pengawas (Pawas) Pos Terpadu Lebaran, Iptu I Nyoman Sucita, kepada wartawan kemarin menjelaskan untuk pemeriksaan  dan pengamanan di Pelabuhan Padng Bai diterjunkan sebanyak 28 orang personil polisi dari BKO Polres Karangasem yang dibagi menjadi dua shift perhari, ditambah dengan anggota dari Polsek Kawasan Laut Padang Bai. Selain itu untuk pengamanan pintu masuk pelabuhan selama mudik dan arus balik lebaran ini juga di back up oleh anggota TNI sebanyak lima orang perharinya.

“Kita lakukan pemeriksaan menyeluruh baik kendaraan, orang dan barang. Namun sejauh ini belum ditemukan adanya barang berbahaya atau tindakan yang mengarah ke tindak pidana,” sebutnya. Namun demikian hingga sore kemarin dari hasil pemeriksaan ditemukan ada empat pelanggar yang langsung ditindak masing-masing tiga mengendara tidak membawa kelengkapan STNK serta satu mobil KIR nya mati dan semuanya dikenakan sanksi tilang.

Sementara itu arus balik lebaran hingga kemarin masih didominasi oleh kendaraan roda dua, dan diperkirakan puncak arus balik lebaran akan terjadi pada Minggu mendatang atau setelah usai lebaran ketupan seiring berakhirnya masa libur panjang lebaran.

wartawan
redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.