balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menerjunkan jajaran Perangkat Daerah (OPD), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), hingga petugas medis untuk mengawal dan memantau langsung penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di seluruh SPBU wilayah Kabupaten Tabanan.
Langkah ini merujuk pada Surat Sekretaris Daerah Provinsi Bali Nomor B.21.500.1/16672/IV/Disnaker.ESDM serta arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabanan demi memastikan distribusi BBM berjalan aman dan tertib mulai Minggu (18/10) hingga Minggu (18/10/2026).
Sekda Tabanan I Gede Susila menegaskan, pengawasan ini dilakukan untuk menjamin hak masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kebutuhan energi secara adil dan tertib.
"Pemerintah Daerah hadir di tengah masyarakat untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan lancar, tepat sasaran, dan tanpa kendala. Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkab Tabanan untuk berkolaborasi aktif menjaga kondusivitas di setiap SPBU, sekaligus memberikan pelayanan yang humanis kepada warga yang mengantre," tegas Susila. Sebelum pemantauan di SPBU, juga disiapkan minuman dan snack ringan untuk dibagikan kepada masyarakat yang antre BBM.
“Selain itu, Dinas Kesehatan bersama RSU Tabanan dan RSU Singasana menyiagakan petugas kesehatan di SPBU yang beroperasi 24 jam," ujar Susila, Minggu (18/10/2026).
Laporan pemantauan pada hari pertama menunjukkan dinamika antrean di sejumlah SPBU kawasan perkotaan Tabanan. Di SPBU Sanggulan, pengisian BBM berlangsung sangat lancar dan kondusif dengan antrean sekitar 10 motor dan 6 mobil, dimana stok Pertamax dan Pertalite terpantau aman. Sementara itu, di SPBU Gerokgak pada Pukul 10.30 WITA, terdapat antrean sekitar 100 motor dan 20 mobil dengan ketersediaan stok Pertalite sebanyak 16 ton dan Pertamax 8 ton. Adapun di SPBU Pesiapan pada Pukul 09.45 WITA, terjadi kepadatan antrean sepeda motor hingga ke Jalan Pulau Nias mencapai kurang lebih 200 unit dan 15 mobil, di mana stok Pertamax tersedia 7 ton sedangkan stok Pertalite sempat kosong sembari menunggu jadwal pasokan siang hari.
Sementara itu, hasil pemantauan di kawasan pesisir dan wilayah kecamatan luar kota menunjukkan situasi yang relatif aman terkendali. Di SPBU Tanah Lot, meskipun sempat terjadi antrean panjang, seluruh warga tetap terlayani dengan tertib karena stok BBM tersedia dengan baik. Di SPBU Selabih, tim gabungan Kecamatan Selbar bersama Puskesmas, Polsek, Koramil, dan Kantor Desa turun langsung mengawasi antrean kendaraan sepanjang 30 meter sembari membagikan air mineral kepada warga. Kondisi di SPBU Batungsel Kecamatan Pupuan juga dilaporkan kian melandai dan sepi antrean saat memasuki Pukul 15.44 WITA.
Pemerintah Kabupaten Tabanan mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap tertib saat melakukan pengisian BBM di SPBU. Seluruh perkembangan situasi di lapangan akan terus dilaporkan oleh masing-masing OPD dan dievaluasi secara berkala guna menjamin kelancaran pasokan BBM bersubsidi bagi masyarakat Tabanan.