Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemprov Bali Distribusikan Vaksin Sinovac ke Kabupaten/Kota

Bali Tribune/ Petugas saat mengecek jumlah vaksin yang akan didistribusikan ke kabupaten/kota.
Balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali pada Selasa (12/1) mulai mendistribusikan vaksin COVID-19 Sinovac yang disimpan di "cold room" Dinas Kesehatan provinsi setempat untuk tiga kabupaten/kota di daerah itu dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
 
"Ya vaksin didistribusikan mulai hari ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ketut Suarjaya seperti dilansir Antara, Selasa.
 
Suarjaya menambahkan, untuk "kick off" vaksinasi di Bali akan dilaksanakan pada Kamis (14/1) di Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM), Kota Denpasar yang akan diikuti oleh Gubernur Bali Wayan Koster.
 
Vaksin Sinovac yang didistribusikan ke tiga kabupaten/kota di Bali pada Selasa ini yakni untuk Kota Denpasar sebanyak 12.032 vial, kemudian Kabupaten Badung sebanyak 4.231 vial dan untuk Kabupaten Gianyar sebanyak 8.480 vial vaksin.
 
Sedangkan untuk enam kabupaten lainnya di Bali, distribusi vaksin Sinovac akan dilanjutkan secara bertahap pada Rabu (13/1), juga melalui pengawalan yang ketat dari aparat kepolisian.
 
Sebelumnya Bali sudah menerima dua kali pengiriman vaksin dari Biofarma yakni tahap pertama sebanyak 31 ribu vial, kemudian tahap kedua sebanyak 20 ribu vial.
 
Vaksin Sinovac yang telah diterima akan diprioritaskan diberikan kepada tenaga kesehatan di seluruh Bali sebanyak 30.320 orang.
 
Selain untuk tenaga kesehatan, vaksin juga akan diberikan kepada para pejabat yang masuk di kelompok satu yakni Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, dan Bupati/Wali Kota.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar Anak Agung Anom Sukamawa mengatakan 8.480 vial vaksin Sinovac yang telah diterima akan didistribusikan pada 16 fasilitas pelayanan kesehatan di daerah itu.
 
"Dari 16 fasilitas pelayanan kesehatan di Gianyar, ada 13 puskesmas dan tiga rumah sakit yaitu RS Sanjiwani, RS Payangan dan RS Ganesha," ucapnya.
 
Sukamawa mengatakan tenaga medis di Kabupaten Gianyar sudah siap untuk divaksinasi dan untuk satu fasilitas kesehatan sudah disiapkan empat vaksinator.
 
Pihaknya menargetkan proses vaksinasi untuk tenaga kesehatan di Kabupaten Gianyar dapat dirampungkan dalam bulan Januari hingga Februari 2021 ini.
wartawan
Hans Itta
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.