Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pencegahan Korupsi Harus Jadi Gerakan Bersama

I Made Kembang Hartawan
Bali Tribune / Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini banyak ruang yang berpotensi menjadi celah korupsi. Pemberantasan korupsi memerlukan sinergi nasional dan harus menjadi gerakan kolektif hingga tingkat akar rumput. Integritas dan kerjasama berkelanjutan diperlukan untuk mempersempit ruang gerak korupsi di daerah.

Korupsi hingga kini masih terus menjadi perhatian serius.Tak terkecuali di daerah. Hingga kini berbagai upaya dilakukan untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan saat rapat koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Senin (21/4) mengakui misi pemberantasan korupsi bukanlah sesuatu yang mudah untuk dicapai.

Dalam rapat yang diikuti oleh Sekda I Made Budiasa bersama Kepala OPD diantara Inspektorat, BPKAD, Dinas PUPRPKP, Dinas Dikpora serya Kejaksaan Negeri Jembrana dan BPN dan sejumlah pejabat lainnya di Executive Room Pemkab Jembrana tersebut, Bupati Kembang menyebut tanpa sinergi semua komponen bangsa misi pemberantasan korupsi akan sulit dicapai

Menurutnya pencegahan korupsi harus menjadi gerakan kolektif, tidak hanya ditataran instansi pemerintah, namun juga harus dilakukan hingga di tingkat akar rumput. Dikatakan integritas merupakan salah satu komponen penting dalam mencegah korupsi dan diperlukan komitmen moral untuk melakukan perubahan sikap dan perilaku yang merupakan esensi dari integritas itu sendiri.

Pihaknya pun menyebut hingga kini masih banyak ruang yang berpotensi menjadi celah bagi oknum untuk melakukan tindakan korupsi, "Namun, itu belumlah cukup, masih tersisa sedemikian luas ruang publik yang kemungkinan masih menyisakan banyak rongga yang dapat dimanfaatkan bagi oknum oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak korupsi," ungkapnya.

Untuk mempersempit ruang gerak oknum tersebut menurutnya sangat dibutuhkan bimbingan, koordinasi maupun sinergi dengan KPK secara terus menerus. Sejumlah sektor yang kini menjadi perhatian serius pihaknya di daerah untuk pencegahan tindakan korupsi diantaranya tata kelola asset daerahs serta pendapatan asli daerah (PAD) seperti sektor pajak dan retribusi daerah.

Pengelolaan sektor-sktor potensial di daerah tersebut menurutnya harus sesuai ketentuan, "saya berharap upaya solusi terbaik dalam penataan aset daerah maupun peningkatan penerimaan daerah dari sektor pajak maupun retribusi daerah yang bersih dari indikasi korupsi serta pengelolaan yang baik dan benar sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Kembang.

Upaya-upaya pecegahan seperti salah satunya melalui rapat koordinasi dengak KPK menurutnya mampu meningkatkan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan pemerintah yang bebas korupsi sekaligus menciptakan integritas positif antara KPK dengan pemerintah daerah. “Kami di daerah berharap kordinasi pencegahan korupsi ini bisa terus dilakukan,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.