Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pengundian Kios Pedagang di Lokasi Relokasi Pasar Gianyar

Bali Tribune/ PENGUNDIAN - Suasana pengundian kios pedagang Pasar Guanyar di lokasi relokasi.

Balitribune.co.id | Gianyar - Pasar Umum Gianyar akan dibongkar dalam hitungan hari untuk direnovasi. Pengundian kios pedagang untuk lokasi relokasi pasar di Kelurahan Samplangan mulai dilaksanakan, Kamis (14/5). Sejumlah pedagang secara bergantian dan tetap memperhatikan protokol kesehatan terlihat menunggu antrean untuk mengambil nomor undian kios. Ditemui di lokasi, Kadis Perindag Gianyar Luh Gede Eka Suary mengatakan untuk hari ini ada beberapa item yang diundi.  Meliputi sebanyak 15 kategori item kios dan untuk selanjutnya Jumat (15/5) akan dilanjutkan lagi 8 item. Para pedagang yang ikut dalam undian ini dipastikan akan menjaga jarak dan memakai masker. Karena sebelumnya, pihaknya mengaku sempat melakukan simulasi dengan jajaran Polres Gianyar terkait jaga jarak para pedagang yang ikut serta dalam tahap pengundian ini. Adapun beberapa item yang dilakukan undian pada hari ini adalah pedagang daging sebanyak 52 pedagang, telor sebanyak 15 pedagang, tahu atau tempe sebanyak 10 pedagang, ikan sebanyak 18 pedagang, kain atau pakaian sebanyak 153 pedagang, kios sebanyak 94 pedagang, serta toko sebanyak 65 pedagang. Sedangkan untuk item yang diundi jumat adalah pedagang sayur sebanyak 73 pedagang, alat upacara sebanyak 93 pedagang, aksesoris sebanyak 17 pedagang, sepatu atau sandal sebanyak 35 pedagang, hasil bumi sebanyak 244 pedagang, buah sebanyak 182 pedagang, jajan sebanyak 36 pedagang, serta tembakau sebanyak 15 pedagang. Sejumlah petugas Kepolisian, Satpol PP, serta Dishub terlihat berjaga untuk membantu mengamankan proses pengudian ini. Sebanyak 1.102 pedagang yang telah terdata berjualan di Pasar Gianyar dan mendapatkan jatah undian di lokasi relokasi. NI Wayan Mari, salah satu pedagang yang ikut serta dalam undian mengatakan bahwa tempat atau blok yang dia dapatkan cukup kecil, "Tidak seperti tempat kami berjualan dulu, ini cukup kecil bloknya. Bagaimana kami menaruh barang dagangan?" keluhnya. 

wartawan
Nyoman Astana
Category

Aksi Buang Sampah Sembarangan Kian Marak, Sungai Semakin Tercemar

balitribune.co.id I Negara - Persoalan sampah masih menjadi masalah pelik, khususnya sampah yang mencemari aliran sungai. Masih rendahnya kesadaran masyarakat serta pelaku usaha dalam mengelola sampah rumah tangga dan usaha menjadi tantangan utama yang sampai saat ini terus ditangani secara intensif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banggar DPRD Denpasar dan Pemkot Bahas Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Denpasar bersama Pemerintah Kota Denpasar menggelar rapat kerja membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027. Rapat kerja berlangsung di Gedung DPRD Kota Denpasar, Kamis (23/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ikuti Turnamen Kerti Bali Soccer, SSB Star Kencana Diminta Tak Gentar

balitribune.co.id I Negara - Sekolah Sepak Bola (SSB) Star Kencana Jembrana dipercaya membawa nama daerah dalam ajang Turnamen Kerti Bali Soccer IV Tahun 2026 yang mempertemukan tim-tim sepak bola usia dini dari seluruh kabupaten dan kota di Bali. Meski berasal dari wilayah barat Pulau Dewata, semangat para pesepak bola muda Jembrana tidak surut untuk bersaing di level yang lebih bergengsi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Jajaki Perluasan Kerjasama dengan Kota Fujisawa Jepang

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu.

Baca Selengkapnya icon click

Siswa SD di Denpasar Dikenalkan Muatan Lokal 'Masolah' dan 'Magending'

balitribune.co.id I Denpasar - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Denpasar dikenalkan dengan muatan lokal sebagai bagian dari penyempurnaan proses pembelajaran di sekolah. Selain mata pelajaran Bahasa Bali, para siswa juga diperkenalkan materi 'masolah' (menari) dan 'magending' (bernyanyi) sebagai wahana pelestarian budaya dan tradisi sejak usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.