Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pentingnya Melibatkan Peran Gen-Z Demi Kopi yang Berkelanjutan

kopi
Bali Tribune / Reza Fabianus (kanan), Sascha Poespo (paling tengah) saat program pembelajaran ekslusif “Youth, Coffee and Climate yang melibatkan puluhan Gen-Z di Bali untuk membuat konten-konten terkait kopi yang berkelanjutan

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Koperasi Republik Indonesia menginisiasi program bertema Coffee, Carbon & Climate lewat kolaborasi dua yayasan guna memperkenalkan kepada generasi muda, khususnya Gen-Z sebagai peminum kopi ‘kekinian’ pada konsep keterkaitan pasokan kopi dan perubahan iklim. Kali ini berkolaborasi dengan UID Foundation, bertempat di Starbucks Reserve Dewata, Badung pada Kamis (5/3) dengan komitmen kopi yang berkelanjutan, Coop Coffee Foundation mengadakan program pembelajaran ekslusif “Youth, Coffee and Climate.” 

Pada kesempatan ini, puluhan generasi muda Bali diberikan pemaparan demi masa depan kopi Indonesia khususnya kopi Kintamani Bali yang berkeadilan bagi seluruh pelaku rantai pasok kopi. Kemudian, konten-konten terkait kopi yang berkelanjutan ini akan disebarkan di sosial media untuk mengatasi berbagai permasalahan sistemik yang dihadapi petani kopi.

Ketua Koperasi Nasional di Sektor Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi yang juga Founder Coop Coffee Foundation, Reza Fabianus mengatakan, Kementerian Koperasi menginisiasi kegiatan ini yang sejak G20 Bali pada tahun 2022 dengan fokus pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs. "Di dalam tujuan pembangunan berkelanjutan itu yang disebut SDGs 17 tersebut terdapat topik pemberdayaan Inclusivity peran wanita. Masuk di dalam klausul itu peran daripada generasi muda. Jadi, UID Foundation dan Coop Coffee Foundation ini sejak awal menjadi tangan pemerintah untuk menyuarakan pemberdayaan wanita, para disabilitas, dan peran pemuda. Hari ini kita buka dengan sesi pemuda, Youth," jelasnya. 

Kata dia, generasi muda saat ini sangat cerdas dan dekat dengan pemanfaatan teknologi. "Itu sebabnya sesi hari ini tujuan terakhirnya adalah mempersiapkan generasi muda untuk menjadi influencer dalam hal mempengaruhi atau memberitahu konteksnya Coffee, Youth and Climate bahwa minum kopi itu punya dampak besar terhadap lingkungan. Memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mempengaruhi orang generasi muda bisa menceritakan membuat konten tentang kopi Bali dan dampaknya. Itu tujuan utama kegiatan ini," kata Reza.

Program Manager Blended Finance Scheme Coop Coffee Foundation, Sascha Poespo mengajak generasi muda untuk mengetahui cerita di balik kopi yang diminum mulai dari pembibitan hingga siap diminum. "Saya tinggal di Catur, Kintamani banyak sekali kesulitan yang dialami petani kopi karena generasi mudanya tidak mau jadi petani, memilih bekerja di pariwisata. Nah kami berupaya salah satunya supaya mereka (generasi muda) itu sadar bahwa mereka juga hidup dari kopi oleh bapak ibunya yang di situ (petani kopi). Jadilah kita buat bekerjasama dengan beberapa stakeholder dan yang memiliki talenta mendekatkan anak muda itu melalui digitalisasi. Jadi kegiatan ini dibuat supaya kita bisa bercerita karbon itu apa, bagaimana cerita di balik kopi itu sendiri dan bisa bertemu dengan petaninya langsung. Jadi generasi muda ini bisa tahu ada sedih, menangis, tertawa di sana (petani kopi), 70 persen petani kopi perempuan semua," jelasnya. 

Ia berharap, para generasi muda yang paham memanfaatkan digitalisasi ini akan mampu menggugah mereka bahwa gaya hidup kopi memiliki arti tersendiri yakni sehat diminum, paham yang diminum itu apa, sehat pikiran. "Dab jiwa menjadi satu komitmen bahwa minum kopi yang sehat saya tahu karbonnya seperti apa, dosanya seperti apa, buah kopi itu prosesnya seperti apa, perjuangan petani kopi seperti apa. Kita berharap dari kegiatan ini bisa membangkitkan semangat yang sama atau bisa dibagikan juga melalui sosial media bahwa kopi yang sehat seperti ini dan kopi yang punya arti sesungguhnya adalah kopi yang punya di baliknya," paparnya. 

Coop Coffee Foundation pada perannya sebagai NGO dalam mewujudkan SDGs 17 dan implementasi keuangan campur pada rantai pasok ekspor kopi Indonesia hadir sejak imbas pandemi Covid-19 dan rentannya gangguan pasokan akibat perubahan iklim. Dibawah bendera program donor dan peningkatan kapasitas petani kopi lewat pemberdayaan koperasi oleh Kementerian Koperasi sejak tahun 2024, Coop Coffee Foundation telah fokus pada program bertema Coffee, Carbon & Climate yang menyasar generasi muda. Yaitu pendekatan pembangunan yang menekankan keterhubungan tiga konsep utama, yakni kesetaraan gender termasuk peran pemuda, kemudian perhatian pada disabilitas dan inklusi sosial. 

Adapun program ini merupakan rangkaian dari komitmen Coop Coffee Foundation sejak Januari 2026 pada pembagian pohon kopi siap tanam bagi Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Kintamani Bali hingga bulan Maret ini guna mencapai 100.000 penanaman pohon kopi varietas B-1 kopyol di area Kintamani sebagai bentuk komitmen program Pemulihan Kintamani sejak tahun 2024. MPIG kembali menerapkan penanaman pohon kopi dibawah sistem agroforestry atau hutan kopi sebagai salah satu solusi alami penyerapan karbon sebagai bentuk aksi mitigasi yang telah dijalankan lewat komitmen standar karbon sukarela dan sertifikasi Plan Vivo. 

"Hal ini dalam mendukung agenda net zero dan permodelan rantai pasok berkelanjutan di Kintamani, Bali," imbuh Sascha.

wartawan
YUE

Pemprov Perkuat Tata Kelola Komunikasi Krisis Terintegrasi melalui BALI SIGAP

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali terus memperkuat tata kelola komunikasi krisis melalui pengembangan Sistem Informasi Gerak Cepat Antisipasi dan Penanganan Isu Publik (BALI SIGAP). Sistem ini dirancang untuk mendukung mekanisme koordinasi antarperangkat daerah dalam menangani berbagai isu publik secara cepat, terukur, dan terintegrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Veda Ega Pratama, Harapan Baru Motorsport Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Berawal dari seorang anak yang menghabiskan waktu sepulang sekolah berlatih motocross, Veda Ega Pratama kini menjelma menjadi salah satu talenta muda kebanggaan Indonesia di panggung balap dunia.

Prestasi terbarunya sebagai runner-up Moto3™ Malaysia 2026 menjadi bukti mimpi besar yang dibangun sejak dini mulai membuahkan hasil, sekaligus menghadirkan harapan baru bagi masa depan motorsport Indonesia.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Luncurkan Cetak Biru, Keuangan Syariah Didorong Naik Kelas

balitribune.co.id | Makassar - Industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga September 2026, total aset keuangan syariah mencapai Rp3.307,73 triliun, tumbuh 9,28 persen secara tahunan. Namun, dengan pangsa pasar baru 11,21 persen dari total aset keuangan nasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melihat masih terbuka ruang besar untuk memperkuat industri tersebut.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satpol PP Tabanan Setop Proyek Akomodasi Berkedok Gudang Kayu di Jatiluwih

balitribune.co.id | Tabanan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menghentikan paksa proyek penataan lahan fasilitas akomodasi pariwisata yang disamarkan dengan dalih pembangunan sirkel gudang kayu di Banjar Dinas Soka, Desa Jatiluwih, Kabupaten Tabanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Disapu Hujan Angin, Rumah Lansia di Pupuan Porak Poranda

balitribune.co.id | Tabanan – Sebuah rumah milik lansia bernama Ni Wayan Darsi (68) di Banjar/Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan, porak poranda usai disapu hujan lebat yang disertai tiupan angin kencang.

Musibah tersebut membuat konstruksi bagian atap hingga bangunan rusak dan tidak layak ditempati lagi, sehingga korban terpaksa mengungsi ke kediaman anaknya.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.