Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perbakin Bali Butuh Lapangan Tembak

menembak
Matno

BALI TRIBUNE - Pasca-pelantikan Ketua Umum Pengprov Perbakin Bali, Brigjen Pol I Gede Alit Widana  dan jajaran pengurus di bawahnya, para pengurus bergerak cepat dengan bakal mengajukan permohonan pembangunan lapangan menembak ke Pemprov Bali. “Perbakin Bali selama ini belum memiliki lapangan menembak yang representatif. Kalau lapangan tembak di Tohpati itu kan bukan punya Perbakin Bali, melainkan punya Polda Bali. Itulah rencananya kami secepatnya mengajukan permohonan lapangan menembak itu ke Pemprov Bali,” ujar Wakil Ketua Bidang Tembak Reaksi Perbakin Bali, Matno, Senin (29/1) di Denpasar. Dipaparkan pria yang juga Ketua Binpres Pengkab Perbakin Badung itu, kebutuhan sarana dan prasarana menembak itu sendiri bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Perbakin Bali di event nasional maupun internasional. “Kalau saya kalkulasi sementara, untuk lapangan menembak tersebut dibutuhkan luas sekitar 3 hektare. Lapangan menembak itu setidaknya akan terbagi untuk kategori target dan sasaran dalam bentuk lapangan tertutup mulai jarak 10, 25 dan 50 meter. Nanti itu digunakan untuk petembak putra dan putri mulai dari penembak youth, junior dan senior,” tambah Matno. Selain itu juga untuk kategori bidang tembak reaksi yang membutuhkan lapangan terbuka hingga 23 stage, mulai jarak 25 – 50 meter. Nomor ini sudah mulai dipertandingkan menjadi nomor prestasi pada PON XX/2020 di Papua mendatang. Satu lagi, untuk kategori berburu yang membutuhkan lapangan terbuka dengan lebar 50 meter dan panjang hingga 300 meter, dan juga mulai dipertandingkan menjadi nomor prestasi di PON Papua. “Jika Perbakin Bali memiliki lapangan menembak yang memenuhi standar nasional bahkan internasional, maka Perbakin Bali bisa menggelar kejuaraan menembak level regional, nasional bahkan internasional. Dengan demikian Bali memiliki petembak yang kian berprestasi dan mampu mengharumkan Bali di level nasional maupun internasional,” pungkas Matno.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click

Diskominfo Tabanan Tegaskan Isu Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Adalah Hoaks

balitribune.co.id | Tababan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh beredarnya informasi palsu (hoaks) terkait isu pemadaman jaringan internet secara nasional selama tiga hari yang disebut-sebut dimulai pada 25 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.