Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perkuat Pasokan Energi di Flores, Pertamina Patra Niaga Alih Suplai dan Tambah Armada Mobil Tangki

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi.
Bali Tribune / Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi.

balitribune.co.id I Malang - PT Pertamina Patra Niaga bergerak cepat memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi mengguncang wilayah tersebut.

Selain memperkuat distribusi bahan bakar minyak (BBM), Pertamina juga menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan pengungsi yang terdampak bencana.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, disela acara Apresiasi Jurnalistik PERTAMINA di Batu, Malang, Selasa (18/8/2026), mengatakan keselamatan masyarakat dan pekerja menjadi perhatian utama perusahaan dalam menghadapi situasi kebencanaan.

“Keselamatan masyarakat dan pekerja menjadi prioritas utama Pertamina dalam menghadapi situasi kebencanaan. Kami terus melakukan pengecekan dan memastikan seluruh sarana penyaluran BBM dalam kondisi aman,” kata Ahad.

Menurut dia, Pertamina terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi terkait untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan di tengah kondisi pascagempa.

“Kami memahami bahwa dalam situasi bencana, kebutuhan energi tetap penting. Karena itu, selain memastikan bantuan kemanusiaan, kami juga menjaga agar pasokan energi tetap tersedia dan distribusinya dapat dilakukan dengan aman sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM, Pertamina menerapkan skema "alih suplai" dari wilayah yang masih memungkinkan serta menambah armada mobil tangki.

Sebanyak 10 mobil tangki BBM berkapasitas masing-masing 16 kiloliter (KL) yang membawa Pertalite dan Biosolar diberangkatkan dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Selain itu, satu mobil tangki Avtur berkapasitas 16 KL juga dikerahkan.

Seluruh armada tiba di Labuan Bajo pada Senin (17/8/226) pagi dan langsung bergerak mendistribusikan BBM ke SPBU yang membutuhkan.

“Berbagai langkah percepatan dilakukan untuk memulihkan penyaluran BBM ke seluruh lembaga penyalur, termasuk melalui pengalihan pasokan (alih suplai) dan penambahan armada mobil tangki dari Bima, serta percepatan pemulihan operasional SPBU,” kata Ahad. 

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pertamina menjaga agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi meski sejumlah akses distribusi mengalami gangguan akibat dampak gempa.

Di sisi lain, Pertamina juga bergerak dalam penanganan kemanusiaan. Bantuan disalurkan berdasarkan hasil asesmen kebutuhan di lapangan dan koordinasi dengan BNPB, Basarnas serta instansi terkait.

Bantuan tersebut mencakup makanan siap saji, air bersih, selimut, terpal dan tenda untuk mendukung kebutuhan pengungsi maupun relawan di posko-posko bencana.

"Hingga 18 Agustus 2026, bantuan logistik Pertamina telah menjangkau 1.487 pengungsi. Bantuan yang diberikan antara lain 2.500 liter air bersih, biskuit, gula, minyak goreng, makanan bayi, bubur bayi, susu serta perlengkapan untuk mendukung dapur umum," ungkapnya. 

Pertamina juga menurunkan 23 relawan yang disebar di sejumlah titik untuk membantu proses penerimaan dan distribusi bantuan.

Di sektor infrastruktur energi, Pertamina terus melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas yang terdampak. Salah satu fasilitas yang mengalami dampak adalah Fuel Terminal Reo. Aktivitas bongkar muat di fasilitas tersebut masih menunggu kepastian kondisi struktur dermaga.

Sementara itu, fasilitas di Maumere, Ende dan Larantuka tetap beroperasi. DPPU Komodo di Labuan Bajo juga tidak terdampak dan tetap menjadi salah satu pintu penting bagi distribusi logistik melalui jalur udara.

Pertamina juga terus memantau kondisi akses jalan. Jalur yang terputus akibat longsor maupun kerusakan jembatan menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat distribusi BBM ke wilayah terdampak.

“Kami terus melakukan pemeriksaan sarana dan fasilitas secara berkala serta memperkuat koordinasi di wilayah terdampak guna memastikan layanan energi dapat kembali berjalan secara aman dan bertahap,” ujar Ahad. 

Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Masyarakat diminta menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan selama proses pemulihan berlangsung.

Ahad menegaskan Pertamina akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya dan jalur distribusi yang tersedia untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat Flores tetap terlayani.

“Komitmen kami jelas, masyarakat harus tetap mendapatkan akses terhadap energi di tengah kondisi pascagempa. Kami terus mengoptimalkan seluruh jalur pasokan, termasuk mengalihkan suplai dari wilayah yang memungkinkan dan menambah armada mobil tangki. Begitu pasokan tiba, langsung kami distribusikan ke SPBU yang membutuhkan," ucapnya. 

Menurut Ahad, dengan strategi alih suplai, tambahan armada, pemulihan SPBU, serta koordinasi lintas instansi, Pertamina berupaya menjaga agar kebutuhan energi tidak menjadi persoalan baru di tengah proses penanganan dan pemulihan masyarakat Flores pascagempa.

wartawan
ARW
Category

Tiga Warga Buleleng Meninggal Gara-Gara Rabies, Dinkes Soroti Rendahnya Kesadaran Penanganan Gigitan

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman rabies di Kabupaten Buleleng masih menjadi persoalan serius. Hingga September 2026, kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) tercatat cukup tinggi, dengan tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Minimnya pelaporan setelah gigitan dan ketidakpatuhan menjalani vaksinasi menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Buleleng dalam memperkuat upaya pencegahan.

Baca Selengkapnya icon click

Pasokan BBM Terbatas, Antrean Panjang Terjadi di SPBU Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Jembrana hingga Selasa (13/10/2026). Terbatasnya pasokan membuat BBM bersubsidi jenis Pertalite cepat habis. Bahkan, di sejumlah SPBU, BBM nonsubsidi jenis Pertamax juga kosong.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BBM Langka, Nelayan Tabanan Tak Bisa Melaut

balitribune.co.id | Tabanan – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Tabanan berdampak serius pada sektor perikanan hingga membuat para nelayan setempat tak bisa melaut.

Kondisi memprihatinkan ini terjadi justru di tengah puncaknya musim panen lobster yang semestinya menjadi ladang rezeki bagi masyarakat pesisir.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rumah dan Mobil Ludes Terbakar di Sukawana Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Rumah milik I Nengah Sudarma di Subak Gambir  Banjar/ Desa Sukawana, Kintamani ludes terbakar pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 12.00 wita. 

Selain menghanguskan rumah semi permanen tersebut, kebakaran yang terjadi di siang bolong tersebut  turut  menghanguskan 1 unit mobil jenis pick up  dan kendaraan roda dua. Kerugian ditaksir capai Rp 200 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Peringatan 24 Tahun Tragedi Bom Bali, Pemkab Badung Gaungkan Perdamaian dan Toleransi 

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung kembali meneguhkan komitmen toleransi global melalui doa bersama lintas agama di Monumen Ground Zero, Jalan Legian, Kuta, Senin (12/10/2026) malam. Kegiatan ini digelar untuk memperingati 24 tahun tragedi Bom Bali I (2002) sekaligus mengenang peristiwa Bom Bali II (2005).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.